Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pendampingan Komunitas Sekitar Sungai untuk Pengelolaan dan Pelestarian Sungai

Journal of Community Empowerment · Vol. 1 No. 1 (2021) · pp. 25–31

DOI
10.15294/jce.v1i1.48849
ISSN
2798-5997, 2807-1115
Published
2021-08-04
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Fenomena degradasi atau penurunan kuantitas dan kualitas Kali Garang disebabkan karena perilaku manusia dalam mengelola sungai dan Daerah Aliran Sungai (DAS). Tujuan umum kegiatan ini adalah melakukan pendampingan pada masyarakat sekitar sungai untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran dalam mengelola sungai. Metode pengabdian: pesertanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah komunitas sungai dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Jumlah peserta kegiatan 20 orang, dilaksanakan di Balai Desa dan di rumah ketua Pokdarwis. Cara penyampaian materi dilakukan dengan transfer pengetahuan melalui diskusi; melakukan implementasi pengelolaan sungai melalui program bersih sungai, dan melakukan evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara menyebarkan instrumen tes untuk mengukur kemampuan dalam menjawab pertanyaan. Indikator pencapaian 80% untuk penguasaan dan pemahanam peserta menguasai dan emmahami teori. Hasil kegiatan pendampingan adalah 1) masyarakat dapat memahami pentingnya mengelola sungai, sehingga kepeduliah dan kesadaran dalam melakukan kegiatan di sekitar sungai meningkat; 2) masyarakat dapat mengenal dan menerapkan teknik pengelolaan sungai untuk perlindungan dan pelestarian lingkungan sungai. Bentuk pengelolaan sungai (menanam pohon, membuat biopori, resapan air, sumur resapan, bersih sungai) dapat dikenali untuk diterapkan di Desa Lerep. Keberlanjutan kegiatan pengelolaan sungai dapat dilakukan melalui edukasi dan mempertahankan kearifan lokal masyarakat yang telah berlangsung dan dilaksanakan setiap tahun sekali dan bahkan kegiatan bersih sungai dilakukan setiap bulan. Kearifan lokal sungai yang disebut dengan iriban, menjadi salah satu kegiatan komunitas sungai untuk pengelolaan sungai di Desa Lerep.

Collaboration network of the authors

40 authors · 158 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Tarumanagara University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Saptono PutroAffiliation unknown6
Hariyanto HariyantoAffiliation unknown5
Satya Budi NugrahaAffiliation unknown5
Hamdan Tri AtmajaAffiliation unknown5
Purwadi SuhandiniAffiliation unknown5
Juhadi JuhadiAffiliation unknown4
Eva BanowatiAffiliation unknown4
Ariyani IndrayatiAffiliation unknown4
Suroso SurosoAffiliation unknown4
Wahyu SetyaningsihAffiliation unknown4
Erni SuhariniAffiliation unknown4
Tjaturahono Budi SanjotoAffiliation unknown4
Moch. ArifienAffiliation unknown3
Wasino WasinoTarumanagara University3
Rahma HayatiAffiliation unknown3
Agustinus Sugeng PriyantoAffiliation unknown3
Etty SoesilowatiAffiliation unknown3
Ananto AjiAffiliation unknown2
Fadly HusainAffiliation unknown2
Hairumini HairuminiAffiliation unknown2
Satyanta ParmanAffiliation unknown2
Martitah MartitahAffiliation unknown2
Muhammad AbdullahState University of Semarang1
Luchman HakimUniversity of Brawijaya1
Dian SiswantoUniversity of Brawijaya1
Herry Prasetyo UtamaAffiliation unknown1
Sarto SartoAffiliation unknown1
Afkar Jihad Al-afghani AfkarAffiliation unknown1
Apik Budi SantosoAffiliation unknown1
Wiwit Lutfita SetianingrumAffiliation unknown1
Andi Irwan BenardiAffiliation unknown1
Ummi 'IsyaturadhiyyahAffiliation unknown1
R SugiyantoAffiliation unknown1
Yudi AryantoAffiliation unknown1
Niken NilapaksiAffiliation unknown1
Danang SarjonoAffiliation unknown1
Kukuh IndartoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JCE/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pendampingan Komunitas Sekitar Sungai untuk Pengelolaan dan Pelestarian Sungai</dc:title>
	<dc:creator>Setyowati, Dewi Liesnoor</dc:creator>
	<dc:creator>Arsal, Thriwaty</dc:creator>
	<dc:creator>Hardati, Puji</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Fenomena degradasi atau penurunan kuantitas dan kualitas Kali Garang disebabkan karena perilaku manusia dalam mengelola sungai dan Daerah Aliran Sungai (DAS). Tujuan umum kegiatan ini adalah melakukan pendampingan pada masyarakat sekitar sungai untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran dalam mengelola sungai. Metode pengabdian: pesertanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah komunitas sungai dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Jumlah peserta kegiatan 20 orang, dilaksanakan di Balai Desa dan di rumah ketua Pokdarwis. Cara penyampaian materi dilakukan dengan transfer pengetahuan melalui diskusi; melakukan implementasi pengelolaan sungai melalui program bersih sungai, dan melakukan evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara menyebarkan instrumen tes untuk mengukur kemampuan dalam menjawab pertanyaan. Indikator pencapaian 80% untuk penguasaan dan pemahanam peserta menguasai dan emmahami teori. Hasil kegiatan pendampingan adalah 1) masyarakat dapat memahami pentingnya mengelola sungai, sehingga kepeduliah dan kesadaran dalam melakukan kegiatan di sekitar sungai meningkat; 2) masyarakat dapat mengenal dan menerapkan teknik pengelolaan sungai untuk perlindungan dan pelestarian lingkungan sungai. Bentuk pengelolaan sungai (menanam pohon, membuat biopori, resapan air, sumur resapan, bersih sungai) dapat dikenali untuk diterapkan di Desa Lerep. Keberlanjutan kegiatan pengelolaan sungai dapat dilakukan melalui edukasi dan mempertahankan kearifan lokal masyarakat yang telah berlangsung dan dilaksanakan setiap tahun sekali dan bahkan kegiatan bersih sungai dilakukan setiap bulan. Kearifan lokal sungai yang disebut dengan iriban, menjadi salah satu kegiatan komunitas sungai untuk pengelolaan sungai di Desa Lerep.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-08-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/JCE/article/view/48849</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jce.v1i1.48849</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Community Empowerment; Vol 1 No 1 (2021): Journal of Community Empowerment; 25-31</dc:source>
	<dc:source>2798-5997</dc:source>
	<dc:source>2807-1115</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jce.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/JCE/article/view/48849/19680</dc:relation>
</oai_dc:dc>