Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Analisis Titik Impas Usahatani Penangkaran Benih Padi Inpara 3

Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi · Vol. 4 No. 1 (2020) · pp. 8–15

DOI
10.22437/jiituj.v4i1.9783
ISSN
2580-2259, 2580-2240
Published
2020-06-30
Publisher
LPPM Universitas Jambi
Language
en

Abstract

Jumlah produksi persatuan luas dan harga per kg dapat dijadikan indikator apakah usahatani menguntungkan, impas atau merugi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui titik impas produksi dan titik impas harga dari usahatani penangkaran benih padi Varietas Inpara 3. Penelitian dilaksanakan bulan Maret – Agustus 2018 di Desa Lubuk Benteng, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Data seluruh input produksi dan output produksi untuk menghitung titik impas produksi dan titik impas harga diperoleh dari kegiatan on-farm seluas 1 ha. Inovasi teknologi yang diterapkan adalah konsep pengelolaan tanaman terpadu (PTT) padi sawah. Hasil penelitian menunjukan bahwa titik impas memproduksi benih padi Varietas Inpara 3 sebanyak 1.290, 5 kg/ha dan titik impas harga sebesar Rp 1.444,6/kg. produksi benih yang dihasilkan sebanyak 3.700 kg/ha dan harga jual sebesar Rp 7.500/ kg. Penerimaan petani dari produksi berbentuk benih sebesar Rp 27.750.000 dan dari produksi yang tidak bisa dijadikan benih sebesar Rp 10.896.000, sehingga penerimaan total petani sebesar Rp 38.646.000. R/C dari produksi benih 2,87 dan R/C dari keseluruhan produksi 3,99.

Collaboration network of the authors

40 authors · 98 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suharyon SuharyonAffiliation unknown11
Erwin AnshariAffiliation unknown4
Syafri EdiAffiliation unknown4
Yarda YardaAffiliation unknown3
Yardha YardhaAffiliation unknown3
Wd Rizky AwaliahAffiliation unknown2
Nur Imdah MinsyahAffiliation unknown2
Nunuk Hariani SoekamtoAffiliation unknown2
Busra BSAffiliation unknown2
Almin AlminAffiliation unknown1
Muhammad AchidaAffiliation unknown1
Laode Muhammad BuyungAffiliation unknown1
Ali ArsadAffiliation unknown1
Hasnawati HasnawatiUniversitas Halu Oleo1
Marwan Zam MiliAffiliation unknown1
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo1
Alfian Hendra SaputraAffiliation unknown1
Deniyatno DeniyatnoAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Hasria HasriaAffiliation unknown1
Muliddin MuliddinAffiliation unknown1
Ali OktoUniversitas Halu Oleo1
Suparwi SuparwiAffiliation unknown1
Ade SaputraAffiliation unknown1
Ritna WahyuniAffiliation unknown1
Dhanu Bagas PratomoAffiliation unknown1
H. AnwarAffiliation unknown1
Raditya Janaloka NatishareviAffiliation unknown1
Jose RizalAffiliation unknown1
Pepi NoviantiAffiliation unknown1
Wina Ayu LestariAffiliation unknown1
Mildaerizanti MildaerizantiAffiliation unknown1
Defira Suci GusfarinaAffiliation unknown1
Erwan WahyudiAffiliation unknown1
Jon HendriAffiliation unknown1
Busyra B. SaidiAffiliation unknown1
Salwati SalwatiAffiliation unknown1
Lutfi IzharAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JIITUJ/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Titik Impas Usahatani Penangkaran Benih Padi  Inpara 3 </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Adri, Adri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Firdaus, Firdaus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Jumlah produksi persatuan luas dan harga per kg dapat dijadikan indikator apakah usahatani menguntungkan, impas atau merugi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui titik impas produksi dan titik impas harga dari usahatani penangkaran benih padi Varietas Inpara 3. Penelitian dilaksanakan bulan Maret – Agustus 2018 di Desa Lubuk Benteng, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Data seluruh input produksi dan output produksi untuk menghitung titik impas produksi dan titik impas harga diperoleh dari kegiatan on-farm seluas 1 ha. Inovasi teknologi yang diterapkan adalah konsep pengelolaan tanaman terpadu (PTT) padi sawah. Hasil penelitian menunjukan bahwa titik impas memproduksi benih padi Varietas Inpara 3 sebanyak 1.290, 5 kg/ha dan titik impas harga sebesar Rp 1.444,6/kg. produksi benih yang dihasilkan sebanyak 3.700 kg/ha dan harga jual sebesar Rp 7.500/ kg. Penerimaan petani dari produksi berbentuk benih sebesar Rp 27.750.000 dan dari produksi yang tidak bisa dijadikan benih sebesar Rp 10.896.000, sehingga penerimaan total petani sebesar Rp 38.646.000. R/C dari produksi benih 2,87 dan R/C dari keseluruhan produksi 3,99.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LPPM Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/9783</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jiituj.v4i1.9783</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi; Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4, Nomor 1, Juni 2020; 8-15</dc:source>
	<dc:source>2580-2259</dc:source>
	<dc:source>2580-2240</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JIITUJ/article/view/9783/5650</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Adri, Firdaus </dc:rights>
</oai_dc:dc>