Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

PEMETAAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR PADA POKMAIR KECAMATAN WATUMALANG

Media Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 13 No. 3 (2017) · pp. 249–257

DOI
10.30597/mkmi.v13i3.1623
ISSN
2356-4067, 0216-2482
Published
2017-09-23
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en

Abstract

Penyediaan air secara mandiri oleh masyarakat Watumalang dinilai belum memenuhi syarat kualitas. Kondisi ini dipandang sebagai penyebab terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB ) diare pada beberapa lokasi di Watumalang. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas bakteriologis pada air konsumsi dan persepsi lingkungan masyarakat serta memetakan hasil pengkajian keduanya di Kecamatan Watumalang. Evaluasi kualitas bakteriologis dilakukan dengan uji koliform melalui metode Most Probable Number (MPN) dari sampel air masyarakat POKMAIR di Kecamatan Watumalang, sedangkan persepsi lingkungan dinilai dari hasil kuisioner responden. Analisis hasil evaluasi kualitas bakteriologis dan persepsi lingkungan dilakukan secara deskriptif. Hasil kedua variabel penelitian selanjutnya ditampilkan dalam format spasial menggunakan software ArcGis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas air baku tidak memenuhi syarat regulasi (71%) dengan hanya 29% yang memenuhi persyaratan. Hanya satu desa (Limbangan) yang kualitas airnya dianggap layak secara regulasi apabila ditinjau dari kontaminasi koliformnya. Tinjauan perspektif lingkungan menunjukkan mayoritas responden (60%) memiliki persepsi lingkungan yang baik, khusunya pada kesehatan lingkungan.

Keywords

Collaboration network of the authors

10 authors · 21 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Molli WahyuniUniversitas Pahlawan Tuanku Tambusai1
Rooselyna EkawatiAffiliation unknown1
Sri WidayatiAffiliation unknown1
Tatag Eko Yuli SiswonoAffiliation unknown1
neni MarianaAffiliation unknown1
Slamet Mardiyanto RahayuAffiliation unknown1
Syuhriatin SyuhriatinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMETAAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR PADA POKMAIR KECAMATAN WATUMALANG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pujiyati, Pujiyati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setyono, Prabang</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wiryanto, Wiryanto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Coliform</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">persepsi lingkungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kualitas air</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penyediaan air secara mandiri oleh masyarakat Watumalang dinilai belum memenuhi syarat kualitas. Kondisi ini dipandang sebagai penyebab terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB ) diare pada beberapa lokasi di Watumalang. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas bakteriologis pada air konsumsi dan persepsi lingkungan masyarakat serta memetakan hasil pengkajian keduanya di Kecamatan Watumalang. Evaluasi kualitas bakteriologis dilakukan dengan uji koliform melalui metode Most Probable Number (MPN) dari sampel air masyarakat POKMAIR di Kecamatan Watumalang, sedangkan persepsi lingkungan dinilai dari hasil kuisioner responden. Analisis hasil evaluasi kualitas bakteriologis dan persepsi lingkungan dilakukan secara deskriptif. Hasil kedua variabel penelitian selanjutnya ditampilkan dalam format spasial menggunakan software ArcGis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas air baku tidak memenuhi syarat regulasi (71%) dengan hanya 29% yang memenuhi persyaratan. Hanya satu desa (Limbangan) yang kualitas airnya dianggap layak secara regulasi apabila ditinjau dari kontaminasi koliformnya. Tinjauan perspektif lingkungan menunjukkan mayoritas responden (60%) memiliki persepsi lingkungan yang baik, khusunya pada kesehatan lingkungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2017-09-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1623</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/mkmi.v13i3.1623</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Media Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 13 No. 3: SEPTEMBER 2017; 249-257</dc:source>
	<dc:source>2356-4067</dc:source>
	<dc:source>0216-2482</dc:source>
	<dc:source>10.30597/mkmi.v13i3</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1623/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Media Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>