Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK DI KELURAHAN MATTOANGIN KECAMATAN MARISO KOTA MAKASSAR

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 9 No. 3 (2016) · pp. 176–183

DOI
10.30597/mkmi.v9i3.467
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Published
2016-06-21
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar setelah China, India dan Amerika Serikat. Oleh karena itu, salah satu upaya pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan Program Keluarga Berencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, jumlah anak hidup, ketersediaan alat kontrasepsi, dukungan petugas kesehatan, kesepakatan suami dan istri, dan efek samping dalam pemilihan metode kontrasepsi suntik di Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mariso Kota Makassar tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita aseptor KB aktif yang menggunakan metode kontrasepsi suntik dan non suntik di Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mariso Kota Makassar yang diambil acak secara systematic random sampling dengan besar sampel 193 responden. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square dan koefisien phi (φ). Hasil penelitian diperoleh bahwa umur (p=0,023, φ=0,164), pendidikan (p=0,000, φ=0,307), pengetahuan (p=0,000, φ=0,341), jumlah anak hidup (p=0,019, φ=0,169), ketersediaan alat kontrasepsi (p=0,016, φ=0,173), dukungan petugas kesehatan (p=0,000,φ=0,347), kesepakatan suami dan istri (p=0,002, φ=0,225) dan efek samping (p=0,033, φ=0,351) memiliki hubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, jumlah anak hidup, ketersediaan alat kontrasepsi, dukungan petugas kesehatan, kesepakatan suami dan istri serta efek samping dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik.

Keywords

Collaboration network of the authors

30 authors · 46 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Syiah Kuala
  • National Research and Innovation Agency
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hari Anna LastyaAffiliation unknown2
Rahma RahmaAffiliation unknown2
Akhmad SukardiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Widya NingsihInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Devi HanisaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Sudarsono SudarsonoAffiliation unknown1
Nanang EndriatnoAffiliation unknown1
. YusnainiAffiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
Nur AudinaAffiliation unknown1
Muhammad Reza AditiaAffiliation unknown1
A. Ummu SalmahAffiliation unknown1
Annysia Rezki AwwaliahAffiliation unknown1
Ulya MuhidinAffiliation unknown1
M. Tahir AbdullahAffiliation unknown1
Mariene W DolangAffiliation unknown1
Nurjanna La AdiliAffiliation unknown1
Stang StangAffiliation unknown1
Dewisnawati DewisnawatiAffiliation unknown1
Tarmizi TarmiziUniversitas Syiah Kuala1
Nuzuli FitriadiAffiliation unknown1
Muhammad Rizal FachriAffiliation unknown1
Taufik TaufikNational Research and Innovation Agency1
Zufrizal ZufrizalAffiliation unknown1
Faujan FaujanAffiliation unknown1
Maulana AbdurrahmanAffiliation unknown1
T. Alfi MuazimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK DI KELURAHAN MATTOANGIN KECAMATAN MARISO KOTA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rizali, Muhammad Irwan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ikhsan, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salmah, Andi Ummu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pemilihan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">metode</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">KB Suntik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar setelah China, India dan Amerika Serikat. Oleh karena itu, salah satu upaya pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan Program Keluarga Berencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, jumlah anak hidup, ketersediaan alat kontrasepsi, dukungan petugas kesehatan, kesepakatan suami dan istri, dan efek samping dalam pemilihan metode kontrasepsi suntik di Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mariso Kota Makassar tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita aseptor KB aktif yang menggunakan metode kontrasepsi suntik dan non suntik di Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mariso Kota Makassar yang diambil acak secara systematic random sampling dengan besar sampel 193 responden. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square dan koefisien phi (φ). Hasil penelitian diperoleh bahwa umur (p=0,023, φ=0,164), pendidikan (p=0,000, φ=0,307), pengetahuan (p=0,000, φ=0,341), jumlah anak hidup (p=0,019, φ=0,169), ketersediaan alat kontrasepsi (p=0,016, φ=0,173), dukungan petugas kesehatan (p=0,000 ,φ=0,347), kesepakatan suami dan istri (p=0,002, φ=0,225) dan efek samping (p=0,033, φ=0,351) memiliki hubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, jumlah anak hidup, ketersediaan alat kontrasepsi, dukungan petugas kesehatan, kesepakatan suami dan istri serta efek samping dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/467</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v9i3.467</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 9 No. 3: SEPTEMBER 2013; 176-183</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v9i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/467/988</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>