Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

KEARIFAN LOKAL DALAM PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL DI DESA RANDAN BATU KABUPATEN TANA TORAJA

Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak · Vol. 12 No. 2 (2017)

DOI
10.20956/bnmt.v12i2.1316
ISSN
2985-7694, 1411-4577
Published
2017-01-14
Publisher
Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Sistem pemeliharaan kerbau di Kecamatan Makale pada umumnya adalah sistem pemeliharaan dengan cara dikandangkan dan digembalakan secara tradsional. yangterdapat di Desa Randan Batu. Penarikan sampel (informan kunci) dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yang terdiri dari peternak, ketua kelompok ternak, tokoh adat, tokoh masyarakat, Kepala Desa dan pegawai Dinas Peternakan Kabupaten Tana Toraja. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data secara deskriptif kualitatif yang melalui beberapa tahapan, dimulai dari pengamatan, identifikasi serta pemaknaan data. Berdasarkan hasil penelitian sebagai berikut: 1) Nilai-nilai kearifan lokal dalam budaya beternak antara lain: mengolah kotoran kerbau menjadi pupuk kandang, bahan api unggun dari bahan organik, makanan ternak bebas pestisida, mengembala berjalan kaki dan bergiliran serta adanya pertemuan secara rutin kelompok/masyarakat dan kegiatan gotong-royong 2) meminimalkan penggunaan sumber daya alam, mengurangi dampak pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan hidup, menjaga keseimbangan ekosistem, menjamin pemenuhan kebutuhan pakan dan kesehatan ternak, memberikan manfaat/keuntungan secara ekonomi, dapat menyediakan lapangan kerja dan pendapatan yang memadai bagi peternak, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta menjaga kekerabatan dan hubungan sosial-kemasyarakatan.

Collaboration network of the authors

13 authors · 20 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamila MustabiAffiliation unknown3
Ismartoyo IsmartoyoAffiliation unknown1
Agil SuhartoAffiliation unknown1
Dina YuvitaAffiliation unknown1
Tiwi Ika RahmawatiAffiliation unknown1
syamsuddin HasanAffiliation unknown1
Muh. ArminAffiliation unknown1
wahyani wahyaniAffiliation unknown1
Nancy LahayAffiliation unknown1
Sri MulianiAffiliation unknown1
A MujnisaAffiliation unknown1
Farahdibah FarahdibahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KEARIFAN LOKAL DALAM PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL  DI DESA RANDAN BATU KABUPATEN TANA TORAJA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Asriany, Anie</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sistem pemeliharaan kerbau di Kecamatan Makale  pada umumnya adalah sistem pemeliharaan dengan cara dikandangkan dan digembalakan secara tradsional. yangterdapat di Desa Randan Batu.   Penarikan   sampel (informan kunci) dilakukan  secara sengaja   (purposive sampling)  yang   terdiri dari peternak, ketua kelompok ternak, tokoh adat, tokoh masyarakat, Kepala Desa dan pegawai  Dinas  Peternakan Kabupaten Tana Toraja. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data secara deskriptif kualitatif yang melalui beberapa tahapan, dimulai dari pengamatan, identifikasi serta pemaknaan data.  Berdasarkan hasil penelitian sebagai berikut: 1) Nilai-nilai kearifan lokal dalam budaya beternak  antara lain :  mengolah  kotoran kerbau menjadi pupuk kandang, bahan api unggun dari bahan organik, makanan ternak bebas pestisida, mengembala berjalan kaki dan bergiliran serta adanya pertemuan secara rutin kelompok/masyarakat dan kegiatan gotong-royong 2) meminimalkan penggunaan sumber daya alam, mengurangi dampak pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan hidup, menjaga keseimbangan ekosistem, menjamin pemenuhan kebutuhan pakan dan kesehatan ternak, memberikan manfaat/keuntungan secara ekonomi, dapat menyediakan lapangan kerja dan pendapatan yang memadai bagi peternak, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta menjaga kekerabatan dan hubungan sosial-kemasyarakatan.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2017-01-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/1316</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bnmt.v12i2.1316</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak; Vol. 12 No. 2 (2016)</dc:source>
	<dc:source>2985-7694</dc:source>
	<dc:source>1411-4577</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bnmt/article/view/1316/783</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak</dc:rights>
</oai_dc:dc>