Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Pengembangan pengolahan gula cair dan ampas terfermentasi dari ubi kayu untuk bahan pakan ternak di Ballaratea di Pucak, Kabupaten Maros

Jurnal Peternakan Mengabdi · Vol. 1 No. 1 (2026) · pp. 15–24

Published
2026-04-25
Publisher
Faculty of Animal Science, Hasanuddin University
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Latar belakang: Pemberdayaan pengolahan ubi kayu (Manihot utilissima) memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang mendukung efisiensi produksi serta penerapan pertanian sirkular di masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan proses rekayasa pengolahan ubi kayu untuk menghasilkan dua produk bernilai ekonomi, yaitu gula cair sebagai bahan pangan alternatif dan ampas pati terfermentasi sebagai pakan ternak di masyarakat petani Ballaratea Pucak Maros. Metode inovasi disosialisasikan oleh tim pengabdian, lalu dikembangkan, yaitu ubi kayu diolah melalui hidrolisis enzimatik dua tahap: likuifikasi dan sakarifikasi. Hasil ampas ubi kayu yang difermentasi dengan mikroorganisme dan daun Indigofera memiliki protein dan kecernaan lebih tinggi sehingga layak sebagai pakan ternak. Proses hidrolisis enzimatik juga menghasilkan gula cair berglukosa tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk industri rumah tangga dan usaha kecil. Kesimpulan Pengembangan Pengolahan ubi kayu menghasilkan dua produk bernilai guna, yaitu ampas fermentasi yang meningkatkan kualitas pakan ternak dan gula cair yang layak dimanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif diterima oleh masyarakat petani ternak Ballaratea di Pucak Kabupaten Maros

Keywords

Collaboration network of the authors

27 authors · 66 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Muhammadiyah University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nahariah NahariahAffiliation unknown4
Kartina KartinaAffiliation unknown2
Laila QadriniAffiliation unknown2
Muhamamad TahnurMuhammadiyah University of Makassar1
Suryansah SuryansahAffiliation unknown1
Aslina AsnawiAffiliation unknown1
Nur Atikah HandayaniAffiliation unknown1
Muhammad Irfan SaidAffiliation unknown1
Riskayanti RiskayantiAffiliation unknown1
AsrirawanAffiliation unknown1
MusafiraAffiliation unknown1
Mega AfsariAffiliation unknown1
Siti Tanri CiciAffiliation unknown1
Nur Hilal A. SyahrirAffiliation unknown1
Putri Indi RahayuAffiliation unknown1
Nilawati NilawatiAffiliation unknown1
Elviani TandeAffiliation unknown1
Ignasius PresdaAffiliation unknown1
Aulia Atika MaghfirahAffiliation unknown1
Handayani HandayaniAffiliation unknown1
Haris HarisAffiliation unknown1
Fardinah FardinahAffiliation unknown1
Rahmah AbubakarAffiliation unknown1
Nadia SalsabilahAffiliation unknown1
Erta Mahyudin FirdausAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpm/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Pengembangan pengolahan gula cair dan ampas terfermentasi dari ubi kayu untuk bahan pakan ternak di Ballaratea di Pucak, Kabupaten Maros</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">asty, Ugi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">asty, Ugi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Hikmah, Hikmah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">ubi kayu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">hidrolisis enzimatik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">gula cair</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">ampas fermentasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">pakan ternak</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Latar belakang: Pemberdayaan pengolahan ubi kayu (Manihot utilissima) memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang mendukung efisiensi produksi serta penerapan pertanian sirkular di masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan proses rekayasa pengolahan ubi kayu untuk menghasilkan dua produk bernilai ekonomi, yaitu gula cair sebagai bahan pangan alternatif dan ampas pati terfermentasi sebagai pakan ternak di masyarakat petani Ballaratea Pucak Maros. Metode inovasi disosialisasikan oleh tim pengabdian, lalu dikembangkan, yaitu ubi kayu diolah melalui hidrolisis enzimatik dua tahap: likuifikasi dan sakarifikasi. Hasil  ampas ubi kayu yang difermentasi dengan mikroorganisme dan daun Indigofera memiliki protein dan kecernaan lebih tinggi sehingga layak sebagai pakan ternak. Proses hidrolisis enzimatik juga menghasilkan gula cair berglukosa tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk industri rumah tangga dan usaha kecil. Kesimpulan Pengembangan Pengolahan ubi kayu menghasilkan dua produk bernilai guna, yaitu ampas fermentasi yang meningkatkan kualitas pakan ternak dan gula cair yang layak dimanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif diterima oleh masyarakat petani ternak Ballaratea di Pucak Kabupaten Maros  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id">Faculty of Animal Science, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2026-04-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id">Artikel Peer-review</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpm/article/view/48933</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Peternakan Mengabdi; Vol. 1 No. 1 (2026); 15-24</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Peternakan Mengabdi; Vol 1 No 1 (2026); 15-24</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpm/article/view/48933/14324</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>