Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Analisis Mikroflora Candida albicans pada Perokok dan Potensi Daya Hambat Ekstrak Daun Pacar Kuku Lawsonia sp. Terhadap Isolat Candida albicans

Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan · Vol. 13 No. 1 (2022)

DOI
10.70561/jal.v13i1.20456
ISSN
2549-8819, 2086-4604
Published
2022-04-10
Publisher
Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Salah satu mikroflora normal pada mulut yang dipengaruhi oleh keberadaan asap rokok adalah Candida albicans, jamur ini dapat berubah menjadi patogen jika terjadi perubahaan dalam diri host. Perubahan yang terjadi pada host tersebut dapat bersifat lokal maupun sistemik yang dapat menyebabkan kandidiasis oral. Daun pacar kuku (Lawsonia inermis) merupakan tanaman obat yang mengandung senyawa aktif yang berkhasiat yaitu senyawa lawsone (2-hydroxy-1, 4-napthoquinone). Selain itu daun pacar kuku juga mengandung alkaloid, glikosida, flavonoid, fenol, saponin, tannin, dan minyak atsiri. Salah satu khasiatnya adalah sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan mengetahui kolonisasi Candida albicans dari swab mukosa perokok dan kemampuan penghambatan ekstrak daun pacar kuku terhadap isolat Candida albicans. Penelitian ini bersifat ekperimental laboratorium dengan menggunakan teknik isolasi jamur secara swab dan metode uji daya ekstrak daun pacar dengan konsentrasi 15%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasilnya menunjukkan bahwa 90% swab mukosa mengandung kolonisasi Candida albicans dan uji ekstrak daun pacar kuku memperlihatkan terbentuknya zona bening tertinggi pada konsentrasi 100% dengan diameter sebesar 15.4 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun pacar kuku memiliki potensi inhibitor terhadap isolat Candida albicans dari swab mukosa perokok.

Collaboration network of the authors

23 authors · 49 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Wa NurgayahAffiliation unknown1
. RahmadaniAffiliation unknown1
Mustamin AnggoUniversitas Halu Oleo1
La ArapuAffiliation unknown1
DarwisAffiliation unknown1
Aswin BaharuddinAffiliation unknown1
Eko SutrisnoAffiliation unknown1
Raida Amelia IfadahAffiliation unknown1
Lovi SandraAffiliation unknown1
Soffa ZaharaAffiliation unknown1
Yanuarini Nur SukmaningtyasAffiliation unknown1
Atika Isnaining DyahAffiliation unknown1
Dewi ArisantiAffiliation unknown1
Anita AnitaAffiliation unknown1
Mujahidah BasarangAffiliation unknown1
Mardiah MardiahAffiliation unknown1
Tuti WidyantiAffiliation unknown1
Tenri PadadAffiliation unknown1
Zilfianti ZilfiantiAffiliation unknown1
Rahmawati RahmawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Mikroflora Candida albicans pada Perokok dan Potensi Daya Hambat Ekstrak Daun Pacar Kuku Lawsonia sp. Terhadap  Isolat Candida albicans</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Andi Fatmawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widyanti, Tuty </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Salah satu mikroflora normal pada mulut yang dipengaruhi oleh keberadaan asap rokok adalah Candida albicans, jamur ini dapat berubah menjadi patogen jika terjadi perubahaan dalam diri host. Perubahan yang terjadi pada host tersebut dapat bersifat lokal maupun sistemik yang dapat menyebabkan kandidiasis oral. Daun pacar kuku (Lawsonia inermis) merupakan tanaman obat yang mengandung senyawa aktif yang berkhasiat yaitu senyawa lawsone (2-hydroxy-1, 4-napthoquinone). Selain itu daun pacar kuku juga mengandung alkaloid, glikosida, flavonoid, fenol, saponin, tannin, dan minyak atsiri. Salah satu khasiatnya adalah sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan mengetahui kolonisasi Candida albicans dari swab mukosa perokok dan kemampuan penghambatan ekstrak daun pacar kuku terhadap isolat Candida albicans. Penelitian ini bersifat ekperimental laboratorium dengan menggunakan teknik isolasi jamur secara swab dan metode uji daya ekstrak daun pacar dengan konsentrasi 15%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasilnya menunjukkan bahwa 90% swab mukosa mengandung kolonisasi Candida albicans dan uji ekstrak daun pacar kuku memperlihatkan terbentuknya zona bening tertinggi pada konsentrasi 100% dengan diameter  sebesar 15.4 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun pacar kuku memiliki potensi inhibitor terhadap isolat Candida albicans dari swab mukosa perokok.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20456</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.70561/jal.v13i1.20456</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan; Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan</dc:source>
	<dc:source>2549-8819</dc:source>
	<dc:source>2086-4604</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20456/7980</dc:relation>
</oai_dc:dc>