Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Wayang Kulit Wong Lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi: Kajian Teks Pertunjukan

Catharsis · Vol. 6 No. 1 (2017) · pp. 74–81

DOI
10.15294/catharsis.v6i1.17034
ISSN
2502-4531, 2252-6900
Published
2017-08-25
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertunjukan Wayang Kulit Wong pada lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian difokuskan pada lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan konsep bentuk pertunjukan dengan empat langkah analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Wayang Kulit Wong merupakan bentuk pertunjukan yang baru. Wayang Kulit Wong merupakan gabungan dari pertunjukan wayang wong dan wayang kulit purwa. Wayang Kulit Wong dapat dipentaskan oleh siapapun, dimanapun, kapanpun tanpa ada syarat tertentu. Cerita yang dibawakan bisa bersumber dari berbagai hal. Musik pengiring dapat dipilih sesuai dengan kreativitas sutradara. Wayang Kulit Wong merupakan contoh pengembangan seni tradisi. Wayang Kulit Wong juga dapat digunakan sebagai materi apresiasi dan kreasi seni pada bidang pendidikan seni. The purpose of this research is to analyze the performances of the Wayang Kulit Wong on Menjunjung Langit Mencium Bumi story. Qualitative research method used in this study. The research focused on Menjunjung Langit Mencium Bumi story. The data collection techniques used are observation, interviews, document studies. Technique of the data analysis using the concept of form performances with four steps of data analysis. The research result indicates that Wayang Kulit Wong is a form of new performances. Wayang Kulit Wong is a combination of performing wayang kulit purwa and wayang wong. Wayang Kulit Wong can be performed by anyone, anywhere, at any time without any specific terms. The story presented is sourced from various things. Music accompanist can be selected in accordance with the director's creativity. Wayang Kulit Wong is an example of the development of artistic traditions. Wayang Kulit Wong can also be used as a matter of appreciation and creation of art in the field of art education.

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Triyanto TriyantoAffiliation unknown11
Udi UtomoAffiliation unknown10
Wahyu LestariAffiliation unknown7
Malarsih MalarsihAffiliation unknown7
Ani RusilowatiState University of Semarang6
Muhammad JazuliAffiliation unknown6
Syakir SyakirAffiliation unknown5
Wiyanto WiyantoState University of Semarang4
Wadiyo WadiyoAffiliation unknown4
Totok Sumaryanto FlorentinusState University of Semarang3
Restu LanjariAffiliation unknown3
Eko SugiartoAffiliation unknown3
Sunyoto Eko NugrohoState University of Semarang3
Totok Sumaryanto FlorentinusAffiliation unknown2
Ian YuliantiAffiliation unknown2
St. Budi WaluyaAffiliation unknown2
Langlang HandayaniAffiliation unknown2
Masturi MasturiState University of Semarang2
Suharto SuhartoAffiliation unknown2
Totok SumaryantoAffiliation unknown2
Tjetjep Rohendi RohidiAffiliation unknown2
Makkulau MakkulauAffiliation unknown1
Hafiludin SamparadjaAffiliation unknown1
Heri SetyawanAffiliation unknown1
Koko SetiawanAffiliation unknown1
Subakho Aryo SalokoAffiliation unknown1
Nurdjanah HamidAffiliation unknown1
Ria Mardiana YusufAffiliation unknown1
Budi UtomoAffiliation unknown1
Adi Kurniawan YusimAffiliation unknown1
Lusi HariniAffiliation unknown1
Thesa Adi Saputra YusriAffiliation unknown1
Afifah HayatiAffiliation unknown1
Syamsudin Mas'udAffiliation unknown1
Darojatun FikriAffiliation unknown1
Elly ArlianiAffiliation unknown1
Novi SusantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/catharsis/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Wayang Kulit Wong Lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi : Kajian Teks Pertunjukan</dc:title>
	<dc:creator>Arisyanto, Prasena</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyono, Agus</dc:creator>
	<dc:creator>Hartono, Hartono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertunjukan Wayang Kulit Wong pada lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian difokuskan pada lakon Menjunjung Langit Mencium Bumi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan konsep bentuk pertunjukan dengan empat langkah analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Wayang Kulit Wong merupakan bentuk pertunjukan yang baru. Wayang Kulit Wong merupakan gabungan dari pertunjukan wayang wong dan wayang kulit purwa. Wayang Kulit Wong dapat dipentaskan oleh siapapun, dimanapun, kapanpun tanpa ada syarat tertentu. Cerita yang dibawakan bisa bersumber dari berbagai hal. Musik pengiring dapat dipilih sesuai dengan kreativitas sutradara. Wayang Kulit Wong merupakan contoh pengembangan seni tradisi. Wayang Kulit Wong juga dapat digunakan sebagai materi apresiasi dan kreasi seni pada bidang pendidikan seni.
The purpose of this research is to analyze the performances of the Wayang Kulit Wong on Menjunjung Langit Mencium Bumi story. Qualitative research method used in this study. The research focused on Menjunjung Langit Mencium Bumi story. The data collection techniques used are observation, interviews, document studies. Technique of&amp;nbsp; the data analysis using the concept of form performances with four steps of data analysis. The research result indicates that Wayang Kulit Wong is a form of new performances. Wayang Kulit Wong is a combination of performing wayang kulit purwa and wayang wong. Wayang Kulit Wong can be performed by anyone, anywhere, at any time without any specific terms. The story presented is sourced from various things. Music accompanist can be selected in accordance with the director's creativity. Wayang Kulit Wong is an example of the development of artistic traditions. Wayang Kulit Wong can also be used as a matter of appreciation and creation of art in the field of art education.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-08-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/catharsis/article/view/17034</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/catharsis.v6i1.17034</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Catharsis; Vol 6 No 1 (2017); 74-81</dc:source>
	<dc:source>2502-4531</dc:source>
	<dc:source>2252-6900</dc:source>
	<dc:source>10.15294/catharsis.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/catharsis/article/view/17034/8667</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Catharsis</dc:rights>
</oai_dc:dc>