Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Perturbasi Nilai Eigen dalam Mengatasi Multikolinearitas

Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi · Vol. 10 No. 1 (2018) · pp. 6–13

DOI
10.20956/jmsk.v10i1.3407
ISSN
2614-8811, 1858-1382
Published
2018-02-01
Publisher
Department of Mathematics, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Multikolinieritas adalah salah satu pelanggaran asumsi dalam regresi linier berganda. Multikolinieritas terjadi ketika variabel bebas memiliki korelasi dengan variabel bebas yang lain. Apabila dalam suatu data terdapat multikolinieritas maka koefisien regresi yang dihasilkan tidak dapat memberikan hasil analisis yang mewakili sifat atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, selain itu variansi yang dihasilkan juga besar. Jika terjadi multikolinieritas maka rasio antara nilai eigen terbesar dan nilai eigen terkecil akan melebihi 100 bahkan bisa lebih dari 1000. Untuk itu, dalam penelitian ini ditawarkan suatu solusi untuk mengatasi multikolinearitas yaitu dengan menggunakan perturbasi pada nilai eigen. Perturbasi ( diberikan dengan menambahkan nilai, yang nilainya berkisar antara 0 dan 1, pada diagonal matriks nilai eigen.

Collaboration network of the authors

40 authors · 108 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Raupong RaupongHasanuddin University6
Anna IslamiyatiHasanuddin University4
Nirwan IlyasHasanuddin University3
Nasrah SirajangHasanuddin University3
La Podje TalangkoHasanuddin University2
Saleh AfAffiliation unknown2
Erna Tri HerdianiHasanuddin University2
Widya Nauli Amalia PuteriHasanuddin University1
Nirwan IlyasAffiliation unknown1
Bunga ApriliaHasanuddin University1
R KhaeratiHasanuddin University1
Grace Oktavia YusufAffiliation unknown1
Azman AzmanHasanuddin University1
Fitriatusakiah FitriatusakiahAffiliation unknown1
Andi Tenri Riski AmaliaAffiliation unknown1
Georgina Maria TinungkiHasanuddin University1
Andi Isna YunitaHasanuddin University1
Alimatun NajihaHasanuddin University1
Anisa AnisaAffiliation unknown1
Reski AmalahAffiliation unknown1
NUR FUADIL MAQNUNAffiliation unknown1
Nurtit SunusiAffiliation unknown1
Ainul FajriAffiliation unknown1
Sitti SahrimanHasanuddin University1
Anisa Haura Salsa Fatih YusufAffiliation unknown1
Nurtiti SunusiHasanuddin University1
Ika Pratiwi HayaAffiliation unknown1
Andi Ummi Melin AichaAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Amni AmniAffiliation unknown1
Sitti SahrimanAffiliation unknown1
Amalia AndrianingrumAffiliation unknown1
Muhammad ZakirHasanuddin University1
Muhammad Jayzul UsrahHasanuddin University1
Ummi SariHasanuddin University1
Fajar AffanHasanuddin University1
Fadhila Febriyanti NajamuddinHasanuddin University1
Himawan HimawanAffiliation unknown1
Safaruddin SafaruddinUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Perturbasi Nilai Eigen dalam Mengatasi Multikolinearitas</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Jaya, Andi Kresna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anisa, Anisa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Multikolinieritas adalah salah satu pelanggaran asumsi dalam regresi linier berganda. Multikolinieritas terjadi ketika variabel bebas memiliki korelasi dengan variabel bebas yang lain. Apabila dalam  suatu data terdapat multikolinieritas maka koefisien regresi yang dihasilkan tidak dapat memberikan hasil analisis yang mewakili sifat atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, selain itu variansi yang dihasilkan juga besar. Jika terjadi multikolinieritas maka rasio antara nilai eigen terbesar dan nilai eigen terkecil akan melebihi 100 bahkan bisa lebih dari 1000. Untuk itu, dalam penelitian ini ditawarkan suatu solusi untuk mengatasi multikolinearitas yaitu dengan menggunakan perturbasi pada nilai eigen. Perturbasi ( diberikan dengan menambahkan nilai , yang nilainya berkisar antara 0 dan 1, pada diagonal matriks nilai eigen.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Mathematics, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2018-02-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/article/view/3407</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jmsk.v10i1.3407</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi; Vol. 10 No. 1: July 2013; 6-13</dc:source>
	<dc:source>2614-8811</dc:source>
	<dc:source>1858-1382</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jmsk/article/view/3407/1944</dc:relation>
	<dc:relation>10.20956/j.v10i1.3407.g1944</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Andi Kresna Jaya, Anisa Anisa</dc:rights>
</oai_dc:dc>