Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Faktor yang Berhubungan dengan self-care pada Lansia Hipertensi Berdasarkan Teori Health Belief Model

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 6 No. 1 (2026) · pp. 86–97

DOI
10.15294/ijphn.v6i1.48767
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Published
2026-07-30
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Perilaku perawatan diri (self-care) pada lansia penderita hipertensi masih tergolong rendah, terutama pada kelompok yang tinggal di panti sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konstruk Health Belief Model (HBM) dengan perilaku self-care pada lansia hipertensi di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) Pucang Gading Semarang. Metode: Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional melibatkan 32 responden yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 47 lansia hipertensi. Variabel independen adalah konstruk HBM (persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, efikasi diri, dan isyarat untuk bertindak), sedangkan variabel dependen adalah perilaku self-care pada lansia hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan H-SCALE dan kuesioner kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square (α=0,05). Hasil: Sebanyak 62,5% responden memiliki perilaku self-care yang rendah. Seluruh enam konstruk HBM berhubungan secara signifikan dengan self-care: persepsi kerentanan (p=0,002; PR=3,11), persepsi keseriusan (p=0,003; PR=2,64), persepsi manfaat (p=0,006; PR=2,38), persepsi hambatan (p=0,011; PR=2,33), efikasi diri (p=0,001; PR=3,0), dan isyarat untuk bertindak (p=0,001; PR=3,87). Kesimpulan: Seluruh konstruk HBM berhubungan signifikan dengan perilaku self-care pada lansia hipertensi. Temuan ini mendukung pengembangan intervensi berbasis HBM yang mencakup edukasi kesehatan, penguatan efikasi diri, dan pemberian stimulus perilaku sehat yang berkelanjutan di panti wreda untuk meningkatkan self-care pada lansia hipertensi di lingkungan panti sosial.

Keywords

Collaboration network of the authors

35 authors · 49 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Oktia Woro Kasmini HState University of Semarang1
Bambang Budi RaharjoState University of Semarang1
Efa NugrohoState University of Semarang1
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang1
Janu PurwonoState University of Semarang1
Dyah Mahendrasari SukendraState University of Semarang1
Yunita Dyah Puspita SantikState University of Semarang1
Devita Uzlah SibaraniState University of Semarang1
Sherly GusnawanState University of Semarang1
Hermi Nur LaelaState University of Semarang1
Cahyani Wulan SuciState University of Semarang1
Adzra Syifa AndhiniState University of Semarang1
Akhmad Samsu DukhaState University of Semarang1
Citra Indah SariState University of Semarang1
Raudya Kamillia InsaniState University of Semarang1
Sipa AlfitrianState University of Semarang1
Vicky Vidira Sukma JeniState University of Semarang1
Azizul Wildan RamadhaniState University of Semarang1
Afifa Ghina AthayaState University of Semarang1
Risqi Ayu SafitriState University of Semarang1
Zubaidah Puan ElsyahAffiliation unknown1
Iin ArdianaState University of Semarang1
Erika FebriaraState University of Semarang1
Hanna Damai YolandaState University of Semarang1
Afi Elsha VeryanaState University of Semarang1
Ade Irma SusilowardaniState University of Semarang1
Intan NaomiState University of Semarang1
Marliyana PuspitadiniState University of Semarang1
Nike Nuarissa ClaudianaState University of Semarang1
Masyitoh MasyitohState University of Semarang1
Muhammad FatihunnajahState University of Semarang1
Ray Setha Sparis ArgadiState University of Semarang1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Faktor yang Berhubungan dengan self-care pada Lansia Hipertensi Berdasarkan Teori Health Belief Model</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Jamila</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hermawati, Bertakalswa </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Budiono, Irwan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Health Belief Model</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hipertensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Self-care</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Perilaku perawatan diri (self-care) pada lansia penderita hipertensi masih tergolong rendah, terutama pada kelompok yang tinggal di panti sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konstruk Health Belief Model  (HBM) dengan perilaku self-care pada lansia hipertensi di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) Pucang Gading Semarang.
Metode: Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional melibatkan 32 responden yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 47 lansia hipertensi. Variabel independen adalah konstruk HBM (persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, efikasi diri, dan isyarat untuk bertindak), sedangkan variabel dependen adalah perilaku self-care pada lansia hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan H-SCALE dan kuesioner kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square (α=0,05).
Hasil: Sebanyak 62,5% responden memiliki perilaku  self-care yang rendah. Seluruh enam konstruk HBM berhubungan secara signifikan dengan self-care: persepsi kerentanan (p=0,002; PR=3,11), persepsi keseriusan (p=0,003; PR=2,64), persepsi manfaat (p=0,006; PR=2,38), persepsi hambatan (p=0,011; PR=2,33), efikasi diri (p=0,001; PR=3,0), dan isyarat untuk bertindak (p=0,001; PR=3,87).
Kesimpulan: Seluruh konstruk HBM berhubungan signifikan dengan perilaku self-care pada lansia hipertensi. Temuan ini mendukung pengembangan intervensi berbasis HBM yang mencakup edukasi kesehatan, penguatan efikasi diri, dan pemberian stimulus perilaku sehat yang berkelanjutan di panti wreda untuk meningkatkan self-care pada lansia hipertensi di lingkungan panti sosial.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2026-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/48767</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v6i1.48767</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol. 6 No. 1 (2026); 86-97</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/48767/11055</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
</oai_dc:dc>