Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

INTENSITAS GETARAN DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DISORDERS (MSDs)

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 10 No. 4 (2016) · pp. 234–240

DOI
10.30597/mkmi.v10i4.506
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Published
2016-06-22
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en

Abstract

Getaran merupakan faktor fisik di tempat kerja yang berasal dari peralatan kerja yang digunakan. Getaran yang dihasilkan oleh mesin apabila terpapar oleh manusia atau pekerja dapat menimbulkan efek yang merugikan bagi kesehatan. MSDs merupakan sekumpulan gejala yang berkaitan dengan jaringan otot, kartilago, struktur tulang, dan pembuluh darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan intensitas getaran, umur, masa kerja, lama kerja, kebiasaan olahraga dan sikap kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) terhadap pekerja di pabrik paving block. Desain penelitian observasional dengan desain cross sectional study dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 40 pekerja. Analisis data adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi keluhan MSDs cukup tinggi dirasakan oleh 26 pekerja (65%). Analisis data menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan keluhan MSDs adalah umur (p=0,002), masa kerja (p=0,007), kebiasaan olahraga (p=0,030) dan sikap kerja (p=0,015). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan keluhan MSDs adalah intensitas getaran (p=0,864) dan lama kerja (p=0,079). Kesimpulan dari penelitian bahwa ada hubungan antara umur, masa kerja, kebiasaan olahraga dan sikap kerja dengan keluhan MSDs di CV. Sumber Galian Makassar.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown5
Lalu Muhammad SalehAffiliation unknown5
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown3
Andi Muflihah DarwisAffiliation unknown3
Atjo WahyuAffiliation unknown2
A Muflihah DarwisAffiliation unknown2
Masyitha MuisAffiliation unknown2
Nurul Mawaddah SyafitriAffiliation unknown2
Yahya ThamrinAffiliation unknown2
St. Mutiatu RahmahAffiliation unknown1
Nurhaedar JafarAffiliation unknown1
Darmawansyah DarmawansyahAffiliation unknown1
Nurul AnisaAffiliation unknown1
A. Ummu SalamahAffiliation unknown1
A. Rifkah FauziahAffiliation unknown1
Mayang Amalia AngaradiptaAffiliation unknown1
Sulasning SulasningAffiliation unknown1
Dian Sidik ArsyadAffiliation unknown1
Makmur SelomoAffiliation unknown1
Syamsiar RussengAffiliation unknown1
Iin Karmila YusriAffiliation unknown1
Muh Fathur Rahman MT HardjoAffiliation unknown1
Andi Nani Siti MardiyantiAffiliation unknown1
yusniar anggraenyAffiliation unknown1
Nursiah NursiahAffiliation unknown1
Filadelfia PiradeAffiliation unknown1
RIFDAH SAFIRAH. HSAffiliation unknown1
Elsar Noverdo PabumbunAffiliation unknown1
Ika Rezki PratiwiAffiliation unknown1
Vira AyuAffiliation unknown1
Andi Aan MugniyahAffiliation unknown1
Cecilia Aurynt Angeline KohangAffiliation unknown1
Nasyirah SiddiqahAffiliation unknown1
Ainulhaj Sapirianty T. MalikAffiliation unknown1
Waode Sitti Nurul AulyahAffiliation unknown1
Oktafiani LabaranAffiliation unknown1
Alfiah Ashila AchmadAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">INTENSITAS GETARAN DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DISORDERS (MSDs)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Cindyastira, Dimi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Russeng, Syamsiar S</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuni, Andi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">MSDs</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">getaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pekerja paving block</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Getaran merupakan faktor fisik di tempat kerja yang berasal dari peralatan kerja yang digunakan. Getaran yang dihasilkan oleh mesin apabila terpapar oleh manusia atau pekerja dapat menimbulkan efek yang merugikan bagi kesehatan. MSDs merupakan sekumpulan gejala yang berkaitan dengan jaringan otot, kartilago, struktur tulang, dan pembuluh darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan intensitas getaran, umur, masa kerja, lama kerja, kebiasaan olahraga dan sikap kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) terhadap pekerja di pabrik paving block. Desain penelitian observasional dengan desain cross sectional study dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 40 pekerja. Analisis data adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi keluhan MSDs cukup tinggi dirasakan oleh 26 pekerja (65%). Analisis data menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan keluhan MSDs adalah umur (p=0,002), masa kerja (p=0,007), kebiasaan olahraga (p=0,030) dan sikap kerja (p=0,015). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan keluhan MSDs adalah intensitas getaran (p=0,864) dan lama kerja (p=0,079). Kesimpulan dari penelitian bahwa ada hubungan antara umur, masa kerja, kebiasaan olahraga dan sikap kerja dengan keluhan MSDs di CV. Sumber Galian Makassar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2016-06-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/506</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v10i4.506</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 10 No. 4: DESEMBER 2014; 234-240</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v10i4</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/506/321</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2016 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>