Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Perilaku Kader TB dalam Penemuan Suspek TB selama Pandemi Covid-19 di Puskesmas Pejagoan

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 2 No. 2 (2022) · pp. 186–193

DOI
10.15294/ijphn.v2i2.52907
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Published
2022-07-30
Publisher
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kasus covid-19 dan status zona merah di Pejagoan berdampak buruk pada upaya penangulangan TB. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa CDR TB menurun secara signifikan dari 21% di tahun 2019 menjadi 4% di tahun 2020. Penemuan suspek TB oleh kader tahun 2020 sebanyak 22 suspek (17,5%) dari 161 suspek yang diperiksa.Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kader TB dalam penemuan suspek TB selama pandemi covid-19 di Puskesmas Pejagoan.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 77 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Variabel bebas yang diteliti yaitu pengetahuan, keyakinan, sarana kesehatan, zonasi wilayah, dukungan masyarakat, dan dukungan petugas kesehatan. Variabel terikat yang diteliti yaitu perilaku kader TB dalam penemuan suspek TB selama pandemi covid-19. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil: faktor yang berhubungan dengan perilaku kader TB dalam penemuan suspek TB yaitu pengetahuan (p = 0,044), keyakinan (p = 0,019), sarana kesehatan (p = 0,029), zonasi wilayah (p = 0,004), dukungan masyarakat (p = 0,018), dan dukungan petugas kesehatan (p = 0,038).Kesimpulan: Perlu adanya upaya peningkatan ketersediaan sarana kesehatan dan dukungan petugas kesehatan untuk kader TB.

Collaboration network of the authors

40 authors · 81 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Efa NugrohoAffiliation unknown3
Bambang Budi RaharjoAffiliation unknown2
Annisa Novanda Maharani UtamiAffiliation unknown2
Bertakalswa HermawatiAffiliation unknown2
Evi WidowatiAffiliation unknown2
Oktia Woro Kasmini HandayaniAffiliation unknown2
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Rita AndayaniAffiliation unknown1
Susi Dwi Maret TatiAffiliation unknown1
Ayu Imade RosdianaAffiliation unknown1
Aminatuz ZuhriyahAffiliation unknown1
Aniesah AmieratunnisaAffiliation unknown1
Naili Akrima FaradisAffiliation unknown1
Khusnuddin KhusnuddinAffiliation unknown1
Mmustafa Daru AffandiAffiliation unknown1
Irwan BudionoAffiliation unknown1
Lukman FauziAffiliation unknown1
Muhammad AzinarAffiliation unknown1
Maulina IstighfarohAffiliation unknown1
Zahra Amalia GardynaAffiliation unknown1
Anna NugrahaniAffiliation unknown1
Yulia SantiAffiliation unknown1
Ratna AnjelikaAffiliation unknown1
Septiana Rahma SantiAffiliation unknown1
Diva Nadia H. SakkaAffiliation unknown1
Linuria Asra LailyAffiliation unknown1
Hayu Retno ParamestiAffiliation unknown1
Rico Novian YuswantoroAffiliation unknown1
Annisa Vira Nurul MutoharohAffiliation unknown1
Fika Khikma FianaAffiliation unknown1
Hamidah LismianaAffiliation unknown1
Nur Aini AnisaAffiliation unknown1
Hikmah Resti UlfianaAffiliation unknown1
Nazla Nuril IlmiAffiliation unknown1
Qurrotu AinyAffiliation unknown1
Azi RiskiyantoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perilaku Kader TB dalam Penemuan Suspek TB selama Pandemi Covid-19 di Puskesmas Pejagoan</dc:title>
	<dc:creator>Muthmainah, Muthmainah</dc:creator>
	<dc:creator>Indarjo, Sofwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Peningkatan kasus covid-19 dan status zona merah di Pejagoan berdampak buruk pada upaya penangulangan TB. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa CDR TB menurun secara signifikan dari 21% di tahun 2019 menjadi 4% di tahun 2020. Penemuan suspek TB oleh kader tahun 2020 sebanyak 22 suspek (17,5%) dari 161 suspek yang diperiksa.Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kader TB dalam penemuan suspek TB selama pandemi covid-19 di Puskesmas Pejagoan.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 77 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Variabel bebas yang diteliti yaitu pengetahuan, keyakinan, sarana kesehatan, zonasi wilayah, dukungan masyarakat, dan dukungan petugas kesehatan. Variabel terikat yang diteliti yaitu perilaku kader TB dalam penemuan suspek TB selama pandemi covid-19. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil: faktor yang berhubungan dengan perilaku kader TB dalam penemuan suspek TB yaitu pengetahuan (p = 0,044), keyakinan (p = 0,019), sarana kesehatan (p = 0,029), zonasi wilayah (p = 0,004), dukungan masyarakat (p = 0,018), dan dukungan petugas kesehatan (p = 0,038).Kesimpulan: Perlu adanya upaya peningkatan ketersediaan sarana kesehatan dan dukungan petugas kesehatan untuk kader TB.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/52907</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v2i2.52907</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue; 186-193</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/52907/23308</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>