Kabupaten Boyolali merupakan salah satu kabupaten endemik antraks di Jawa Tengah. Kasus antraks di Boyolali terus berulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara faktor lingkungan fisik dengan kejadian antraks di Boyolali. Desain penelitian ini adalah studi ekologi dengan pendekatan spasial dan dengan populasi subyek penelitian 49 (21 antraks manusia dan 28 antraks hewan). Penelitian dilakukan 1 Agustus menggunakan lembar observasi, citra Landsat & DEM, dan aplikasi GPS. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat.Variabel yang signifikan adalah variabel ketinggian terhadap kejadian antraks manusia (p=0,001 dan r=-0,864) dan variabel kerapatan vegetasi terhadap kejadian antraks hewan (p=0,039 dan r=0,6). Ada korelasi antara ketinggian terhadap kejadian antraks manusia dan kerapatan vegetasi terhadap kejadian antraks hewan.
Collaboration network of the authors
18 authors ·
20 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.