Journal
Sektor Unggulan dan Keterkaitan Spasial Ekonomi Antar Kabupaten/Kota di Jawa Tengah
Economics Development Analysis Journal · Vol. 7 No. 3 (2018) · pp. 243–250
- ISSN
- 2252-6560
- Published
- 2018-08-29
- Publisher
- Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
- Language
- eng
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sektor apa saja yang menjadi unggulan kabupaten/kota di Jawa Tengah dan bagaimana keterkaitan spasialnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat analisis LQ, Shift-Share dan Tipologi Klassen untuk mengetahui sektor dengan keunggulan komparatif dan kompetitif. Indeks Moran dan LISA untuk mengetahui keterkaitan spasial antar daerah secara global dan lokal. Hasil penelitian ini menunjukkan sektor unggulan yang mayoritas dimiliki kabupaten/kota di Jawa Tengah adalah sektor jasa-jasa, sektor pertanian serta sektor pertambangan dan penggalian. Adapun hasil dari analisis keterkaitan spasial kabupaten/kota di Jawa Tengah terdapat keterkaitan spasial yang signifikan dan bernilai high-high (hot-spot) pada sektor pertanian di kawasan Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Blora, sektor pertambangan dan penggalian di kawasan Kabupaten Blora, sektor industri pengolahan di kawasan Kabupaten Jepara dan sektor jasaÂjasa di kawasan Kabupaten Magelang. Sehingga keterkaitan tersebut dapat menjadi dasar untuk membentuk kerjasama antar kabupaten/kota agar pembangunan dapat dilakukan lebih merata. The purpose of this study was to determine what sectors of the superior districts/cities in Central Java and how the spatial correlation patterns did. This research was conducted using LQ, Shift-Share and Typology Klassen to determine sectors with comparative advantages and competitiveness, Index Moran and LISA to determine the spatial correlation between the districts/cities. The results of this study indicated that the majority of the superior sectors of the districts/cities in Central Java are in sector services, the agricultural sector and in mining and excavating sector. The results of the analysis of the spatial correlation patterns in districts/cities in Central Java are significant spatial correlation pattrens and valuable high-high (hot-spot) in the agricultural sector in Banjarnegara, Wonosobo and Blora area, mining and excavatinf sector in Blora area, the manufacturing sector in the region of Jepara district and service sector in Magelang regency area. So that the association can be the basis to establish cooperation between districts / cities that development can be made more equitable.
Collaboration network of the authors
19 authors · 29 co-authorship links · 1 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Indraprasta PGRI
- National Research and Innovation Agency
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Yozi Aulia Rahman | Affiliation unknown | 2 |
| Hastu Rahma Anggraini | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Izzuddin Furqony | Affiliation unknown | 1 |
| Frida Apriliani | Affiliation unknown | 1 |
| Shanty Oktavilia | Affiliation unknown | 1 |
| Ririn Bella Silvia | Affiliation unknown | 1 |
| Hartini Hartini | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Andi Hakim | Affiliation unknown | 1 |
| Elkhana Fikriya | Affiliation unknown | 1 |
| Novian Hangga Prakosa | Affiliation unknown | 1 |
| Luthfiyana Nur Anisa | Affiliation unknown | 1 |
| Devana Shofi Yudatama | Affiliation unknown | 1 |
| Khusnul Khotimah | National Research and Innovation Agency | 1 |
| Sri Utami | Universitas Indraprasta PGRI | 1 |
| Deky Aji Suseno | Affiliation unknown | 1 |
| Anindya Ardiansari | Affiliation unknown | 1 |
| Rini Setyo Witiastuti | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.