Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kegagalan ASI Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan oleh Ibu Primipara

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 2 No. 3 (2022) · pp. 357–364

DOI
10.15294/ijphn.v2i3.54221
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Published
2022-11-30
Publisher
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2019, jumlah Ibu Primipara di Puskesmas Gringsing II yaitu 90 orang. Jumlah ibu primipara yang gagal memberikan ASI eksklusif sebanyak 85 orang (94,40%), sedangkan yang berhasil memberikan ASI eksklusif sebanyak 5 orang (5,60%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan pemberian asi eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan oleh ibu primipara di Puskesmas Gringsing II.Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu primipara di Puskesmas Gringsing II, sedangkan jumlah sampel sebanyak 37 orang.Hasil: menunjukkan 9 variabel, yaitu pengetahuan (sig=0,011), pendidikan (sig=0,001), tingkat konsumsi makan (sig=0,015), sikap (sig=0,009), psikologi (sig=0,001), informasi yang diterima (sig=0,005), dukungan suami (sig=0,029), dukungan keluarga (sig=0,009), dan dukungan petugas kesehatan (sig=0,001), berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan oleh ibu primipara. Sedangkan 1 variabel, yaitu pekerjaan (sig=0,0798) tidak berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan oleh ibu primipara.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara 9 variabel terkait dan yang tidak terdapat hubungan antara 1 variabel dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan oleh ibu primipara di wilayah kerja Puskesmas Gringsing II

Collaboration network of the authors

40 authors · 62 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Triana Ayu HapsariAffiliation unknown1
Elisa Happy AmaliaAffiliation unknown1
Andita KusumaningrumAffiliation unknown1
Gita DheasabelAffiliation unknown1
Arulita Ika FibrianaAffiliation unknown1
Maria IndrianaAffiliation unknown1
Hauna Anja RamadhantyAffiliation unknown1
Hamimah HamimahAffiliation unknown1
Lu'luk Ni'matutstsaniaAffiliation unknown1
Asti WidyastutiAffiliation unknown1
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Irwan BudionoAffiliation unknown1
Lukman FauziAffiliation unknown1
Maulina IstighfarohAffiliation unknown1
Zahra Amalia GardynaAffiliation unknown1
Anna NugrahaniAffiliation unknown1
Putri Nur TamallaAffiliation unknown1
Dita ErvianaAffiliation unknown1
Herry KoesyantoAffiliation unknown1
Sifa Ul JanahAffiliation unknown1
Alfi NurjanahAffiliation unknown1
Frimadewi Kharisma Pradani PHAffiliation unknown1
Hikmah Ayu IsnadiaAffiliation unknown1
Adinda Yustika SeftianiAffiliation unknown1
Sholihatul MukarromahAffiliation unknown1
Yunita Kristina KambuAffiliation unknown1
Vinna Fitri Anis AnnisaAffiliation unknown1
Sofi AstriantiAffiliation unknown1
Arumia Prasya AtikassyifaAffiliation unknown1
Novia Tri WardaniAffiliation unknown1
Ayu Nabiha SeptiyaniAffiliation unknown1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Safira AlmadaniAffiliation unknown1
Anis KiswantiAffiliation unknown1
Yetik MarlindaAffiliation unknown1
Maskuniawan MaskuniawanAffiliation unknown1
Rizqi FarasariAffiliation unknown1
Mahalul AzamAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kegagalan ASI Eksklusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan oleh Ibu Primipara</dc:title>
	<dc:creator>Rahmawati, Kurnia</dc:creator>
	<dc:creator>Azinar, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Pada tahun 2019, jumlah Ibu Primipara di Puskesmas Gringsing II yaitu 90 orang. Jumlah ibu primipara yang gagal memberikan ASI eksklusif sebanyak 85 orang (94,40%), sedangkan yang berhasil memberikan ASI eksklusif sebanyak 5 orang (5,60%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan pemberian asi eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan oleh ibu primipara di Puskesmas Gringsing II.Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu primipara di Puskesmas Gringsing II, sedangkan jumlah sampel sebanyak 37 orang.Hasil: menunjukkan 9 variabel, yaitu pengetahuan (sig=0,011), pendidikan (sig=0,001), tingkat konsumsi makan (sig=0,015), sikap (sig=0,009), psikologi (sig=0,001), informasi yang diterima (sig=0,005), dukungan suami (sig=0,029), dukungan keluarga (sig=0,009), dan dukungan petugas kesehatan (sig=0,001), berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan oleh ibu primipara. Sedangkan 1 variabel, yaitu pekerjaan (sig=0,0798) tidak berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan oleh ibu primipara.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara 9 variabel terkait dan yang tidak terdapat hubungan antara 1 variabel dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan oleh ibu primipara di wilayah kerja Puskesmas Gringsing II</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2022-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/54221</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v2i3.54221</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 2 No 3 (2022): Special Issue; 357-364</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v2i3</dc:source>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>