Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

PENGARUH JENIS BIOAKTIVATOR TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI SERESAH DAUN JATI Tectona grandis L.f., DI WILAYAH KAMPUS UNHAS TAMALANREA

BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 3 No. 2 (2018) · pp. 31–42

DOI
10.20956/bioma.v3i2.5820
ISSN
2548-6659, 2528-7168
Published
2018-12-31
Publisher
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Sampah dari seresah daun di kampus telah menjadi masalah setiap hari, alternatif pengolahannya adalah menjadikan daun sebagai bahan pengomposan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis bioaktivator terhadap laju dekomposisi seresah daun jati Tectona grandis L.f., dan beberapa perubahan parameter terkait selama proses dekomposisi meliputi warna kompos, suhu, kadar air kompos, pH, laju dekomposisi, dan rasio C/N. Adapun perlakuan sebagai berikut: PA daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% kotoran sapi, PB daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% kotoran ayam, PC daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% EM4 dan P0 daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) tanpa bioaktivator sebagai kontrol. Pengamatan dilakukan selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan jenis bioaktivator dapat mempengaruhi proses dekomposisi seresah daun Jati Tectona grandis L.f., dimana pada perlakuan PC menunjukkan laju dekomposisi tertinggi yaitu 0,65, dibandingkan dengan perlakuan PA yang hanya 0,62 dan PB serta kontrol hanya 0,50. Sedangkan parameter lain seperti suhu semua perlakuan berpruktuasi, kandungan air cenderung naik pada semua perlakuan, pH mendekati netral pada semua perlakuan, dan rasio C/N memenuhi SNI pada perlakuan PA, PB, dan PC yaitu 10-20.Kata kunci: bioaktivator; kompos; dekomposisi; Tectona grandis

Collaboration network of the authors

40 authors · 95 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nur HaedarAffiliation unknown4
Elis TambaruAffiliation unknown2
Nur Haedar Nur HaedarAffiliation unknown2
Mustika TuwoAffiliation unknown2
Dan Try BorrongAffiliation unknown2
Andi MasniawatiAffiliation unknown2
Abdul WahabAffiliation unknown2
Rifaat RifaatAffiliation unknown2
Nurhaedar NurhaedarAffiliation unknown2
Nur Asmasari SyamAffiliation unknown2
Nur Hadijah TalessangAffiliation unknown2
Nawir HKUniversitas Islam Negeri Alauddin Makassar1
Aan ParhaniUniversitas Islam Negeri Alauddin Makassar1
Muhammad Alwi HSSunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta1
Vera PratiwiAffiliation unknown1
Dody PriosambodoAffiliation unknown1
Slamet SantosaAffiliation unknown1
Eddy SoekendarsiAffiliation unknown1
Munif Said HasanAffiliation unknown1
Fuad GaniAffiliation unknown1
Nur Husnul KhotimahAffiliation unknown1
HeriadiAffiliation unknown1
Syamsurijal RasimengAffiliation unknown1
Ferdio ValentinAffiliation unknown1
Theressia Githa AuroraAffiliation unknown1
Jesica NurlailiAffiliation unknown1
Metty AgustineAffiliation unknown1
Nurul HidayahAffiliation unknown1
Sulfahri SulfahriAffiliation unknown1
Hasnah NatsirAffiliation unknown1
Wilda AryantiAffiliation unknown1
Rosana AgusAffiliation unknown1
SRI WAHYUNIAffiliation unknown1
Slamet SantosoAffiliation unknown1
Anwar DaudAffiliation unknown1
Siti AnnisaAffiliation unknown1
Ramlan Effendi TanjungAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGARUH JENIS BIOAKTIVATOR TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI SERESAH DAUN JATI Tectona grandis L.f., DI WILAYAH KAMPUS UNHAS TAMALANREA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Andriany, Andriany</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahruddin, Fahruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Abdullah, As'adi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sampah dari seresah daun di kampus telah menjadi masalah setiap hari, alternatif pengolahannya adalah menjadikan daun sebagai bahan pengomposan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis bioaktivator terhadap laju dekomposisi seresah daun jati Tectona grandis L.f., dan beberapa perubahan parameter terkait selama proses dekomposisi meliputi warna kompos, suhu, kadar air kompos, pH, laju dekomposisi, dan rasio C/N. Adapun perlakuan sebagai berikut: PA daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% kotoran sapi, PB daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% kotoran ayam, PC daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% EM4 dan P0 daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) tanpa bioaktivator sebagai kontrol. Pengamatan dilakukan selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan jenis bioaktivator dapat mempengaruhi proses dekomposisi seresah daun Jati Tectona grandis L.f., dimana pada perlakuan PC menunjukkan laju dekomposisi tertinggi yaitu 0,65, dibandingkan dengan perlakuan PA yang hanya 0,62 dan PB serta kontrol hanya 0,50. Sedangkan parameter lain seperti suhu semua perlakuan berpruktuasi, kandungan air cenderung naik pada semua perlakuan, pH mendekati netral pada semua perlakuan, dan rasio C/N memenuhi SNI pada perlakuan PA, PB, dan PC yaitu 10-20.Kata kunci: bioaktivator; kompos; dekomposisi; Tectona grandis</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/5820</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bioma.v3i2.5820</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR; Vol. 3 No. 2 (2018); 31-42</dc:source>
	<dc:source>2548-6659</dc:source>
	<dc:source>2528-7168</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/5820/3257</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR</dc:rights>
</oai_dc:dc>