Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Perilaku Ibu dalam Pemberian Isoniazid untuk Pencegahan Penularan Tuberkulosis Anak

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 1 No. 3 (2021) · pp. 679–686

DOI
10.15294/ijphn.v1i3.49000
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Published
2021-12-30
Publisher
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Latar Belakang: Kejadian tuberkulosis anak usia 0-4 tahun di Puskesmas Telogosari Wetan tertinggi diantara semua Puskesmas Kota Semarang, dari 10 kasus naik menjadi 24 kasus ditahun 2019. Pemberian PP INH di wilayah kerja Puskesmas Telogosari Wetan sebanyak 2 anak. Anak yang tinggal serumah dengan penderita BTA(+) mempunyai resiko lebih besar menderita TB. 50% anak yang menderita TB di wilayah kerja Puskesmas Telogosari Wetan merupakan anak yang kontak serumah dan tidak mendapatkan PP INH. Tujuan penelitian ini menganalisis perilaku ibu dalam pemberian obat isoniazid untuk pencegahan penularan tuberkulosis anak 0-4 tahun. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desainkualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdri dari 2 informan utama dan 5 informan triangulasi. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kemudian data dianalisis data dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil: pengetahuan ibu cukup baik, keyakinan baik, konsekuensi baik, persepsi baik, motivasi baik, norma masyarakat baik, dan perilaku baik. Kesimpulan: Perilaku ibu dalam pemberian isoniazid untuk pencegahan penularan TB anak masih kurang baik dan perlu ditingkatkan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 81 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Efa NugrohoAffiliation unknown3
Bambang Budi RaharjoAffiliation unknown2
Annisa Novanda Maharani UtamiAffiliation unknown2
Bertakalswa HermawatiAffiliation unknown2
Evi WidowatiAffiliation unknown2
Oktia Woro Kasmini HandayaniAffiliation unknown2
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Rita AndayaniAffiliation unknown1
Susi Dwi Maret TatiAffiliation unknown1
Ayu Imade RosdianaAffiliation unknown1
Aminatuz ZuhriyahAffiliation unknown1
Aniesah AmieratunnisaAffiliation unknown1
Naili Akrima FaradisAffiliation unknown1
Khusnuddin KhusnuddinAffiliation unknown1
Mmustafa Daru AffandiAffiliation unknown1
Irwan BudionoAffiliation unknown1
Lukman FauziAffiliation unknown1
Muhammad AzinarAffiliation unknown1
Maulina IstighfarohAffiliation unknown1
Zahra Amalia GardynaAffiliation unknown1
Anna NugrahaniAffiliation unknown1
Yulia SantiAffiliation unknown1
Ratna AnjelikaAffiliation unknown1
Septiana Rahma SantiAffiliation unknown1
Diva Nadia H. SakkaAffiliation unknown1
Linuria Asra LailyAffiliation unknown1
Hayu Retno ParamestiAffiliation unknown1
Rico Novian YuswantoroAffiliation unknown1
Annisa Vira Nurul MutoharohAffiliation unknown1
Fika Khikma FianaAffiliation unknown1
Hamidah LismianaAffiliation unknown1
Nur Aini AnisaAffiliation unknown1
Hikmah Resti UlfianaAffiliation unknown1
Nazla Nuril IlmiAffiliation unknown1
Qurrotu AinyAffiliation unknown1
Azi RiskiyantoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perilaku Ibu dalam Pemberian Isoniazid untuk Pencegahan Penularan Tuberkulosis Anak</dc:title>
	<dc:creator>S, Priskila Ayu Pratama</dc:creator>
	<dc:creator>Indarjo, Sofwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Kejadian tuberkulosis anak usia 0-4 tahun di Puskesmas Telogosari Wetan tertinggi diantara semua Puskesmas Kota Semarang, dari 10 kasus naik menjadi 24 kasus ditahun 2019. Pemberian PP INH di wilayah kerja Puskesmas Telogosari Wetan sebanyak 2 anak. Anak yang tinggal serumah dengan penderita BTA(+) mempunyai resiko lebih besar menderita TB. 50% anak yang menderita TB di wilayah kerja Puskesmas Telogosari Wetan merupakan anak yang kontak serumah dan tidak mendapatkan PP INH. Tujuan penelitian ini menganalisis perilaku ibu dalam pemberian obat isoniazid untuk pencegahan penularan tuberkulosis anak 0-4 tahun. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desainkualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdri dari 2 informan utama dan 5 informan triangulasi. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kemudian data dianalisis data dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil : pengetahuan ibu cukup baik, keyakinan baik, konsekuensi baik, persepsi baik, motivasi baik, norma masyarakat baik, dan perilaku baik. Kesimpulan: Perilaku ibu dalam pemberian isoniazid untuk pencegahan penularan TB anak masih kurang baik dan perlu ditingkatkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/49000</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v1i3.49000</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue; 679-686</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/49000/20789</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>