Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pernikahan Usia Remaja dan Risiko terhadap Kejadian BBLR di Kabupaten Kendal

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 5 No. 4 (2021) · pp. 569–576

DOI
10.15294/higeia.v5i4.50194
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Published
2021-12-11
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Abstrak Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan menyatakan bahwa batas minimal usia menikah baik pria maupun wanita adalah 19 tahun. Wanita yang menikah di usia kurang dari 19 tahun berakibat mengalami kehamilan remaja dan berisiko melahirkan bayi BBLR. Berdasarkan data statistik pemuda Jawa Tengah, pada tahun 2019 di terdapat 40,45% pemuda di Kabupaten Kendal melakukan perkawinan. Kasus BBLR di Kabupaten Kendal tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 3,2% dari tahun 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pernikahan usia remaja dan risiko terhadap kejadian BBLR di Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan data sekunder sebanyak 579 data kelahiran primigravida tahun 2020-2021 di Kabupaten Kendal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p value variabel <0,05 (p = 0,001). Terdapat 18,92% remaja yang menikah pada saat usia <19 tahun melahirkan bayi dengan kondisi berat lahir <2500 gram atau BBLR. Simpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara pernikahan usia remaja dengan kejadian BBLR. Abstract Based on the Law of the Republic of Indonesia Number 16 of 2019 concerning Marriage, minimum age for marriage is 19 years. Women who marry at the age of less than 19 years are risk of giving birth to LBW. Based on Central Java youth statistics, in 2019 there were 40.45% of youth in Kendal Regency married. LBW cases in Kendal in 2019 increased by 3.2% from 2018. The purpose of this study was to determine association between adolescent marriage and the risk of LBW in Kendal Regency. This study used a crosssectional design with a quantitative approach and used secondary data of 579 primigravida births in 2020-2021 in Kendal Regency. The results of this study indicate that the p value of variable <0.05 (p = 0.001). There were 18.92% of adolescents who married at the age of <19 years gave birth to a baby with birth weight condition <2500 grams or LBW. The conclusion of this study is there is an association between adolescent marriage and the LBW. Keywords: Low Birth Weight, Teenage Marriage

Collaboration network of the authors

40 authors · 67 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arulita Ika FibrianaAffiliation unknown3
Putri Nur TamallaAffiliation unknown2
Mahalul AzamAffiliation unknown2
Triana Ayu HapsariAffiliation unknown1
Elisa Happy AmaliaAffiliation unknown1
Andita KusumaningrumAffiliation unknown1
Gita DheasabelAffiliation unknown1
Maria IndrianaAffiliation unknown1
Hauna Anja RamadhantyAffiliation unknown1
Hamimah HamimahAffiliation unknown1
Lu'luk Ni'matutstsaniaAffiliation unknown1
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Irwan BudionoAffiliation unknown1
Lukman FauziAffiliation unknown1
Maulina IstighfarohAffiliation unknown1
Zahra Amalia GardynaAffiliation unknown1
Anna NugrahaniAffiliation unknown1
Dita ErvianaAffiliation unknown1
Herry KoesyantoAffiliation unknown1
Sifa Ul JanahAffiliation unknown1
Alfi NurjanahAffiliation unknown1
Frimadewi Kharisma Pradani PHAffiliation unknown1
Hikmah Ayu IsnadiaAffiliation unknown1
Adinda Yustika SeftianiAffiliation unknown1
Sholihatul MukarromahAffiliation unknown1
Yunita Kristina KambuAffiliation unknown1
Vinna Fitri Anis AnnisaAffiliation unknown1
Sofi AstriantiAffiliation unknown1
Arumia Prasya AtikassyifaAffiliation unknown1
Kurnia RahmawatiAffiliation unknown1
Novia Tri WardaniAffiliation unknown1
Ayu Nabiha SeptiyaniAffiliation unknown1
Safira AlmadaniAffiliation unknown1
Anis KiswantiAffiliation unknown1
Yetik MarlindaAffiliation unknown1
Maskuniawan MaskuniawanAffiliation unknown1
Rizqi FarasariAffiliation unknown1
Sugiharto SugihartoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pernikahan Usia Remaja dan Risiko terhadap Kejadian BBLR di Kabupaten Kendal</dc:title>
	<dc:creator>Widyastuti, Asti</dc:creator>
	<dc:creator>Azinar, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan menyatakan bahwa batas minimal usia menikah baik pria maupun wanita adalah 19 tahun. Wanita yang menikah di usia kurang dari 19 tahun berakibat mengalami kehamilan remaja dan berisiko melahirkan bayi BBLR. Berdasarkan data statistik pemuda Jawa Tengah, pada tahun 2019 di terdapat 40,45% pemuda di Kabupaten Kendal melakukan perkawinan. Kasus BBLR di Kabupaten Kendal tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 3,2% dari tahun 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pernikahan usia remaja dan risiko terhadap kejadian BBLR di Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan data sekunder sebanyak 579 data kelahiran primigravida tahun 2020-2021 di Kabupaten Kendal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p value variabel &amp;lt;0,05 (p = 0,001). Terdapat 18,92% remaja yang menikah pada saat usia &amp;lt;19 tahun melahirkan bayi dengan kondisi berat lahir &amp;lt;2500 gram atau BBLR. Simpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara pernikahan usia remaja dengan kejadian BBLR.
Abstract
Based on the Law of the Republic of Indonesia Number 16 of 2019 concerning Marriage, minimum age for marriage is 19 years. Women who marry at the age of less than 19 years are risk of giving birth to LBW. Based on Central Java youth statistics, in 2019 there were 40.45% of youth in Kendal Regency married. LBW cases in Kendal in 2019 increased by 3.2% from 2018. The purpose of this study was to determine association between adolescent marriage and the risk of LBW in Kendal Regency. This study used a crosssectional design with a quantitative approach and used secondary data of 579 primigravida births in 2020-2021 in Kendal Regency. The results of this study indicate that the p value of variable &amp;lt;0.05 (p = 0.001). There were 18.92% of adolescents who married at the age of &amp;lt;19 years gave birth to a baby with birth weight condition &amp;lt;2500 grams or LBW. The conclusion of this study is there is an association between adolescent marriage and the LBW.
Keywords:&amp;nbsp;Low Birth Weight, Teenage Marriage 
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/50194</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v5i4.50194</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021; 569-576</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v5i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/50194/20534</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>