Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Keluhan Muskuloskeletal Disorder Pada Pekerja Di PT. X

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 2 No. 3 (2022) · pp. 329–338

DOI
10.15294/ijphn.v2i3.55016
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Published
2022-11-30
Publisher
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Latar Belakang: Keluhan MSDs paling banyak diderita oleh tenaga kerja di Indonesia, yang juga didukung oleh hasil survei yang dilakukan terhadap 482 pekerja di 12 kabupaten/kota di Indonesia. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 50 orang responden di bagian produksi pada PT.X menunjukkan bahwa 25 responden (50%) tersebut mengalami ganguan muskoloskeletal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya keluhan musculoskeletal disorder pada pekerja bagian produksi di PT.X. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat yakni menggunakan uji chi square dengan uji alternatifnya yaitu uji Fisher. Hasil: Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal disorder di PT X adalah status gizi (p value= 0,006), riwayat penyakit (p value=0,040), sikap kerja (p value=0,004), dan kualitas tidur (p value=0,007). Saran penelitian ini adalah melakukan modifikasi pada alat yang digunakan pekerja.

Collaboration network of the authors

40 authors · 77 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Evi WidowatiAffiliation unknown10
Ummi Nur Laila SulistyaniAffiliation unknown4
Risa Anggita PutriAffiliation unknown4
Sugiharto SugihartoAffiliation unknown3
Herry KoesyantoAffiliation unknown3
Hanif Satria FebrianandaAffiliation unknown3
Lutfi MuzaqiAffiliation unknown3
Lugas Yan PrastowoAffiliation unknown2
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang2
Aza Putri AnisaAffiliation unknown2
Ayu Fadilah WahidAffiliation unknown2
Fitri IndrawatiAffiliation unknown1
Laela FitrianaAffiliation unknown1
Dinda Nur SyakbaniaAffiliation unknown1
Muhammad Satria Adi RachimAffiliation unknown1
Bambang WahyonoAffiliation unknown1
Lidia Sarah FairyoAffiliation unknown1
Yunita Dyah Puspita SantikAffiliation unknown1
Renita MuzalfahAffiliation unknown1
Miranda mirandaAffiliation unknown1
Avilia Ayu Setyo BudiAffiliation unknown1
Eko HarjantoAffiliation unknown1
Nia Noor SafitriAffiliation unknown1
Ulfa Laela FarhatiAffiliation unknown1
Raihan Kenang TiasnaAffiliation unknown1
Sinta Nirawati DewiAffiliation unknown1
Sherli Jesinata SafitriAffiliation unknown1
Nizham Al MulkAffiliation unknown1
Violindra AmaliaAffiliation unknown1
Oky Aristantiko PutraAffiliation unknown1
Wulan Dwi LestariAffiliation unknown1
Dicky DarmawanInstitut Teknologi Nasional Bandung1
Toriq FaturahmanAffiliation unknown1
Laili Meiranda MahlithosikhaAffiliation unknown1
Junio Agam MahendraAffiliation unknown1
Rr. Nirmala Ficky SebrinaAffiliation unknown1
Ryan Wahyu DwiseptiantoAffiliation unknown1
Bagas AriyantoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Keluhan Muskuloskeletal Disorder Pada Pekerja Di PT. X</dc:title>
	<dc:creator>Cheisario, Hizkia Aldo</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Anik Setyo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Keluhan MSDs paling banyak diderita oleh tenaga kerja di Indonesia, yang juga didukung oleh hasil survei yang dilakukan terhadap 482 pekerja di 12 kabupaten/kota di Indonesia. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 50 orang responden di bagian produksi pada PT.X menunjukkan bahwa 25 responden (50%) tersebut mengalami ganguan muskoloskeletal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya keluhan musculoskeletal disorder pada pekerja bagian produksi di PT.X. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat yakni menggunakan uji chi square dengan uji alternatifnya yaitu uji Fisher. Hasil: Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal disorder di PT X adalah status gizi (p value= 0,006), riwayat penyakit (p value=0,040), sikap kerja (p value=0,004), dan kualitas tidur (p value=0,007). Saran penelitian ini adalah melakukan modifikasi pada alat yang digunakan pekerja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2022-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/55016</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v2i3.55016</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 2 No 3 (2022): Special Issue; 329-338</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/55016/23326</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>