Open access Journal
Kandungan Zat Besi, Vitamin C dan Aktivitas Antioksidan Kombinasi Jus Buah Bit dan Jambu Biji Merah sebagai Minuman Potensial Penderita Anemia
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 2 No. 3 (2022) · pp. 372–260
- ISSN
- 2776-9968, 2798-4265
- Published
- 2022-11-30
- Publisher
- Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
- Language
- eng
Abstract
Latar Belakang: Prevalensi anemia di Indonesia meningkat menjadi 48,9% pada tahun 2018 dengan kejadian anemia gizi besi pada tahun 2017 sebanyak 72,3%. Anemia gizi besi terjadi akibat kekurangan zat besi sehingga sintesis hemoglobin terganggu. Pencegahan dan pengendalian anemia gizi besi secara non farmakologis melalui konsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C yang mendukung penyerapan besi. Buah bit dan jambu biji merah kaya vitamin, mineral dan senyawa aktif, dapat dikonsumsi dalam bentuk jus dan berpotensi mencegah dan mengendalikan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan zat besi, vitamin C dan aktivtas antioksidan kombinasi jus buah bit dan jambu biji merah sebagai minuman potensial penderita anemia.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dengan uji laboratorium untuk mengetahui kandungan zat besi, vitamin C dan aktivitas antioksidan kombinasi jus buah bit dan jambu biji merah. Perbandingan buah bit dan jambu biji merah yaitu K1 (100%:0%), K2 (75%:25%), K3 (50%:50%) dan K4 (25%:75%). Analisis data kandungan zat besi, vitamin C dan aktivitas antioksidan dilakukan secara deskriptif.Hasil: Hasil uji kandungan zat besi formulasi K1, K2 dan K3 terdeteksi sangat kecil (<0,02 mg/kg) dan K4 1,3 mg/kg. Kandungan vitamin C K1, K2, K3 dan K4 yaitu 0,34 mg/g, 0,33 mg/g, 0,49 mg/g dan 0,63 mg/g. Aktivitas antioksidan dari yang paling rendah hingga tinggi adalah formulasi K1 10,19%, K2 11,51%, K3 13,23% dan K4 14,51%.Kesimpulan: Kombinasi jus buah bit dan jambu biji merah formulasi K4 merupakan kombinasi jus dengan kandungan zat besi, vitamin C dan aktivitas antioksidan tertinggi. Disimpulkan bahwa kombinasi jus buah bit dan jambu biji merah dapat dijadikan alternatif minuman yang berpotensi dalam mencegah dan mengendalikan anemia.
Collaboration network of the authors
22 authors · 31 co-authorship links · 9 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- State University of Semarang
- Walisongo State Islamic University
- Universitas Muhammadiyah Semarang
- Sultan Idris Education University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Araniya Hadiza Buan | State University of Semarang | 1 |
| Devita Meksi Liana Sari | State University of Semarang | 1 |
| Adelia Fatma | State University of Semarang | 1 |
| Aprilia Nurul Mulyana | State University of Semarang | 1 |
| Kesya Desmarta | State University of Semarang | 1 |
| Syahrina Maulida Majid | State University of Semarang | 1 |
| Ika Parsi Saputri Saputri | State University of Semarang | 1 |
| Lutfi Muzaqi | State University of Semarang | 1 |
| Zulfa Ayuningsih | Walisongo State Islamic University | 1 |
| Kartika Dian Pertiwi | Affiliation unknown | 1 |
| Ismi Elya Wirdati | Universitas Muhammadiyah Semarang | 1 |
| Cong Yoke Ming | Sultan Idris Education University | 1 |
| Nur Atik Umami | State University of Semarang | 1 |
| Intan Rohmah Nadiyah | State University of Semarang | 1 |
| Laela Mulyana | State University of Semarang | 1 |
| Ainun Safitri | State University of Semarang | 1 |
| Aulia Shabrina | State University of Semarang | 1 |
| Anggita Nurmallasari | State University of Semarang | 1 |
| Ade Nurul Sulis Setianingsih | State University of Semarang | 1 |
| Munifa Majdiyyah | State University of Semarang | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.