Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja Sektor Informal

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 2 No. 1 (2022) · pp. 102–111

DOI
10.15294/ijphn.v2i1.51232
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Published
2022-03-31
Publisher
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Latar Belakang: Pabrik Es Tirta Agung merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor informal dan sudah berdiri sejak tahun 1985. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan terhadap 5 sampel pekerja menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM), didapatkan hasil bahwa 90% pekerja dikategorikan mengalami keluhan MSDs tinggi, yang dimana tenaga kerja mengeluh adanya nyeri atau sakit pada otot lengan bagian atas dan pinggang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal di Pabrik Es Tirta Agung. Metode: Jenis penelitian ini adalah desktiptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil uji Chi-square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal adalah usia (p=0,021), masa kerja (p=0,011) dan postur kerja (p=0,001). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah IMT (p=0,313) dan kebugaran jasmani (p=0,137). Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal di Pabrik Es Tirta Agung adalah usia, masa kerja dan postur kerja. Maka perlu disarankan adanya pencegahan preventif terhadap keluhan muskuloskeletal di tempat kerja.

Collaboration network of the authors

40 authors · 70 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Evi WidowatiAffiliation unknown6
Risa Anggita PutriAffiliation unknown4
Ummi Nur Laila SulistyaniAffiliation unknown3
Hanif Satria FebrianandaAffiliation unknown3
Lugas Yan PrastowoAffiliation unknown2
Aza Putri AnisaAffiliation unknown2
Ayu Fadilah WahidAffiliation unknown2
Lutfi MuzaqiAffiliation unknown2
Fitri IndrawatiAffiliation unknown1
Laela FitrianaAffiliation unknown1
Dinda Nur SyakbaniaAffiliation unknown1
Muhammad Satria Adi RachimAffiliation unknown1
Bambang WahyonoAffiliation unknown1
Lidia Sarah FairyoAffiliation unknown1
Yunita Dyah Puspita SantikAffiliation unknown1
Renita MuzalfahAffiliation unknown1
Miranda mirandaAffiliation unknown1
Avilia Ayu Setyo BudiAffiliation unknown1
Sugiharto SugihartoAffiliation unknown1
Herry KoesyantoAffiliation unknown1
Eko HarjantoAffiliation unknown1
Nia Noor SafitriAffiliation unknown1
Ulfa Laela FarhatiAffiliation unknown1
Raihan Kenang TiasnaAffiliation unknown1
Sinta Nirawati DewiAffiliation unknown1
Sherli Jesinata SafitriAffiliation unknown1
Nizham Al MulkAffiliation unknown1
Violindra AmaliaAffiliation unknown1
Oky Aristantiko PutraAffiliation unknown1
Wulan Dwi LestariAffiliation unknown1
Dicky DarmawanInstitut Teknologi Nasional Bandung1
Toriq FaturahmanAffiliation unknown1
Laili Meiranda MahlithosikhaAffiliation unknown1
Junio Agam MahendraAffiliation unknown1
Rr. Nirmala Ficky SebrinaAffiliation unknown1
Bagas AriyantoAffiliation unknown1
Nur Kholipah YuniatiAffiliation unknown1
Hizkia Aldo CheisarioAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja Sektor Informal</dc:title>
	<dc:creator>Dwiseptianto, Ryan Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Anik Setyo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Pabrik Es Tirta Agung merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor informal dan sudah berdiri sejak tahun 1985. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan terhadap 5 sampel pekerja menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM), didapatkan hasil bahwa 90% pekerja dikategorikan mengalami keluhan MSDs tinggi, yang dimana tenaga kerja mengeluh adanya nyeri atau sakit pada otot lengan bagian atas dan pinggang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal di Pabrik Es Tirta Agung. Metode: Jenis penelitian ini adalah desktiptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil uji Chi-square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal adalah usia (p=0,021), masa kerja (p=0,011) dan postur kerja (p=0,001). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah IMT (p=0,313) dan kebugaran jasmani (p=0,137). Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal di Pabrik Es Tirta Agung adalah usia, masa kerja dan postur kerja. Maka perlu disarankan adanya pencegahan preventif terhadap keluhan muskuloskeletal di tempat kerja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2022-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/51232</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v2i1.51232</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 2 No 1 (2022): Regular Issue; 102-111</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/51232/21731</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>