Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

The Vitality of Local Communities in Cultural and Environmental Conservation Leeps The Development Of Bukit Ollon as a Lead Tourist Destination in Tana Toraja: Vitalitas Masyarakat Lokal Dalam Konservasi Budaya dan Lingkungan Menyongsong Pengembangan Bukit Ollon Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Tana Toraja

Vitalitas Masyarakat Lokal Dalam Konservasi Budaya dan Lingkungan Menyongsong Pengembangan Bukit Ollon Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Tana Toraja: The Vitality of Local Communities in Cultural and Environmental Conservation Leeps The Development Of Bukit Ollon as a Lead Tourist Destination in Tana Toraja

PERENNIAL · Vol. 20 No. 1 (2024) · pp. 35–39

DOI
10.24259/perennial.v20i1.31401
ISSN
2685-6859, 1412-7784
Published
2024-04-30
Publisher
Forestry Faculty of Hasanuddin University
Language
en

Abstract

English

Bukit Ollon is located in Ollon, Bonggakaradeng District, Tana Toraja Regency. Toraja Tourism is known for its beautiful panorama, where the charm of the natural beauty of Bukit Ollon combined with the uniqueness of the local culture is a superior value for Ollon, so if estimated, it can provide high income for Tana Toraja tourism. Seeing these advantages, research was conducted related to the cultural vitality of the Ollon community and the community's strategy to respond to the potential environmental degradation that will occur in Ollon and Bukit Ollon due to the increasing number of tourists who will come. The method applied is in-depth interviews and visual observations in the field while implementing strict health protocols. The results found that the current cultural vitality in Ollon is high. The level of degradation found in the Ollon environment is low. The Ollon community can survive with its unique culture, even though there are still cultural relics of ancestors such as Liang Saratu, which are still maintained and are still very rarely visited. With the opening of tourism doors in Ollon to become superior tourism, the whole community is ready to anticipate degradation.

Indonesian

Bukit Ollon yang terletak di Dusun Ollon, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja. Sebagaimana Pariwisata Toraja dikenal dengan panoramanya yang indah, dimana Pesona keindahan alam Bukit Ollon yang berpadu dengan keunikan budaya masyarakat setempat menjadi nilai unggul bagi Dusun Ollon, hingga jika taksir dapt memberikan pemasukan yang tinggi untuk pariwisata Tana toraja. Melihat keunggulan tersebut, dilakukan penelitian terkait vitalitas budaya dari masyarakat Dusun Ollon hingga strategi masyarakat menanggapi potensi degradasi lingkungan akan akan terjadi di Dusun Ollon maupun pada Bukit Ollon akibat meningkatkan wisatawan yang akan datang. Metode yang diterapkan yaitu metode in-depth interview serta hasil pengamatan visual yang ada dilapangan, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Hasil penelitian menemukan bahwa vitalitas budaya yang ada di Dusun Ollon saat ini tergolong tinggi. Tingkat degradasi yang terdapat di lingkungan Dusun Ollon tergolong rendah. Masyarakat Ollon dapat bertahan dengan budayanya yang unik, bahkan fakta yang ditemukan masi terdapat peninggalan budaya nenek moyang seperti Liang Saratu’ yang tetap di jaga, dan masi sangat jarang di kunjungi. Dengan terbukanya pintu pariwisata di Dusun Ollon menjadi wisata unggulan, seluruh masyarakat sudah siap mengantisipasi terjadinya degradasi.

