Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Pengaruh Pemberian Biochar Sekam Padi dan Mikrobat Terhadap Pertumbuhan dan Beberapa Aspek Ekofisiologi Tanaman Cengkeh

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 115–130

DOI
10.20956/ja.v14i2.42980
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-02-14
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengarun konsentrasi mikrobat dan pengaruh dosis biochar sekam padi terhadadap pertumbuhan dan fisiologi tanaman cengkeh dan untuk mengetahui interaksi mikrobat dan biochar sekam padi terhadap pertumbuhan dan fisiologi tanaman cengkeh. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sapobonto, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Februari 2022 hingga Juni 2022. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan Faktorial 2 Faktor dengan RAK sebagai rancangan lingkungan, dimana perlakuannya adalah dosis biochar yang terdiri dari 3 taraf, yaitu 0 Kg, 2.5 Kg dan 5 Kg. serta dosis biochar yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ml.L-1, 10 ml.L-1, 20 ml.L-1, 30 ml.L-1 yang masing masing terdiri dari 2 unit dengan 3 ulangan sehingga terdapat 72 pohon tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi biochar sekam padi dan mikrobat terhadap pertambahan jumlah daun dan luas daun pada tanaman cengkeh, biochar sekam padi 5 Kg memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap waktu keluar tunas, pertambahan jumlah daun dan luas daun tanaman cengkeh, dan mikrobat memberikan pengaruh yang lebih baik pada penyerapan energi cahaya absorbs, refleksi dan transmisi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 132 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Syiah Kuala
  • Osaka City University
  • Universitas Teknokrat Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi WahyuniAffiliation unknown5
Feranita HaringAffiliation unknown5
Hari IswoyoAffiliation unknown4
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown3
Atjo WahyuAffiliation unknown3
Lalu Muhammad SalehAffiliation unknown3
Khairul MunadiUniversitas Syiah Kuala2
Yunida YunidaUniversitas Syiah Kuala2
Fahria Nadiryati SadimantaraUniversitas Halu Oleo2
Kahirun KahirunUniversitas Halu Oleo2
Andi Muflihah DarwisAffiliation unknown2
A Muflihah DarwisAffiliation unknown2
Katriani MantjaAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown2
Muh RiadiAffiliation unknown2
Tigin DariatiAffiliation unknown2
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown2
Tetsuo TsujiokaOsaka City University1
Ilma Sarimustaqiyma RianseUniversitas Halu Oleo1
Wa Kuasa BakaUniversitas Halu Oleo1
Yusuf Musafir KoleworaUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Iqbal Kusumabaka RianseUniversitas Halu Oleo1
Ida Mardhiah Afrini Kasman ArifinUniversitas Halu Oleo1
Waode Siti Anima HiseinAffiliation unknown1
Muhammad AkbarUniversitas Teknokrat Indonesia1
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo1
Samsuddin SamsuddinAffiliation unknown1
Muis BalubiAffiliation unknown1
Mirnawati FirdausAffiliation unknown1
Nurmut Mainah Nurmut MainahAffiliation unknown1
Yulita Chorolina MangidiAffiliation unknown1
Fadhilah Nur HanifahAffiliation unknown1
Nurhayu MalikUniversitas Halu Oleo1
Fitmayanti FitmayantiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Pemberian Biochar Sekam Padi dan Mikrobat Terhadap Pertumbuhan dan Beberapa Aspek Ekofisiologi Tanaman Cengkeh</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nasaruddin, Nasaruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kasim, Nurlina</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Awaluddin, Awaluddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengarun konsentrasi mikrobat dan pengaruh dosis biochar sekam padi terhadadap pertumbuhan dan fisiologi tanaman cengkeh dan untuk mengetahui interaksi mikrobat dan biochar sekam padi terhadap pertumbuhan dan fisiologi tanaman cengkeh. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sapobonto, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Februari 2022 hingga Juni 2022. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan Faktorial 2 Faktor dengan RAK sebagai rancangan lingkungan, dimana perlakuannya adalah dosis biochar yang terdiri dari 3 taraf, yaitu 0 Kg, 2.5 Kg dan 5 Kg. serta dosis biochar yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ml.L-1, 10 ml.L-1, 20 ml.L-1, 30 ml.L-1 yang masing masing terdiri dari 2 unit dengan 3 ulangan sehingga terdapat 72 pohon tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi biochar sekam padi dan mikrobat terhadap pertambahan jumlah daun dan luas daun pada tanaman cengkeh, biochar sekam padi 5 Kg memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap waktu keluar tunas, pertambahan jumlah daun dan luas daun tanaman cengkeh, dan mikrobat memberikan pengaruh yang lebih baik pada penyerapan energi cahaya absorbs, refleksi dan transmisi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42980</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v14i2.42980</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 14 NOMOR 2, DESEMBER 2023; 115-130</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42980/12496</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>