Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pengelolaan Kekayaan Intelektual Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Penguatan Budaya Literasi, Kreativitas, Dan Inovasi

Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI · Vol. 4 No. 1 (2021) · pp. 18–30

DOI
10.15294/jphi.v4i1.49934
ISSN
2654-8313, 2654-8305
Published
2021-10-29
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Kekayaan intelektual merupakan hak yang diberikan negara untuk intelektual yang menghasilkan karya di bidang Kekayaan Intelektual, yang mempunyai nilai komersial, baik langsung secara otomatis atau melalui pendaftaran, sebagai wujud pengakuan dna penghargaan serta sarana perlindungan hukum. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memiliki hak eksklusif, yaitu hak yang hanya dimiliki oleh pemilik HKI dimana tidak seorangpun berhak menikmatinya tanpa izin pemiliknya. Pengelolaan hak kekayaan intelektual perlu untuk dilakukan oleh masyarakat terutama kekayaan intelektual yang berbasis kearifan lokal. Kearifan lokal merupakan nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dan dalam kearifan lokal tersebut dapat diidentifikasikan sebagai kekayaan intelelktual yang bersifat komunal. Artikel ini merupakan artikel hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan hak kekayaan intelektual yang berbasis kearifan lokal. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan analisa terhadap permasalahan-permasalahan di SMK Bakti Purwokerto setelah itu tim pengabdi akan melakukan program desiminasi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kekayaan intelektual. Kegiatan final tim pengabdi akan melakukan diskusi, dan forum penyelesaian masalah sekitar kekayaan intelektual. Khalayak sasaran dalam pengabdian ini adalah guru dan staf di SMK Bakti Purwokerto. Tujuan program pengabdian ini adalah membantu SMK Bakti Purwokerto memahami dan menambah wawasan mengenai kekayaan intelektual.

Collaboration network of the authors

40 authors · 119 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • University of Mataram
  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Gadjah Mada
  • Direktorat Jenderal Imigrasi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Pujiono PujionoAffiliation unknown12
Martitah MartitahAffiliation unknown10
Triyono TriyonoAffiliation unknown6
Muhyidin MuhyidinUniversity of Mataram4
MUHAMMAD SHIDQON PRABOWOAffiliation unknown4
Rahmawati Mohd. YusoffAffiliation unknown4
Andry SetiawanAffiliation unknown4
LAGA SUGIARTOAffiliation unknown4
Rahmawati Mohd YusoffAffiliation unknown4
Irawaty IrawatyUniversitas Halu Oleo3
Yuli Prasetyo AdhiAffiliation unknown3
Mohammad Reza FachruddinAffiliation unknown3
Ivan Bhakti YudistiraAffiliation unknown3
Eko MukmintoAffiliation unknown2
Widhiyanto WidhiyantoAffiliation unknown2
Ayup Suran NingsihAffiliation unknown2
Winarsih WinarsihUniversitas Gadjah Mada2
Mutmainah Nur QoiriAffiliation unknown2
Ratih DamayantiAffiliation unknown2
Destika Santi Putri SarfitriAffiliation unknown2
Jamaluddin Jamal MuhsenAffiliation unknown2
Jafar SidikAffiliation unknown2
Asep RozaliAffiliation unknown2
Rodiyah RodiyahAffiliation unknown2
Abraham AbrahamAffiliation unknown2
Windi AgustinAffiliation unknown2
Masyitha Aulia ArifaAffiliation unknown2
Saru ArifinAffiliation unknown2
Dani MuhtadaAffiliation unknown2
I Made Widia Wirya PutraAffiliation unknown2
Permata Intan MaharaniAffiliation unknown2
Rahayu Fery AnitasariAffiliation unknown2
Gianefi SafitriDirektorat Jenderal Imigrasi1
Kun Retno HandayaniAffiliation unknown1
Indah Sri UtariAffiliation unknown1
SIGIT EKA PRAMONOAffiliation unknown1
NURROHMAH NURROHMAHAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JPHI/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengelolaan Kekayaan Intelektual Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Penguatan Budaya Literasi, Kreativitas, Dan Inovasi</dc:title>
	<dc:creator>Adhi, Yuli Prasetyo</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistianingsih, Dewi</dc:creator>
	<dc:creator>Fidiyani, Rini</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kekayaan intelektual merupakan hak yang diberikan negara untuk intelektual yang menghasilkan karya di bidang Kekayaan Intelektual, yang mempunyai nilai komersial, baik langsung secara otomatis atau melalui pendaftaran, sebagai wujud pengakuan dna penghargaan serta sarana perlindungan hukum. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memiliki hak eksklusif, yaitu hak yang hanya dimiliki oleh pemilik HKI dimana tidak seorangpun berhak menikmatinya tanpa izin pemiliknya. Pengelolaan hak kekayaan intelektual perlu untuk dilakukan oleh masyarakat terutama kekayaan intelektual yang berbasis kearifan lokal. Kearifan lokal merupakan nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dan dalam kearifan lokal tersebut dapat diidentifikasikan sebagai kekayaan intelelktual yang bersifat komunal. Artikel ini merupakan artikel hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan hak kekayaan intelektual yang berbasis kearifan lokal. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan analisa terhadap permasalahan-permasalahan di SMK Bakti Purwokerto setelah itu tim pengabdi akan melakukan program desiminasi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kekayaan intelektual. Kegiatan final tim pengabdi akan melakukan diskusi, dan forum penyelesaian masalah sekitar kekayaan intelektual. Khalayak sasaran dalam pengabdian ini adalah guru dan staf di SMK Bakti Purwokerto. Tujuan program pengabdian ini adalah membantu SMK Bakti Purwokerto memahami dan menambah wawasan mengenai kekayaan intelektual.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/JPHI/article/view/49934</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jphi.v4i1.49934</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement); Vol 4 No 1 (2021): .; 18-30</dc:source>
	<dc:source>2654-8313</dc:source>
	<dc:source>2654-8305</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jphi.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/JPHI/article/view/49934/20117</dc:relation>
</oai_dc:dc>