Keywords

Collaboration network of the authors

22 authors · 52 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agussalim AgussalimUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur2
HasmawatiAffiliation unknown1
Muhammad Iqbal PamungkasAffiliation unknown1
Trya Irianti SaluAffiliation unknown1
Fuad RiefadAffiliation unknown1
Yudistira WijayaAffiliation unknown1
Andi Detti YuniantiAffiliation unknown1
Budirman BachtiarAffiliation unknown1
Ira TaskirawatiAffiliation unknown1
Bhakti JayadiAffiliation unknown1
Wahyullah WahyullahAffiliation unknown1
M. Fadli AlamsyahAffiliation unknown1
Dewi IndasaryAffiliation unknown1
Nurul Hikmah MelilaniAffiliation unknown1
Muhammad Ramdhan RachmatAffiliation unknown1
Beta PutrantoAffiliation unknown1
Lestian LindanganAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">The Vitality of Local Communities in Cultural and Environmental Conservation Leeps The Development Of Bukit Ollon as a Lead Tourist Destination in Tana Toraja: Vitalitas Masyarakat Lokal Dalam Konservasi Budaya dan Lingkungan Menyongsong Pengembangan Bukit Ollon Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Tana Toraja</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Vitalitas Masyarakat Lokal Dalam Konservasi Budaya dan Lingkungan Menyongsong Pengembangan Bukit Ollon Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Tana Toraja: The Vitality of Local Communities in Cultural and Environmental Conservation Leeps The Development Of Bukit Ollon as a Lead Tourist Destination in Tana Toraja</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Limbu, Ineng Friska </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sonde, Rudolfo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sanderan, Lady </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Iftita, Nur </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Suhasman, Suhasman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suhasman, Suhasman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Budaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Degradasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Konservasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Lingkungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Pariwisata</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Conservation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Culture</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Degradation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Environment</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tourism</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">



Bukit Ollon is located in Ollon, Bonggakaradeng District, Tana Toraja Regency. Toraja Tourism is known for its beautiful panorama, where the charm of the natural beauty of Bukit Ollon combined with the uniqueness of the local culture is a superior value for Ollon, so if estimated, it can provide high income for Tana Toraja tourism. Seeing these advantages, research was conducted related to the cultural vitality of the Ollon community and the community's strategy to respond to the potential environmental degradation that will occur in Ollon and Bukit Ollon due to the increasing number of tourists who will come. The method applied is in-depth interviews and visual observations in the field while implementing strict health protocols. The results found that the current cultural vitality in Ollon is high. The level of degradation found in the Ollon environment is low. The Ollon community can survive with its unique culture, even though there are still cultural relics of ancestors such as Liang Saratu, which are still maintained and are still very rarely visited. With the opening of tourism doors in Ollon to become superior tourism, the whole community is ready to anticipate degradation.



</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">



Bukit Ollon yang terletak di Dusun Ollon, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja. Sebagaimana Pariwisata Toraja dikenal dengan panoramanya yang indah, dimana Pesona keindahan alam Bukit Ollon yang berpadu dengan keunikan budaya masyarakat setempat menjadi nilai unggul bagi Dusun Ollon, hingga jika taksir dapt memberikan pemasukan yang tinggi untuk pariwisata Tana toraja. Melihat keunggulan tersebut, dilakukan penelitian terkait vitalitas budaya dari masyarakat Dusun Ollon hingga strategi masyarakat menanggapi potensi degradasi lingkungan akan akan terjadi di Dusun Ollon maupun pada Bukit Ollon akibat meningkatkan wisatawan yang akan datang. Metode yang diterapkan yaitu metode in-depth interview serta hasil pengamatan visual yang ada dilapangan, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Hasil penelitian menemukan bahwa vitalitas budaya yang ada di Dusun Ollon saat ini tergolong tinggi. Tingkat degradasi yang terdapat di lingkungan Dusun Ollon tergolong rendah. Masyarakat Ollon dapat bertahan dengan budayanya yang unik, bahkan fakta yang ditemukan masi terdapat peninggalan budaya nenek moyang seperti Liang Saratu’ yang tetap di jaga, dan masi sangat jarang di kunjungi. Dengan terbukanya pintu pariwisata di Dusun Ollon menjadi wisata unggulan, seluruh masyarakat sudah siap mengantisipasi terjadinya degradasi.



</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Forestry Faculty of Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/31401</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.24259/perennial.v20i1.31401</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">PERENNIAL; Vol. 20 No. 1 (2024): Vol. 20 No. 1, April 2024; 35-39</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">PERENNIAL; Vol 20 No 1 (2024): Vol. 20 No. 1, April 2024; 35-39</dc:source>
	<dc:source>2685-6859</dc:source>
	<dc:source>1412-7784</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/31401/11454</dc:relation>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/perennial/article/view/31401/11455</dc:relation>
</oai_dc:dc>