Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Ligasi Gen Rv 1980c Pengkode Protein MPT 64 KE pGEM-T Mycobacterium tuberculosis Sebagai Antigen untuk Immunodiagnostik Tuberkulosis Laten

Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan · Vol. 8 No. 1 (2018)

DOI
10.70561/jal.v8i1.3932
ISSN
2549-8819, 2086-4604
Published
2018-04-03
Publisher
Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Penyakit tuberkulosis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis merupakan penyakit infeksi penyebab kematian manusia terbesar di dunia. Tantangan utama dalam pengendalian TB adalah mendiagnosis secara cepat dan tepat penyakit TB khususnya TB laten. Deteksi TB laten tidak memiliki standar baku, namun saat ini dilakukan dengan uji tuberculin skin test (TST). Prinsip uji tuberkulin adalah timbulnya hipersensitivitas pada seseorang yang terinfeksi M. tuberculosis terhadap komponen tuberkulin yaitu purified protein derivative (PPD). PPD mengandung kurang lebih 200 antigen mikobakteri, sehingga uji tuberkulin mempunyai keterbatasan antara lain terjadi reaksi positif palsu karena adanya reaksi silang antara PPD dan antibodi yang dihasilkan oleh vaksinasi BCG atau infeksi dengan mikobakteria bukan TB. Dengan demikian, ketersediaan reagen diagnostik untuk TB sangat diperlukan yang secara ideal dapat mengidentifikasi individu terinfeksi baru dan laten dengan resiko tinggi untuk berkembang menjadi tuberkulosis aktif. Beberapa protein yang dikode pada daerah RD 2 Mycobacterium tuberculosis telah dikembangkan menjadi vaksin dan reagen diagnostik, antara lain protein MPT 64. Protein ini merupakan kandidat yang sesuai untuk pengujian diagnostik yang berbasis sel T. Protein ini dapat pula membedakan penderita TB aktif, TB laten dan orang sehat yang telah divaksin BCG. Tujuan penelitian ini adalah untuk meligasi gen MPT 64 Mycobacterium tuberculosis ke sel host Escherichia coli JM 109 sebagai imunodiagnostik TB laten. Metode yang digunakan adalah mengkultur M.tuberculosis dalam medium Lowenstein Jensen, mengisolasi DNA kromosom, mengamplifikasi gen Rv 1980c (MPT 64) dengan PCR. Selanjutnya meligasi gen tersebut ke vektor kloning dan transformasi ke sel host E.coli. Karakterisasi klon rekombinan dilakukan dengan PCR. Hasil penelitian diperoleh beberapa koloni putih dari pGEM-T-MPT64. Setelah dilakukan karakterisasi klon diperoleh bahwa DNA sisipan yang diligasi ke vektor pGEM-T dan transformasi ke sel host E.coli adalah benar MPT 64.

