Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

POTENSI DAN PELUANG PEMANFAATAN WAYANG SUKET PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SMP KABUPATEN PURBALINGGA

Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni · Vol. 11 No. 1 (2022) · pp. 35–44

ISSN
2721-785X, 2252-6625
Published
2022-01-01
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Dewasa ini akibat pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi, nilai-nilai kearifan lokal pada masyarakat khususnya para generasi muda semakin menghilang dikarenakan kurangnya lembaga pendidikan formal yang mengenalkan kearifan lokal dalam muatan pembelajaran kepada peserta didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan selayang pandang wayang suket Purbalingga (2) Mendeskripsikan potensi pemanfaatan wayang suket pada pembelajaran seni rupa dan (3) Mendeskripsikan peluang pemanfaatan wayang suket pada pembelajaran seni rupa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi dengan model penelitian berupa model campuran tidak berimbang (concurrent embedded design) dengan pendekatan kualitatif sebagai metode primer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Wayang suket merupakan karya seni yang terbuat dari rumput kasuran dengan pedoman wayang kulit purwa gagrak Banyumasan karena mengikuti asal daerah yang letaknya adalah di wilayah Purbalingga. (2) Potensi pemanfaatan wayang suket pada pembelajaran seni rupa dihubungkan dengan KD-3 yaitu memahami wayang suket Purbalingga dan KD-4 berupa membuat wayang suket Purbalingga pada kelas VII. (3) Berdasarkan hasil kuesioner terhadap guru seni budaya, peluang pemanfaatan wayang suket pada pembelajaran seni rupa ditinjau dari muatan lokal, kompetensi guru, dan sarana prasarana sekolah menunjukan kualifikasi yang sangat baik. Selanjutnya, ditinjau dari kebijakan pendidikan di Kabupaten Purbalingga, wayang suket memiliki kesesuaian dengan kurikulum yang berlaku dan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2008 Pasal 12 Ayat 1.

Collaboration network of the authors

39 authors · 65 co-authorship links · 9 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Medan Area University
  • Andalas University
  • Diponegoro University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Habib SatriaMedan Area University3
Moranain MungkinMedan Area University2
Dina MaizanaMedan Area University2
Rahmad SyahMedan Area University1
Nukhe Andri SilvianaMedan Area University1
Indri DayanaMedan Area University1
Dadan RamdanMedan Area University1
Muhammad Fadlan SiregarMedan Area University1
Sulistyo Agung Dwi KurniawanAffiliation unknown1
Kamsidjo Budi UtomoAffiliation unknown1
Imam Fauzi Ath ThaariqAffiliation unknown1
Lusi Ngestina PutriAffiliation unknown1
Anggi Verresya DwiAffiliation unknown1
Apri YuliyanaAffiliation unknown1
Triyanto TriyantoAffiliation unknown1
Dewi Barata Siswa LelanaAffiliation unknown1
Novita Tri LestariAffiliation unknown1
Onang MurtiyosoAffiliation unknown1
Restu Angening PawekasAffiliation unknown1
Eko SugiartoAffiliation unknown1
Qoimatun NajahAffiliation unknown1
Rivaldi AditiantoAffiliation unknown1
Widodo KurniantoAffiliation unknown1
Alfi Sholehah Dwi MeyraniAffiliation unknown1
Rina Aenun RohmadiatiAffiliation unknown1
Dewi SetianingrumAffiliation unknown1
Muhammad KarimunAffiliation unknown1
Cermat Gentur PambukoAffiliation unknown1
Lisna Zaida HusnyAffiliation unknown1
Mohammad Nova PurnamaAffiliation unknown1
Dwi Ayu WulandariAffiliation unknown1
Anggun Mega Yuli YanaAffiliation unknown1
Purwanto PurwantoDiponegoro University1
Dita SetyawanAffiliation unknown1
Julia PermatasariAffiliation unknown1
Nur Lailatul MaulidiyahAffiliation unknown1
Elsa Nur TiaraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduart/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">POTENSI DAN PELUANG PEMANFAATAN WAYANG SUKET PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SMP KABUPATEN PURBALINGGA</dc:title>
	<dc:creator>Fardani, Annis Laela</dc:creator>
	<dc:creator>Syafii, Syafii</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Dewasa ini akibat pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi, nilai-nilai kearifan lokal pada masyarakat khususnya para generasi muda semakin menghilang dikarenakan kurangnya lembaga pendidikan formal yang mengenalkan kearifan lokal dalam muatan pembelajaran kepada peserta didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan selayang pandang wayang suket Purbalingga (2) Mendeskripsikan potensi pemanfaatan wayang suket pada pembelajaran seni rupa dan (3) Mendeskripsikan peluang pemanfaatan wayang suket pada pembelajaran seni rupa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi dengan model penelitian berupa model campuran tidak berimbang (concurrent embedded design) dengan pendekatan kualitatif sebagai metode primer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Wayang suket merupakan karya seni yang terbuat dari rumput kasuran dengan pedoman wayang kulit purwa gagrak Banyumasan karena mengikuti asal daerah yang letaknya adalah di wilayah Purbalingga. (2) Potensi pemanfaatan wayang suket pada pembelajaran seni rupa dihubungkan dengan KD-3 yaitu memahami wayang suket Purbalingga dan KD-4 berupa membuat wayang suket Purbalingga pada kelas VII. (3) Berdasarkan hasil kuesioner terhadap guru seni budaya, peluang pemanfaatan wayang suket pada pembelajaran seni rupa ditinjau dari muatan lokal, kompetensi guru, dan sarana prasarana sekolah menunjukan kualifikasi yang sangat baik. Selanjutnya, ditinjau dari kebijakan pendidikan di Kabupaten Purbalingga, wayang suket memiliki kesesuaian dengan kurikulum yang berlaku dan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2008 Pasal 12 Ayat 1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/62423</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni; Vol 11 No 1 (2022): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni; 35-44</dc:source>
	<dc:source>2721-785X</dc:source>
	<dc:source>2252-6625</dc:source>
	<dc:source>10.15294/eduarts.v11i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/62423/22915</dc:relation>
</oai_dc:dc>