Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Hubungan Status Gizi dengan Stress Kecemasan dan Depresi pada Remaja Sekolah Menengah Pertama Di Kota Salatiga: THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND STRESS, ANXIETY AND DEPRESSION IN JUNIOR HIGH SCHOOL ADOLESCENTS IN SALATIGA CITY

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 13 No. 2 (2024)

DOI
10.30597/jgmi.v13i2.35914
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2024-11-25
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Pendahuluan: Stress, kecemasan dan depresi merupakan masalah yang kerap kali terjadi pada remaja. Masalah ini berdampak buruk pada asupan makan pada remaja sehingga status gizi remaja mengalami penurunan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi status gizi dengan stress, kecemasan serta depresi pada remaja SMP Kristen Satya Wacana Salatiga. Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan Februari-Maret 2024. Pada penelitian ini, stress, kecemasan dan depresi diukur dengan menggunakan kusioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS). Data antropometri diketahui melalui Indeks Massa Tubuh berdasarkan umur (IMT/U) dengan software WHO AntrhoPlus. Asupan makan menggunakan Food Frequency Questionnari (FFQ) dan recall 2x24 jam. Analisis data kemudian dilakukan dengan menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian menunjukkan 67,1% responden mengalami gizi baik, 7,1% undernutrition dan 25,9% overnutrition. Sebagian besar responden mengalami asupan kurang pada tingkat kecukupan gizi makro. Gambaran penelitian juga menunjukkan 23,5% responden mengalami stress ringan, 27,1% responden mengalami kecemasan sedang dan 18,4% responden mengalami depresi sedang. Nilai p-value yang dihasilkan dari penelitian adalah >0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara status gizi dengan stress, kecemasan dan depresi. Kesimpulan: Meskipun hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara status gizi dengan stress, kecemasan dan depresi, penelitian ini tetap penting untuk pemahaman kondisi gizi dan kesehatan mental pada populasi tertentu. Penelitian selanjutnya, diharapkan lebih memperhatikan faktor lain yang dapat mempengaruhi status gizi.

Collaboration network of the authors

7 authors · 9 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dary DaryAffiliation unknown1
Lady TriwulandariAffiliation unknown1
Drajat MartiantoAffiliation unknown1
Dadang IskandarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Hubungan Status Gizi dengan Stress Kecemasan dan Depresi pada Remaja Sekolah Menengah Pertama Di Kota Salatiga: THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND STRESS, ANXIETY AND DEPRESSION IN JUNIOR HIGH SCHOOL ADOLESCENTS IN SALATIGA CITY</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Citra kristiani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Brigitte Sarah Renyoet</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Gelora Mangalik</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendahuluan: Stress, kecemasan dan depresi merupakan masalah yang kerap kali terjadi pada remaja. Masalah ini berdampak buruk pada asupan makan pada remaja sehingga status gizi remaja mengalami penurunan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi status gizi dengan stress, kecemasan serta depresi pada remaja SMP Kristen Satya Wacana Salatiga. Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan Februari-Maret 2024. Pada penelitian ini, stress, kecemasan dan depresi diukur dengan menggunakan kusioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS). Data antropometri diketahui melalui Indeks Massa Tubuh berdasarkan umur (IMT/U) dengan software WHO AntrhoPlus. Asupan makan menggunakan Food Frequency Questionnari (FFQ) dan recall 2x24 jam. Analisis data kemudian dilakukan dengan menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian menunjukkan 67,1% responden mengalami gizi baik, 7,1% undernutrition dan 25,9% overnutrition. Sebagian besar responden mengalami asupan kurang pada tingkat kecukupan gizi makro. Gambaran penelitian juga menunjukkan 23,5% responden mengalami stress ringan, 27,1% responden mengalami kecemasan sedang dan 18,4% responden mengalami depresi sedang. Nilai p-value yang dihasilkan dari penelitian adalah &amp;gt;0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara status gizi dengan stress, kecemasan dan depresi. Kesimpulan: Meskipun hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara status gizi dengan stress, kecemasan dan depresi, penelitian ini tetap penting untuk pemahaman kondisi gizi dan kesehatan mental pada populasi tertentu. Penelitian selanjutnya, diharapkan lebih memperhatikan faktor lain yang dapat mempengaruhi status gizi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/35914</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v13i2.35914</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v13i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/35914/12163</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>