Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

IMPLEMENTASI MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFIMATERI BIOSFER DAN ANTROPOSFER DI MAN 1 KEBUMEN

Edu Geography · Vol. 12 No. 3 (2025) · pp. 24–38

DOI
10.15294/zav4c926
ISSN
2549-0346, 2252-6684
Published
2025-04-17
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka di MAN 1 Kebumen belum berjalan dengan optimal dan cenderung menggunakan metode pembelajaran yang masih terfokus pada guru (teacher centered), sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan siswa, salah satunya adalah discovery learning. Penelitian ini bertujuan 1) Membuat rancangan pembelajaran Model Discovery Learning pada mata pelajaran geografi materi biosfer dan antroposfer kelas X MAN 1 Kebumen, 2) Menganalisis implementasi Model Discovery Learning pada mata pelajaran geografi materi biosfer dan antroposfer kelas X MAN 1 Kebumen, 3) Menganalisis keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran geografi materi biosfer dan antroposfer kelas X MAN 1 Kebumen, 4) Menganalisis hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi materi biosfer dan antroposfer kelas X MAN 1 Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk double shoot case pretest -posttest design. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Rancangan pembelajaran discovery learning sesuai standar dan mendukung tujuan pembelajaran, 2) Implementasi model discovery learning pada materi biosfer dan antroposfer berjalan sesuai rancangan dan memenuhi kriteria model discovery learning, 3) Keaktifan siswa tergolong tinggi dengan keterlibatan yang baik selama pembelajaran, 4) Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan setelah penerapan model discovery learning, dimana meningkat dari 75,00% pada posttest pertama menjadi 87,50% pada posttest kedua.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 198 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Tarumanagara University
  • Universitas Sumatera Utara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Puji HardatiAffiliation unknown8
Juhadi JuhadiAffiliation unknown8
Hamdan Tri AtmajaAffiliation unknown5
Hariyanto HariyantoAffiliation unknown5
Erni SuhariniAffiliation unknown5
Rahma HayatiAffiliation unknown5
Eva BanowatiAffiliation unknown5
Andi Irwan BenardiAffiliation unknown4
Suroso SurosoAffiliation unknown4
Wahyu SetyaningsihAffiliation unknown4
Wasino WasinoTarumanagara University4
Ananto AjiAffiliation unknown4
Tjaturahono Budi SanjotoAffiliation unknown4
Edi KurniawanUniversitas Sumatera Utara3
Sriyanto SriyantoAffiliation unknown3
Purwadi SuhandiniAffiliation unknown3
M Fikri AmrullahAffiliation unknown3
Tukidi TukidiAffiliation unknown3
Saptono PutroAffiliation unknown3
SriyonoAffiliation unknown2
Sriyono SriyonoAffiliation unknown2
Sutardji SutardjiAffiliation unknown2
Asep Pujasari NugrahaAffiliation unknown2
Satya Budi NugrahaAffiliation unknown2
Fadly HusainAffiliation unknown2
Agustinus Sugeng PriyantoAffiliation unknown2
Hairumini HairuminiAffiliation unknown2
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang2
R SugiyantoAffiliation unknown2
Moch. ArifienAffiliation unknown2
SriyantoAffiliation unknown2
Muhammad AbdullahState University of Semarang1
Luchman HakimUniversity of Brawijaya1
Dian SiswantoUniversity of Brawijaya1
Thriwaty ArsalAffiliation unknown1
Imam HanafiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IMPLEMENTASI MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFIMATERI BIOSFER DAN ANTROPOSFER DI MAN 1 KEBUMEN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Setianingrum, Wiwit Lutfita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Indrayati, Ariyani </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setyowati, Dewi Liesnoor </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Santoso, Apik Budi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">model discovery learning, keaktifan belajar, hasil belajar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penerapan Kurikulum Merdeka di MAN 1 Kebumen belum berjalan dengan optimal dan cenderung menggunakan metode pembelajaran yang masih terfokus pada guru (teacher centered), sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan siswa, salah satunya adalah discovery learning. Penelitian ini bertujuan 1) Membuat rancangan pembelajaran Model Discovery Learning pada mata pelajaran geografi materi biosfer dan antroposfer kelas X MAN 1 Kebumen, 2) Menganalisis implementasi Model Discovery Learning pada mata pelajaran geografi materi biosfer dan antroposfer kelas X MAN 1 Kebumen, 3) Menganalisis keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran geografi materi biosfer dan antroposfer kelas X MAN 1 Kebumen, 4) Menganalisis hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi materi biosfer dan antroposfer kelas X MAN 1 Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk double shoot case pretest -posttest design. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Rancangan pembelajaran discovery learning sesuai standar dan mendukung tujuan pembelajaran, 2) Implementasi model discovery learning pada materi biosfer dan antroposfer berjalan sesuai rancangan dan memenuhi kriteria model discovery learning, 3) Keaktifan siswa tergolong tinggi dengan keterlibatan yang baik selama pembelajaran, 4) Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan setelah penerapan model discovery learning, dimana meningkat dari 75,00% pada posttest pertama menjadi 87,50% pada posttest kedua.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/article/view/18935</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/zav4c926</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Edu Geography; Vol. 12 No. 3 (2024): VOL 12 NO 3 (2024); 24-38</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/article/view/18935/3625</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Edu Geography</dc:rights>
</oai_dc:dc>