Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Analisis Kebijakan Permukiman Liar di Sempadan Banjir Kanal Timur

Economics Development Analysis Journal · Vol. 6 No. 3 (2018) · pp. 264–272

DOI
10.15294/edaj.v6i3.22270
ISSN
2252-6560
Published
2018-03-15
Publisher
Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Language
eng

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mendorong masyarakat mendirikan dan menghuni permukiman liar, menganalisis solusi yang diberikan Pemerintah sebagai kebijakan penanganan permukiman liar di Sempadan Banjir Kanal Timur Kelurahan Pandean Lamper, menganalisis harapan masyarakat kepada pemerintah yang terkena dampak relokasi. Populasi penelitian ini seluruh penghuni bangunan liar yang berjumlah 643 bangunan dengan sampel 87 bangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data primer. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan model kebijakan publik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mendorong masyarakat mendirikan dan menghuni permukiman liar adalah kondisi ekonomi masyarakat yang lemah, aksesibilitas rumah liar yang cukup tinggi, dan kondisi sosial asal daerah masyarakat. Solusi yang diberikan pemerintah untuk menangani permukiman liar adalah melakukan relokasi masyarakat. Namun, masyarakat meminta jaminan dan kompensasi dari pemerintah sebagai bentuk ganti rugi dan kepedulian kepada masyarakat. The aim of this research is to analyze the factors that drive residents to erect buildings and reside in illegal housing, to analyze the solutions that Government give as a policy addressing illegal housing in Sempadan’s flood canal Kelurahan Pandean Lamper, to analyze the societal expectations to the government of Semarang city as a result of land eviction. The research’s population contain 643 houses and 87 houses for sample. This research use qualitative approach with the use of primary data. Analysis tools for this research is descriptive percentage analysis and public policy model. The results of this research shows that the factors that drives residents to build houses and resides there is weak economic conditions, high illegal housing accessibility, and social condition. The solution that goverment to handling illegal housing is to do relocationg for the residents. But, the residents asked for compensation from the government as a form of social responsibility

Collaboration network of the authors

40 authors · 62 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus WahyudinAffiliation unknown3
Joko WidodoAffiliation unknown2
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang2
RusdartiAffiliation unknown2
Muhammad KhafidAffiliation unknown2
Rusdarti RusdartiAffiliation unknown2
Adila Dhiya HanifaAffiliation unknown1
Shavera Sofiana MaliaAffiliation unknown1
Uswatun HasanahAffiliation unknown1
Ilham RomadonaAffiliation unknown1
Linda Ika WahyuntariAffiliation unknown1
Eka Dian PuspitasariAffiliation unknown1
Ilma Ulfatul JanahAffiliation unknown1
Nadya Astin SaraswatiAffiliation unknown1
Ragil HaryantoAffiliation unknown1
Mada SophianingrumAffiliation unknown1
Mohamad ImronAffiliation unknown1
Prasetyo Ari BowoAffiliation unknown1
Reza Nadya Isabella PutriAffiliation unknown1
Ngalimatul Ma’sumahAffiliation unknown1
Septi Diana SariAffiliation unknown1
Vina TaharaAffiliation unknown1
Devi Ratna NingsihAffiliation unknown1
Wijang SakitriAffiliation unknown1
Ika FitrianiAffiliation unknown1
Zaroni ZaroniAffiliation unknown1
Maldhimas Uut WardanaAffiliation unknown1
Muhammad Fachri ZakiAffiliation unknown1
Adnan Abdul SafiiAffiliation unknown1
Andi Tidar FebriyantoAffiliation unknown1
Mashuri MashuriAffiliation unknown1
Hana Yunita AnggrainiAffiliation unknown1
Bestari Dwi HandayaniAffiliation unknown1
Silvia MargaretAffiliation unknown1
Sinta SaraswatiAffiliation unknown1
Widowati WidowatiAffiliation unknown1
Amin RetnoningsihAffiliation unknown1
Junita AstutikAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edaj/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Kebijakan Permukiman Liar di Sempadan Banjir Kanal Timur</dc:title>
	<dc:creator>Elisa Berliana, Lavinia</dc:creator>
	<dc:creator>Pujiati, Amin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mendorong masyarakat mendirikan dan menghuni permukiman liar, menganalisis solusi yang diberikan Pemerintah sebagai kebijakan penanganan permukiman liar di Sempadan Banjir Kanal Timur Kelurahan Pandean Lamper, menganalisis harapan masyarakat kepada pemerintah yang terkena dampak relokasi. Populasi penelitian ini seluruh penghuni bangunan liar yang berjumlah 643 bangunan dengan sampel 87 bangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan&amp;nbsp; kualitatif dengan data primer. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan model kebijakan publik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mendorong masyarakat mendirikan dan menghuni permukiman liar adalah kondisi ekonomi masyarakat yang lemah, aksesibilitas rumah liar yang cukup tinggi, dan kondisi sosial asal daerah masyarakat. Solusi yang diberikan pemerintah untuk menangani permukiman liar adalah melakukan relokasi masyarakat. Namun,&amp;nbsp; masyarakat meminta jaminan dan kompensasi dari pemerintah sebagai bentuk ganti rugi dan kepedulian kepada masyarakat.
The aim of this research is to analyze the factors that drive residents to erect buildings and reside in illegal housing, to analyze the solutions that Government give as a policy addressing illegal housing in Sempadan’s flood canal Kelurahan Pandean Lamper, to analyze the societal expectations to the government of Semarang city as a result of land eviction. The research’s population contain 643 houses and 87 houses for sample. This research use qualitative approach with the use of primary data. Analysis tools for this research is descriptive percentage analysis and public policy model.&amp;nbsp; The results of this research shows that the factors that drives residents to build houses and resides there is weak economic conditions, high illegal housing accessibility, and social condition. The solution that goverment to handling illegal housing is to do relocationg for the residents. But, the residents asked for compensation from the government as a form of social responsibility</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2018-03-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edaj/article/view/22270</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/edaj.v6i3.22270</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Economics Development Analysis Journal; Vol 6 No 3 (2017): Economics Development Analysis Journal; 264-272</dc:source>
	<dc:source>2252-6560</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edaj/article/view/22270/10570</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Economics Development Analysis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>