Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

ZONA PENANGKAPAN IKAN CAKALANG DENGAN MENGGUNAKAN POLE AND LINE DI PERAIRAN TELUK BONE

Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan · Vol. 7 No. 13 (2020)

DOI
10.20956/jipsp.v7i13.9546
ISSN
2614-5014, 2355-729X
Published
2020-04-20
Publisher
Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Pemanfataan sumberdaya ikan Cakalang di perairan Teluk Bone banyak dilakukan nelayan menggunakan Pole and Line. Banyaknya penggunaan pole and line dapat menjadi penyebab terjadinya pelanggaran zona penangkapan. Maka tujuan dari penelitian ini yaitu memetakan daerah penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dengan menggunakan Pole and Line di perairan Teluk Bone, memetakan zona penangkapan pole and line berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 71/PERMEN-KP/2016, dan mendeskripsikan ukuran panjang ikan Cakalang yang tertangkap berdasarkan daerah penangkapan ikan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Juli 2019 di perairan Teluk Bone dengan menggunakan Pole and Line dengan fishing base di tempat pendaratan ikan Murante, Kabupaten Luwu. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa daerah penangkapan ikan Cakalang dengan menggunakan Pole and Line di perairan Teluk Bone dilakukan di daerah lepas pantai dan cenderung terkonsentrasi pada daerah tertentu. Hal ini disebabkan karena daerah penangkapan ikan pada umumnya dilakukan di sekitar rumpon. Jalur penangkapan ikan cakalang menggunakan pole and line di teluk bone telah sesuali dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 71/PERMEN-KP/2016. Jalur penangkapan ikan Pole and Line terjadi di jalur penangkapan II (sekitar 12 mil) dan perairan yang melebihi 12 mil dari pantai. Ukuran panjang ikan Cakalang yang tertangkap berada pada kisaran panjang cagak (FL) 29 cm sampai 68 cm dengan rata-rata berkisaran antara 29 cm sampai dengan 48 cm.Kata Kunci: Ikan Cakalang, Jalur penangkapan ikan, ukuran ikan, Teluk Bone.

Collaboration network of the authors

40 authors · 112 co-authorship links · 7 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • National Research and Innovation Agency
  • Universitas Halu Oleo
  • Tadulako University
  • Southwest University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mukti ZainuddinAffiliation unknown22
St. Aisjah FarhumAffiliation unknown6
Achmar MallawaAffiliation unknown4
Yashinta Kumala DewiAffiliation unknown3
sudirman sudirmanSouthwest University3
Sarip HidayatAffiliation unknown3
Muh. KurniaAffiliation unknown2
Chair RaniAffiliation unknown2
Muhammad RidwanAffiliation unknown2
Andi Rani Sahni PutriAffiliation unknown2
Jamaluddin Fitra AlamAffiliation unknown2
M. Banda SelamatAffiliation unknown2
Didi RosiyadiNational Research and Innovation Agency1
Iwan Rizal SetiawanNational Research and Innovation Agency1
Abdul Mahatir NajarTadulako University1
Agus Indra JayaTadulako University1
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo1
Nur IrawatiAffiliation unknown1
Andi NurrahmahAffiliation unknown1
Andi Ahmad Raihan Aqiilah N.L.Affiliation unknown1
Andi Risda Fitrianti AbudardaAffiliation unknown1
Moh. Tauhid UmarAffiliation unknown1
Darma DarmaAffiliation unknown1
Miftahul KhoirAffiliation unknown1
Ansharullah AnsharullahUniversitas Halu Oleo1
Jalil JalilAffiliation unknown1
Angraeni AngraeniAffiliation unknown1
Nur Indah RezkyantiAffiliation unknown1
Joeharnani TresnatiAffiliation unknown1
Jumsurizal JumsurizalAffiliation unknown1
Mustasim MustasimAffiliation unknown1
Karmila GaffarAffiliation unknown1
Aisjah FarhumAffiliation unknown1
Alfa F. P. NelwanAffiliation unknown1
Darwan SaputraAffiliation unknown1
Muh. Banda SelamatAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ZONA PENANGKAPAN IKAN CAKALANG DENGAN MENGGUNAKAN POLE AND LINE DI PERAIRAN TELUK BONE</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aswar, Baso</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayat, Rachmat</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nelwan, Alfa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Safruddin, Safruddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pemanfataan sumberdaya ikan Cakalang di perairan Teluk Bone banyak dilakukan nelayan menggunakan Pole and Line. Banyaknya penggunaan pole and line dapat menjadi penyebab terjadinya pelanggaran zona penangkapan. Maka tujuan dari penelitian ini yaitu memetakan daerah penangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dengan menggunakan Pole and Line di perairan Teluk Bone, memetakan zona penangkapan pole and line berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 71/PERMEN-KP/2016, dan mendeskripsikan ukuran panjang ikan Cakalang yang tertangkap berdasarkan daerah penangkapan ikan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Juli 2019 di perairan Teluk Bone dengan menggunakan Pole and Line dengan fishing base di tempat pendaratan ikan Murante, Kabupaten Luwu. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa daerah penangkapan ikan Cakalang dengan menggunakan Pole and Line di perairan Teluk Bone dilakukan di daerah lepas pantai dan cenderung terkonsentrasi pada daerah tertentu. Hal ini disebabkan karena daerah penangkapan ikan pada umumnya dilakukan di sekitar rumpon. Jalur penangkapan ikan cakalang menggunakan pole and line di teluk bone telah sesuali dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 71/PERMEN-KP/2016. Jalur penangkapan ikan Pole and Line terjadi di jalur penangkapan II (sekitar 12 mil) dan perairan yang melebihi 12 mil dari pantai. Ukuran panjang ikan Cakalang yang tertangkap berada pada kisaran panjang cagak (FL) 29 cm sampai 68 cm dengan rata-rata berkisaran antara 29 cm sampai dengan 48 cm.Kata Kunci:  Ikan Cakalang, Jalur penangkapan ikan, ukuran ikan, Teluk Bone.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2020-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Research article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/9546</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jipsp.v7i13.9546</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan; Vol. 7 No. 13 (2020)</dc:source>
	<dc:source>2614-5014</dc:source>
	<dc:source>2355-729X</dc:source>
	<dc:source>10.20956/jipsp.v7i13</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/iptekspsp/article/view/9546/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</dc:rights>
</oai_dc:dc>