Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Praktik Terapi Antiretroviral pada Anak Penderita HIV/AIDS

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 1 No. 2 (2017) · pp. 39–48

ISSN
2541-5581, 2541-5603
Published
2017-05-09
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Anak penderita HIV/AIDS di Grobogan tahun 2012-2015 adalah 32 anak, pada tahun 2012 terdiri 4, 2013 sebanyak 8, 2014 sebanyak 13, sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 7 anak. Anak yang bertahan hidup dari tahun 2012 sampai 2015 sebanyak 28 anak karena anak patuh dalam konsumsi ARV. Jumlah anak yang meninggal dari tahun 2012-2015 sebanyak 4 anak, disebabkan anak tersebut kurang patuh terhadap terapi ARV dan kurangnya dukungan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik terapi ARV pada ODHA Anak yang dilakukan oleh keluarga di Kabupaten Grobogan, menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian adalah keluarga yang merawat ODHA Anak dengan jumlah 6 orang. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, semua informan (6 Informan 100%) memiliki pengetahuan tentang HIV/AIDS yang cukup baik, keluarga dari ODHA Anak bersikap baik, dukungan yang diberikan berupa nasehat agar anak rutin melakukan terapi. Semua informan merasa dukungan dari Petugas Kesehatan cukup baik, berupa nasehat dan memberikan reward pada anak, agar anak tetap patuh melakukan terapi ARV. Simpulan penelitian ini yaitu semua informan memiliki pengetahuan yang cukup baik tentang HIV/AIDS dan dukungan baik didapatkan oleh ODHA Anak dari keluarga dan petugas kesehatan. Kata Kunci: HIV/AIDS pada Anak, Terapi ARV Children with HIV/AIDS in Grobogan from 2012-2015 were 32 children with age 0-15 years old. In 2012 were 4, 2013 were 8, 2014 were 13, and in 2015 were 7 children. Children who can survive in 2012-2015 was 28 children because their adherence of ARV. Children who died with HIV/AIDS was 4 children, based on the results of the study children are less obedient of ARV becase they had not good support from their families. The purpose of this study is to describe practice overview of ARV therapy committed by families in Grobogan regency for children with HIV/AIDS, using descriptive qualitative method. The research’s informant was family who take care of child ODHAs which consists of 6 children. Technique of collecting data in this study was in-depth interview. The result of this study showed that all of the informants had good knowledge about HIV/AIDS. The informants explained that family from child ODHAs shows good attitude and supported children by giving an advice so that they took routine therapy. The whole informants felt that health service’s support is good by giving advices and rewards so that children obediently took ARV therapy. The conclusion is all informants have good knowledge about HIV/AIDS and child ODHAs got good supports from their family and health service. Keywords: HIV/AIDS in children, ARV therapy

Collaboration network of the authors

40 authors · 67 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arulita Ika FibrianaAffiliation unknown3
Putri Nur TamallaAffiliation unknown2
Mahalul AzamAffiliation unknown2
Elisa Happy AmaliaAffiliation unknown1
Andita KusumaningrumAffiliation unknown1
Gita DheasabelAffiliation unknown1
Maria IndrianaAffiliation unknown1
Hauna Anja RamadhantyAffiliation unknown1
Hamimah HamimahAffiliation unknown1
Lu'luk Ni'matutstsaniaAffiliation unknown1
Asti WidyastutiAffiliation unknown1
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Irwan BudionoAffiliation unknown1
Lukman FauziAffiliation unknown1
Maulina IstighfarohAffiliation unknown1
Zahra Amalia GardynaAffiliation unknown1
Anna NugrahaniAffiliation unknown1
Dita ErvianaAffiliation unknown1
Herry KoesyantoAffiliation unknown1
Sifa Ul JanahAffiliation unknown1
Alfi NurjanahAffiliation unknown1
Frimadewi Kharisma Pradani PHAffiliation unknown1
Hikmah Ayu IsnadiaAffiliation unknown1
Adinda Yustika SeftianiAffiliation unknown1
Sholihatul MukarromahAffiliation unknown1
Yunita Kristina KambuAffiliation unknown1
Vinna Fitri Anis AnnisaAffiliation unknown1
Sofi AstriantiAffiliation unknown1
Arumia Prasya AtikassyifaAffiliation unknown1
Kurnia RahmawatiAffiliation unknown1
Novia Tri WardaniAffiliation unknown1
Ayu Nabiha SeptiyaniAffiliation unknown1
Safira AlmadaniAffiliation unknown1
Anis KiswantiAffiliation unknown1
Yetik MarlindaAffiliation unknown1
Maskuniawan MaskuniawanAffiliation unknown1
Rizqi FarasariAffiliation unknown1
Sugiharto SugihartoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Praktik Terapi Antiretroviral pada Anak Penderita HIV/AIDS</dc:title>
	<dc:creator>Hapsari, Triana Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Azinar, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Anak penderita HIV/AIDS di Grobogan tahun 2012-2015 adalah 32 anak, pada tahun 2012 terdiri 4, 2013 sebanyak 8, 2014 sebanyak 13, sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 7 anak. Anak yang bertahan hidup dari tahun 2012 sampai 2015 sebanyak 28 anak karena anak patuh dalam konsumsi ARV. Jumlah anak yang meninggal dari tahun 2012-2015 sebanyak 4 anak, disebabkan anak tersebut kurang patuh terhadap terapi ARV dan kurangnya dukungan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik terapi ARV pada ODHA Anak yang dilakukan oleh keluarga di Kabupaten Grobogan, menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian adalah keluarga yang merawat ODHA Anak dengan jumlah 6 orang. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, semua informan (6 Informan 100%) memiliki pengetahuan tentang HIV/AIDS yang cukup baik, keluarga dari ODHA Anak bersikap baik, dukungan yang diberikan berupa nasehat agar anak rutin melakukan terapi. Semua informan merasa dukungan dari Petugas Kesehatan cukup baik, berupa nasehat dan memberikan reward pada anak, agar anak tetap patuh melakukan terapi ARV. Simpulan penelitian ini yaitu semua informan memiliki pengetahuan yang cukup baik tentang HIV/AIDS dan dukungan baik didapatkan oleh ODHA Anak dari keluarga dan petugas kesehatan.&amp;nbsp;
Kata Kunci: HIV/AIDS pada Anak, Terapi ARV
Children with HIV/AIDS in Grobogan from 2012-2015 were 32 children with age 0-15 years old. In 2012 were 4, 2013 were 8, 2014 were 13, and in 2015 were 7 children. Children who can survive in 2012-2015 was 28 children because their adherence of ARV. Children who died with HIV/AIDS was 4 children, based on the results of the study children are less obedient of ARV becase they had not good support from their families. The purpose of this study is to describe practice overview of ARV therapy committed by families in Grobogan regency for children with HIV/AIDS, using descriptive qualitative method. The research’s informant was family who take care of child ODHAs which consists of 6 children. Technique of collecting data in this study was in-depth interview. The result of this study showed that all of the informants had good knowledge about HIV/AIDS. The informants explained that family from child ODHAs shows good attitude and supported children by giving an advice so that they took routine therapy. The whole informants felt that health service’s support is good by giving advices and rewards so that children obediently took ARV therapy. The conclusion is all informants have good knowledge about HIV/AIDS and child ODHAs got good supports from their family and health service.
Keywords: HIV/AIDS in children, ARV therapy</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-05-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/13997</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA; 39-48</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/13997/7766</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>