Collaboration network of the authors

40 authors · 108 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
As'adi AbdullahAffiliation unknown3
Eva JohannesAffiliation unknown3
Slamet SantosaAffiliation unknown3
Nur Haedar Nur HaedarAffiliation unknown3
Nur HaedarAffiliation unknown2
Magdalena LitaayAffiliation unknown2
Willem MokaAffiliation unknown2
Mustika TuwoAffiliation unknown2
Dan Try BorrongAffiliation unknown2
Andi MasniawatiAffiliation unknown2
Nawir HKUniversitas Islam Negeri Alauddin Makassar1
Aan ParhaniUniversitas Islam Negeri Alauddin Makassar1
Muhammad Alwi HSSunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta1
Vera PratiwiAffiliation unknown1
Dody PriosambodoAffiliation unknown1
Eddy SoekendarsiAffiliation unknown1
Munif Said HasanAffiliation unknown1
Abdul WahabAffiliation unknown1
Rifaat RifaatAffiliation unknown1
Syamsurijal RasimengAffiliation unknown1
Ferdio ValentinAffiliation unknown1
Theressia Githa AuroraAffiliation unknown1
Jesica NurlailiAffiliation unknown1
Jennyta Dhewi Darmansyah TanjungAffiliation unknown1
Jennyta Dhewi Darmansyah TanjungAffiliation unknown1
Sjafaraenan SjafaraenanAffiliation unknown1
Handayani LolodatuAffiliation unknown1
Arfan SabranAffiliation unknown1
Andi Arfan SabranAffiliation unknown1
Mochammad HattaAffiliation unknown1
Andriany AndrianyAffiliation unknown1
Sulfahri SulfahriAffiliation unknown1
Hasnah NatsirAffiliation unknown1
Wilda AryantiAffiliation unknown1
Nurhaedar NurhaedarAffiliation unknown1
Nur Asmasari SyamAffiliation unknown1
Nur Hadijah TalessangAffiliation unknown1
Zaraswati DwyanaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Ligasi Gen Rv 1980c Pengkode Protein MPT 64 KE pGEM-T Mycobacterium tuberculosis Sebagai Antigen untuk  Immunodiagnostik Tuberkulosis Laten</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Agus, Rosana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahruddin, Fahruddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penyakit tuberkulosis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis merupakan penyakit infeksi penyebab kematian manusia terbesar di dunia. Tantangan utama dalam pengendalian TB adalah mendiagnosis secara cepat dan tepat penyakit TB khususnya TB laten. Deteksi TB laten tidak memiliki standar baku, namun saat ini dilakukan dengan uji  tuberculin skin test (TST). Prinsip uji tuberkulin adalah timbulnya hipersensitivitas pada seseorang yang terinfeksi M. tuberculosis terhadap komponen tuberkulin yaitu purified protein derivative (PPD). PPD mengandung kurang lebih 200 antigen mikobakteri, sehingga uji tuberkulin mempunyai keterbatasan antara lain terjadi reaksi positif palsu karena adanya reaksi silang antara PPD dan antibodi yang dihasilkan oleh vaksinasi BCG atau infeksi dengan mikobakteria bukan TB.  Dengan demikian, ketersediaan reagen diagnostik untuk TB sangat diperlukan yang secara ideal dapat mengidentifikasi individu terinfeksi baru dan laten dengan resiko tinggi untuk berkembang menjadi tuberkulosis aktif.  Beberapa protein yang dikode pada daerah RD 2 Mycobacterium tuberculosis telah dikembangkan menjadi vaksin dan reagen diagnostik, antara lain protein MPT 64.  Protein ini merupakan kandidat yang sesuai untuk pengujian diagnostik yang berbasis  sel T. Protein ini dapat pula membedakan penderita TB aktif, TB laten dan orang sehat yang telah divaksin BCG.   Tujuan penelitian ini adalah untuk meligasi gen MPT 64 Mycobacterium tuberculosis ke sel host Escherichia coli JM 109 sebagai imunodiagnostik TB laten. Metode yang digunakan adalah mengkultur M.tuberculosis dalam medium Lowenstein Jensen, mengisolasi DNA kromosom, mengamplifikasi gen Rv 1980c (MPT 64) dengan PCR. Selanjutnya meligasi gen tersebut ke vektor kloning dan transformasi ke sel host E.coli. Karakterisasi klon rekombinan dilakukan dengan PCR. Hasil penelitian diperoleh beberapa koloni putih dari pGEM-T-MPT64. Setelah dilakukan karakterisasi klon diperoleh bahwa DNA sisipan yang diligasi ke vektor pGEM-T dan transformasi ke sel host E.coli  adalah benar MPT 64.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2018-04-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/3932</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.70561/jal.v8i1.3932</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan; Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan</dc:source>
	<dc:source>2549-8819</dc:source>
	<dc:source>2086-4604</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/3932/2283</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan</dc:rights>
</oai_dc:dc>