Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Determinan Perubahan Kadar CD4 pada Orang Dengan HIV/AIDS Koinfeksi TB

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 1 No. 3 (2021) · pp. 479–490

DOI
10.15294/ijphn.v1i3.49055
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Published
2021-12-30
Publisher
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Latar Belakang: Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa tuberkulosis masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada ODHA sebesar 25%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan atau faktor yang mempengaruhi perubahan kadar CD4 pada ODHA koinfeksi TB di RSUD Kota Bandung. Metode: Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan atau desain penelitian yang digunakan adalah cohort retrospektif. Jumlah sampel yang ditetapkan sebesar 77 sampel. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah register dan rekam medis pasien. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan perangkat lunak pengolah data yaitu SPSS. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa usia (RR=1,050; CI 95%=0,366-3,016; dan p=0,928), jenis kelamin (RR= 0,810; CI 95%= 0,718-0,913; dan p=0,109), status kerja (RR=0,806; CI 95%=0,714-0,911; dan p=0,109), jumlah CD4 awal (RR=0,240; CI 95%= 0,080-0,723; dan p=0,015), stadium klinis (RR=0,750; CI 95%=0,266-2,117; p=0,586), kepatuhan konsumsi OAT (RR=1,076; CI 95%=0,166-6,979; dan p=1,00), kepatuhan ART (RR=2,000; CI 95%=0,640-6,264, dan p=0,363), lama ART (RR=0,803; CI 95%=0,709-0,909, dan p=0,062). Kesimpulan: Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jumlah CD4 awal terhadap perubahan kadar CD4 pada ODHA koinfeksi TB di RSUD Kota Bandung. Sementara tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, status kerja, stadium klinis, kepatuhan konsumsi OAT, kepatuhan ART, dan lama ART terhadap perubahan kadar CD4 pada ODHA koinfeksi TB di RSUD Kota Bandung.

Collaboration network of the authors

40 authors · 141 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aufiena Nur Ayu MerzistyaAffiliation unknown4
Fitri IndrawatiAffiliation unknown3
Lukman FauziAffiliation unknown3
Ari YuniastutiState University of Semarang3
Luqman AlwiAffiliation unknown2
Diah Rahmah PermatasariAffiliation unknown2
Anisa Yulia NafsiAffiliation unknown2
Hima Sakina FirdhausyAffiliation unknown2
Amelia Fitra KhasanahAffiliation unknown2
Salsabila Kinaya PraninditaAffiliation unknown2
Zuyyinatun MuflikhahAffiliation unknown2
Widya Hary CahyatiAffiliation unknown2
Palgunadi PalgunadiAffiliation unknown1
Annisa Aulia SavitriAffiliation unknown1
Ikhsan RamadhanAffiliation unknown1
Jacklyn Mahardeka Putri ShermanAffiliation unknown1
Nasywa Vebhe PranandariAffiliation unknown1
Widya Kusuma WardhaniAffiliation unknown1
Jemima Pradipta ApituleyAffiliation unknown1
Yuli YanaAffiliation unknown1
Dini Eka AnggraeniAffiliation unknown1
Alfina Dewi NugrahanyAffiliation unknown1
Devi TriandariAffiliation unknown1
Evi WidowatiAffiliation unknown1
Al Asyhar Aahyu AzadyAffiliation unknown1
Nur SiyamAffiliation unknown1
Maulina IstighfarohAffiliation unknown1
Retno WulandariAffiliation unknown1
Eky Fadhildansyah AzharAffiliation unknown1
Nur WahidahAffiliation unknown1
Sumarti SumartiAffiliation unknown1
Legal Yuniar SabrinaAffiliation unknown1
Amilaa Rodhiyana ZaenAffiliation unknown1
Sultan Aulia RahmatAffiliation unknown1
Asyifa Rahma TrisnaningsihAffiliation unknown1
Fania Rizky RamadianiAffiliation unknown1
Nadiya Arawinda AndarAffiliation unknown1
A Made Dea Rona AlmasAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Determinan Perubahan Kadar CD4 pada Orang Dengan HIV/AIDS Koinfeksi TB</dc:title>
	<dc:creator>Aulia, Atika</dc:creator>
	<dc:creator>Rahayu, Sri Ratna</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa tuberkulosis masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada ODHA sebesar 25%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan atau faktor yang mempengaruhi perubahan kadar CD4 pada ODHA koinfeksi TB di RSUD Kota Bandung. Metode: Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan atau desain penelitian yang digunakan adalah cohort retrospektif. Jumlah sampel yang ditetapkan sebesar 77 sampel. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah register dan rekam medis pasien. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan perangkat lunak pengolah data yaitu SPSS. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa usia (RR=1,050; CI 95%=0,366-3,016; dan p=0,928), jenis kelamin (RR= 0,810; CI 95%= 0,718-0,913; dan p=0,109), status kerja (RR=0,806; CI 95%=0,714-0,911; dan p=0,109), jumlah CD4 awal (RR=0,240; CI 95%= 0,080-0,723; dan p=0,015), stadium klinis (RR=0,750; CI 95%=0,266-2,117; p=0,586), kepatuhan konsumsi OAT (RR=1,076; CI 95%=0,166-6,979; dan p=1,00), kepatuhan ART (RR=2,000; CI 95%=0,640-6,264, dan p=0,363), lama ART (RR=0,803; CI 95%=0,709-0,909, dan p=0,062). Kesimpulan: Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jumlah CD4 awal terhadap perubahan kadar CD4 pada ODHA koinfeksi TB di RSUD Kota Bandung. Sementara tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, status kerja, stadium klinis, kepatuhan konsumsi OAT, kepatuhan ART, dan lama ART terhadap perubahan kadar CD4 pada ODHA koinfeksi TB di RSUD Kota Bandung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/49055</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v1i3.49055</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue; 479-490</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/49055/20767</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>