Open access Journal
PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA KEBUN SMART EXFARM MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BUDIDAYA SAYURAN
Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 12 No. 1 (2026) · pp. 73–87
- ISSN
- 2528-3219, 2460-8173
- Published
- 2026-10-21
- Publisher
- Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
- Language
- en
Abstract
Kebun Smart Exfarm Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dikembangkan sebagai unit produksi sayuran sekaligus wahana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa. Pengelolaan kebun yang berkelanjutan memerlukan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya, pengelolaan kebun, dan pemasaran hasil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola Kebun Smart Exfarm melalui pelatihan dan pendampingan budidaya serta manajemen produksi sayuran. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis capacity building melalui empat tahap, yaitu identifikasi kondisi awal, pelatihan dan praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Peserta pelatihan adalah pengelola Kebun Smart Exfarm, meliputi anggota UKM Smart Farmers dan mahasiswa magang yang berasal dari Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian. Materi kegiatan mencakup budidaya sayuran secara hidroponik, budidaya dan pemeliharaan tanaman khususnya sistem raised bed, serta manajemen pengelolaan kebun dan pemasaran hasil. Evaluasi perubahan pengetahuan dilakukan terhadap 37 peserta menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan rata-rata dari 81,80 menjadi 96,04 atau sebesar 17,40%. Peningkatan terbesar terjadi pada pengetahuan budidaya hidroponik sebesar 30,66%, diikuti manajemen kebun dan pemasaran sebesar 21,58%. Pendampingan juga memberikan pengalaman kepada peserta dalam menerapkan teknologi raised bed dan hidroponik hingga pengelolaan dan pemasaran hasil. Kegiatan capacity building mampu meningkatkan pengetahuan peserta dan memperkuat proses pembelajaran berbasis praktik dalam pengelolaan Kebun Smart Exfarm. Keberlanjutan kegiatan perlu didukung melalui standardisasi produksi dan penjualan serta pendampingan secara berkala. Kata kunci: Capacity building, Hidroponik, Pengelolaan kebun, Raised bed, Sayuran, Smart Exfarm. ABSTRACT Smart Exfarm at the Faculty of Agriculture, Hasanuddin University, has been developed as a vegetable production unit as well as a field-based learning facility for students. Sustainable farm management requires human resources with adequate knowledge and skills in crop cultivation, farm management, and product marketing. This community engagement program aimed to strengthen the capacity of Smart Exfarm managers through training and mentoring in vegetable cultivation and production management. The program employed a participatory capacity-building approach consisting of four stages: initial condition assessment, training and hands-on practice, mentoring, and monitoring and evaluation. Participants were Smart Exfarm managers, including members of the Smart Farmers Student Activity Unit and interns from Agrotechnology Study Program, Faculty of Agriculture. The program covered hydroponic vegetable cultivation, vegetable cultivation and crop maintenance with particular emphasis on raised-bed systems, as well as farm management and product marketing. Changes in participants’ knowledge were evaluated among 37 participants using pre- and post-tests. The results showed that the mean knowledge score increased from 81.80 to 96.04, representing a 17.40% improvement. The greatest improvement was observed in hydroponic cultivation knowledge (30.66%), followed by farm management and product marketing (21.58%). The mentoring activities also provide participants with hand-on experience in applying raised-bed and hydroponic cultivation technologies, as well as in farm management and product marketing. The capacity-building program improved participants’ knowledge and strengthened practice-based learning in Smart Exfarm management. The sustainability of the program should be supported through standardized production and sales management and periodic mentoring. Keywords: Capacity building, Farm management, Hydroponics, Raised bed, Smart Exfarm, Vegetable.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 269 co-authorship links · 7 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Hasanuddin University
- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Rahmansyah Dermawan | Hasanuddin University | 35 |
| Nuniek Widiayani | Hasanuddin University | 22 |
| Nurfaida | Hasanuddin University | 19 |
| Nurlina Kasim | Hasanuddin University | 14 |
| Astina Tambung | Hasanuddin University | 12 |
| Syatrianty Andi Syaiful | Hasanuddin University | 11 |
| Muh. Riadi | Affiliation unknown | 11 |
| Elkawakib Syam’un | Hasanuddin University | 10 |
| Feranita Haring | Affiliation unknown | 10 |
| Abdul Mollah Jaya | Affiliation unknown | 9 |
| Muh. Farid Bdr | Hasanuddin University | 8 |
| Muh. Faried | Affiliation unknown | 8 |
| AMIR YASSI | Hasanuddin University | 8 |
| Abdul Mollah | Affiliation unknown | 8 |
| . Nasaruddin | Affiliation unknown | 7 |
| Muhammad Fuad Anshori | Hasanuddin University | 6 |
| Kaimuddin | Hasanuddin University | 5 |
| Rafiuddin Rafiuddin | Hasanuddin University | 5 |
| Abdul Haris Bahrun | Hasanuddin University | 4 |
| Hatta Jamil | Hasanuddin University | 4 |
| Amirullah Dachlan | Hasanuddin University | 4 |
| Muh Farid | Hasanuddin University | 3 |
| Feranita Haring | Hasanuddin University | 3 |
| Novaty Eny Dungga | Hasanuddin University | 3 |
| Rusnadi Padjung | Hasanuddin University | 3 |
| Kahar Mustari | Hasanuddin University | 2 |
| Sakka Pati | Hasanuddin University | 2 |
| Ahmad Fauzan Adzima | Hasanuddin University | 2 |
| Amin Nur | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar | 2 |
| Rinaldi Sjahril | Hasanuddin University | 2 |
| Pipi Diansari | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.