Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

TENGKORAK HEWAN DILINDUNGI SEBAGAI INSPIRASI KARYA SENI VIGNETTE DENGAN TEKNIK DIGITAL

Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni · Vol. 11 No. 2 (2022) · pp. 58–72

ISSN
2721-785X, 2252-6625
Published
2022-05-01
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Indonesia adalah salah satu Negara yang memiliki kekayaan hewan liar tertinggi di dunia. Namun populasi satwa di Indonesia menurun drastis akibat ulah dari kegiatan manusia baik dari segi pemanfaatan lahan sebagai bidang industri, perburuan liar dan perdagangan ilegal hewan liar serta pola konsumsi manusia (obat/medis). Penulis merasa simpati dan prihatin terhadap kondisi hewan endemik yang ada di Indonesia yang semakin hari populasinya semakin menurun. Dari fenomena inilah sehingga penulis mengangkatnya dalam karya seni vignette. Proyek studi ini menghasilkan karya seni vignette berupa bentuk tengkorak hewan di Indonesia yang hampir punah dan memiliki struktur tengkorak yang khas, dengan tujuan sebagai bentuk rasa simpati dan rasa prihatin penulis terhadap hewan-hewan di Indonesia yang hampir punah. Proyek studi ini dalam pembuatannya menggunakan media Ipad (aplikasi Procreate). Teknik yang digunakan penulis dalam berkarya vignette adalah teknik digital. Dalam pembuatan proyek studi dilakukan beberapa tahapan, antara lain pencarian ide, penentuan tujuan, analisis khalayak sasaran, pengumpulan data, pra produksi, produksi, pasca produksi, pra pameran, strategi media. Karya-karya yang dihadirkan dalam proyek studi ini terdiri dari 10 karya berukuran 58 cm x 84 cm yang menampilkan hewan Indonesia yang hampir punah dengan struktur tengkorak yang unik dan khas antara lain yaitu Rusa, Gajah Sumatra, Kambing Domba, Kerbau, Harimau Sumatra, Monyet Yaki, Geger Lintang, Elang Jawa, Babi Rusa, dan Anoa. Penulis berharap karya vignette ini bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. Dalam berkarya vignette hendaknya lebih banyak bereksplorasi tentang ide, media, maupun teknik berkarya.

Collaboration network of the authors

40 authors · 102 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Sebelas Maret University
  • IPB University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syakir SyakirAffiliation unknown7
Wandah WibawantoAffiliation unknown5
Agus CahyonoAffiliation unknown3
Kemal Budi MulyonoAffiliation unknown2
Muh Fakhrihun NaamAffiliation unknown2
Achmad ZairinAffiliation unknown2
Retnoningrum HidayahAffiliation unknown2
Arif FiyantoAffiliation unknown2
Rahina NugrahaniState University of Semarang2
Dwi Wahyuni KurniawatiAffiliation unknown1
Muhammad ZulmiAffiliation unknown1
Reza KhatamiAffiliation unknown1
Abdul AzizSebelas Maret University1
Adhytia RizkyhimawanAffiliation unknown1
Pratama WidagdoAffiliation unknown1
Vika AfriliyaniAffiliation unknown1
Rossalia Reza TrisnawatiAffiliation unknown1
Syahrul Syah SinagaAffiliation unknown1
Udi UtomoAffiliation unknown1
Prima Suci LestariAffiliation unknown1
Suharto SAffiliation unknown1
Widodo WidodoIPB University1
Slamet HaryonoAffiliation unknown1
Malarsih MalarsihAffiliation unknown1
Frizia Nuary Novalia Frizia Nuary NovaliaAffiliation unknown1
Mardina RahayuAffiliation unknown1
Bangkit SanjayaAffiliation unknown1
Annisa' Ayu FirmadhaniAffiliation unknown1
Anindya Saskia HanifaratriAffiliation unknown1
Anung GunartoAffiliation unknown1
Muhammad Rijalul Azka ArifinAffiliation unknown1
Sarpani SarpaniAffiliation unknown1
Adinda Surya AdiAffiliation unknown1
Triyanto TriyantoAffiliation unknown1
Ita YulaidaAffiliation unknown1
Yuli Tri AstutiAffiliation unknown1
Imran - ImranAffiliation unknown1
Deva MarsianaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduart/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TENGKORAK HEWAN DILINDUNGI SEBAGAI INSPIRASI KARYA SENI VIGNETTE DENGAN TEKNIK DIGITAL</dc:title>
	<dc:creator>Harmadji, Yudji</dc:creator>
	<dc:creator>Sugiarto, Eko</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Indonesia adalah salah satu Negara yang memiliki kekayaan hewan liar tertinggi di dunia. Namun populasi satwa di Indonesia menurun drastis akibat ulah dari kegiatan manusia baik dari segi pemanfaatan lahan sebagai bidang industri, perburuan liar dan perdagangan ilegal hewan liar serta pola konsumsi manusia (obat/medis). Penulis merasa simpati dan prihatin terhadap kondisi hewan endemik yang ada di Indonesia yang semakin hari populasinya semakin menurun. Dari fenomena inilah sehingga penulis mengangkatnya dalam karya seni vignette. Proyek studi ini menghasilkan karya seni vignette berupa bentuk tengkorak hewan di Indonesia yang hampir punah dan memiliki struktur tengkorak yang khas, dengan tujuan sebagai bentuk rasa simpati dan rasa prihatin penulis terhadap hewan-hewan di Indonesia yang hampir punah. Proyek studi ini dalam pembuatannya menggunakan media Ipad (aplikasi Procreate). Teknik yang digunakan penulis dalam berkarya vignette adalah teknik digital. Dalam pembuatan proyek studi dilakukan beberapa tahapan, antara lain pencarian ide, penentuan tujuan, analisis khalayak sasaran, pengumpulan data, pra produksi, produksi, pasca produksi, pra pameran, strategi media. Karya-karya yang dihadirkan dalam proyek studi ini terdiri dari 10 karya berukuran 58 cm x 84 cm yang menampilkan hewan Indonesia yang hampir punah dengan struktur tengkorak yang unik dan khas antara lain yaitu Rusa, Gajah Sumatra, Kambing Domba, Kerbau, Harimau Sumatra, Monyet Yaki, Geger Lintang, Elang Jawa, Babi Rusa, dan Anoa. Penulis berharap karya vignette ini bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. Dalam berkarya vignette hendaknya lebih banyak bereksplorasi tentang ide, media, maupun teknik berkarya. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/62434</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni; Vol 11 No 2 (2022): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni; 58-72</dc:source>
	<dc:source>2721-785X</dc:source>
	<dc:source>2252-6625</dc:source>
	<dc:source>10.15294/eduarts.v11i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/eduart/article/view/62434/22926</dc:relation>
</oai_dc:dc>