Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Determinan Pemberian MP-ASI Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Bringin

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 4 No. 2 (2024) · pp. 125–134

DOI
10.15294/ijphn.v4i2.9679
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Published
2024-07-28
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia 2019, cakupan ASI eksklusif di Indonesia tahun 2019 sebesar 67,74%. Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Semarang tahun 2020 sebesar 56,7% dengan persentase terendah sebesar 22,6% yaitu Puskesmas Bringin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja Puskesmas Bringin, Kab. Semarang.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan case control. Jumlah sampel 40 kasus dan 40 kontrol menggunakan teknik cluster sampling dan purposive sampling. Variabel bebas terdiri dari usia ibu, paritas, pengetahuan, pendidikan, sosial ekonomi, mitos, kelancaran produksi ASI, dan pekerjaan ibu. Variabel terikat yaitu pemberian MP-ASI dini. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji chi square atau uji fisher dan uji regresi logistik.Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan usia ibu (p=0,002), pengetahuan (p=0,006), pendidikan (p=0,000), mitos (p=0,029), kelancaran produksi ASI (p=0,001), pekerjaan ibu (p=0,002), paritas (p=0,237), dan sosial ekonomi (p=0,805). Variabel yang paling berpengaruh adalah kelancaran produksi ASI (p=0,001).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia ibu, pengetahuan, pendidikan, mitos, kelancaran produksi ASI, dan pekerjaan ibu dengan pemberian MP-ASI dini. Tidak terdapat hubungan antara paritas dan sosial ekonomi dengan pemberian MP-ASI dini. Kelancaran produksi ASI merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pemberian MP-ASI dini.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 100 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Intan ZainafreeAffiliation unknown2
Irwan BudionoAffiliation unknown2
Araniya Hadiza BuanAffiliation unknown1
Devita Meksi Liana SariAffiliation unknown1
Aprilia Nurul MulyanaAffiliation unknown1
Kesya DesmartaAffiliation unknown1
Syahrina Maulida MajidAffiliation unknown1
Ika Parsi Saputri SaputriAffiliation unknown1
Lutfi MuzaqiAffiliation unknown1
Zulfa AyuningsihAffiliation unknown1
Kartika Dian PertiwiAffiliation unknown1
Ismi Elya WirdatiAffiliation unknown1
Cong Yoke MingAffiliation unknown1
Ayu MelindaAffiliation unknown1
Nur Atik UmamiAffiliation unknown1
Intan Rohmah NadiyahAffiliation unknown1
Laela MulyanaAffiliation unknown1
Ainun SafitriAffiliation unknown1
Nurma Astrid UtamiAffiliation unknown1
Aulia ShabrinaAffiliation unknown1
Anggita NurmallasariAffiliation unknown1
Ade Nurul Sulis SetianingsihAffiliation unknown1
Munifa MajdiyyahAffiliation unknown1
Padilla Nur UtamiAffiliation unknown1
Andrea Siti ZhafiraAffiliation unknown1
Sri Ratna RahayuAffiliation unknown1
Aufiena Nur Ayu MerzistyaAffiliation unknown1
Habibah Yulia RestiAffiliation unknown1
Erli WidiastutiAffiliation unknown1
Salsabila Kinaya PraninditaAffiliation unknown1
Zuyyinatun MuflikhahAffiliation unknown1
Chatila MaharaniAffiliation unknown1
Elsa MutiaraAffiliation unknown1
Ari YuniastutiState University of Semarang1
Oktia Woro Kasmini HandayaniAffiliation unknown1
Anita Dyah ListyariniAffiliation unknown1
Elisa ElisaAffiliation unknown1
Eprami Mukti WibawaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Determinan Pemberian MP-ASI Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Bringin</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fatma, Adelia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Farida, Eko</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Determinant</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">complementary food</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia 2019, cakupan ASI eksklusif di Indonesia tahun 2019 sebesar 67,74%. Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Semarang tahun 2020 sebesar 56,7% dengan persentase terendah sebesar 22,6% yaitu Puskesmas Bringin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja Puskesmas Bringin, Kab. Semarang.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan case control. Jumlah sampel 40 kasus dan 40 kontrol menggunakan teknik cluster sampling dan purposive sampling. Variabel bebas terdiri dari usia ibu, paritas, pengetahuan, pendidikan, sosial ekonomi, mitos, kelancaran produksi ASI, dan pekerjaan ibu. Variabel terikat yaitu pemberian MP-ASI dini. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji chi square atau uji fisher dan uji regresi logistik.Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan usia ibu (p=0,002), pengetahuan (p=0,006), pendidikan (p=0,000), mitos (p=0,029), kelancaran produksi ASI (p=0,001), pekerjaan ibu (p=0,002), paritas (p=0,237), dan sosial ekonomi (p=0,805). Variabel yang paling berpengaruh adalah kelancaran produksi ASI (p=0,001).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia ibu, pengetahuan, pendidikan, mitos, kelancaran produksi ASI, dan pekerjaan ibu dengan pemberian MP-ASI dini. Tidak terdapat hubungan antara paritas dan sosial ekonomi dengan pemberian MP-ASI dini. Kelancaran produksi ASI merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pemberian MP-ASI dini.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/9679</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v4i2.9679</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol. 4 No. 2 (2024); 125-134</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/9679/984</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
</oai_dc:dc>