Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

FAKTOR RISIKO KEJADIAN KECACATAN TINGKAT 2 PADA PENDERITA KUSTA

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 13 No. 1 (2017) · pp. 51–57

DOI
10.30597/mkmi.v13i1.1581
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Published
2017-03-29
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en

Abstract

Angka penemuan kasus baru kusta di dunia yang terlapor di data World Health Organization (WHO) pada awal tahun 2012 sekitar 219.057 atau sebesar 4,06 (prevalence rate per 10.000 penduduk). Menurut data tahun 2015 di Kabupaten Gowa ditemukan Case Detection Rate (CDR) sebesar 17/100.000 penduduk dengan penderita kusta pada tahun 2014- 2015 sebanyak 224 sedangkan cacat tingkat 2 sebesar 36 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian kecacatan tingkat 2 pada penderita kusta di Kabupaten Gowa tahun 2014- 2015. Desain penelitian yang digunakan adalah observational analitik dengan pendekatan studi kasus kontrol. Pengambilan sampel untuk kelompok kasus metode exhaustive sampling dan kelompok kontrol metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang merupakan faktor risiko kejadian kecacatan tingkat 2 bahwa jenis kelamin (OR=1,188;95%;CI=1,523-2,694), pekerjaan (OR=2,541;95%;CI=1,163-5,551), Alat Pelindung Diri (APD) (OR=5,200;95%;CI=2,316-11,678) dan perawatan diri (OR=4,103;95%;CI=0,181-4,985) sedangkan status gizi (OR=0,188;95%;CI=1,523-2,694) merupakan faktor protektif kejadian kecacatan tingkat 2 pada penderita kusta. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jenis kelamin, pekerjaan, alat pelindung diri dan perawatan diri dengan kejadian kecacatan kusta tingkat 2 di Kabupaten Gowa tahun 2014-2015.

Keywords

Collaboration network of the authors

23 authors · 38 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wahiduddin WahiduddinHasanuddin University4
Andi Arsunan ArsinHasanuddin University2
Nurkhalisah HarisHasanuddin University2
Fitrie Ramadhani ReskiHasanuddin University2
FirmanUniversitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong1
Ridwan AmiruddinHasanuddin University1
Ida Leida M. ThahaHasanuddin University1
M Mario HikmatHasanuddin University1
Sri HartinaHasanuddin University1
Muh. Arman NyombaHasanuddin University1
Lilmawati LilmawatiHasanuddin University1
Ruri Khallaj Al-FarabiHasanuddin University1
Auliah KhoirunnisaHasanuddin University1
Gabryella Laura MonganHasanuddin University1
Nur Inayah Dwiyull Kasbayl ArsyamAffiliation unknown1
NUR INAYAH DWIYULL KASBAYL ARSYAMHasanuddin University1
Aryunita AryunitaAffiliation unknown1
Agus Bintara BirawidaHasanuddin University1
Bukroanah Amir MakkauHasanuddin University1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FAKTOR RISIKO KEJADIAN KECACATAN TINGKAT 2 PADA PENDERITA KUSTA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rismayanti, Rismayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tandirerung, Jayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dwinata, Indra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ansar, Jumariani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kusta</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">cacat tingkat 2</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kasus kontrol</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Angka penemuan kasus baru kusta di dunia yang terlapor di data World Health Organization (WHO) pada awal tahun 2012 sekitar 219.057 atau sebesar 4,06 (prevalence rate per 10.000 penduduk). Menurut data tahun 2015 di Kabupaten Gowa ditemukan Case Detection Rate (CDR) sebesar 17/100.000 penduduk dengan penderita kusta pada tahun 2014- 2015 sebanyak 224 sedangkan cacat tingkat 2 sebesar 36 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian kecacatan tingkat 2 pada penderita kusta di Kabupaten Gowa tahun 2014- 2015. Desain penelitian yang digunakan adalah observational analitik dengan pendekatan studi kasus kontrol. Pengambilan sampel untuk kelompok kasus metode exhaustive sampling dan kelompok kontrol metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang merupakan faktor risiko kejadian kecacatan tingkat 2 bahwa jenis kelamin (OR=1,188;95%;CI=1,523-2,694), pekerjaan (OR=2,541;95%;CI=1,163-5,551), Alat Pelindung Diri (APD) (OR=5,200;95%;CI=2,316-11,678) dan perawatan diri (OR=4,103;95%;CI=0,181-4,985) sedangkan status gizi (OR=0,188;95%;CI=1,523-2,694) merupakan faktor protektif kejadian kecacatan tingkat 2 pada penderita kusta. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jenis kelamin, pekerjaan, alat pelindung diri dan perawatan diri dengan kejadian kecacatan kusta tingkat 2 di Kabupaten Gowa tahun 2014-2015.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1581</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v13i1.1581</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 13 No. 1: MARET 2017; 51-57</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v13i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1581/891</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>