Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Longsor di Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu

Edu Geography · Vol. 13 No. 2 (2025) · pp. 104–116

DOI
10.15294/edugeo.v13i2.24376
ISSN
2549-0346, 2252-6684
Published
2025-11-30
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Tingkat pendidikan menjadi jalur stategis yang dapat ditempuh oleh masyarakat guna memperbaiki pola pikir dan meningkatkan kesiapsiagaan yang dimilikinya, terutama bagi mereka yang mendiami daerah rawan bencana seperti di Desa Tengklik. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui tingkat pendidikan yang dimiliki masyarakat Desa Tengklik, (2) untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik, dan (3) untuk mengukur pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian berupa cross-sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 118 kepala keluarga. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis deskriptif persentase, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% tingkat pendidikan masyarakat Desa Tengklik termasuk tamatan sekolah dasar. Sementara kesiapsiagaan yang dimiliki masyarakat Desa Tengklik dalam menghadapi bencana longsor tergolong dalam kriteria “siap” dengan nilai indeks sebesar 65%. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan persamaan berupa Y = 26,769 + 8,588X dan hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,460. Artinya, terdapat pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik dengan besaran pengaruh 46%.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sumatera Utara
  • State University of Semarang
  • University of August 17, 1945 Banyuwangi
  • Bandung Institute of Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tjaturahono Budi SanjotoAffiliation unknown6
Erni SuhariniAffiliation unknown5
Ananto AjiAffiliation unknown4
Edi KurniawanUniversitas Sumatera Utara3
Suroso SurosoAffiliation unknown2
Sriyono SriyonoAffiliation unknown2
M Fikri AmrullahAffiliation unknown2
Juhadi JuhadiAffiliation unknown2
Apik Budi SantosoAffiliation unknown2
Tazkia Salsabiela SofuanAffiliation unknown1
Lia NuraeniAffiliation unknown1
Wahid Akhsin Budi Nur SidiqState University of Semarang1
Roisyah BudiatiAffiliation unknown1
Sriyanto SriyantoAffiliation unknown1
Tiesya Valvina PramayselaAffiliation unknown1
Rahma HayatiAffiliation unknown1
Risma MartiyaniAffiliation unknown1
Tegar Iis RomadhonAffiliation unknown1
R SugiyantoAffiliation unknown1
Eka Anjar SariAffiliation unknown1
Nina RosianaAffiliation unknown1
Moch. ArifienAffiliation unknown1
Fandi Yusuf MaldiniAffiliation unknown1
Sisna Yuliana Diah Utami PutriAffiliation unknown1
Dwi Utami PutriAffiliation unknown1
Sunarko SunarkoUniversity of August 17, 1945 Banyuwangi1
Elvita SafitriAffiliation unknown1
Mohammad Nur supraptoAffiliation unknown1
Ratna Dewi AnisaAffiliation unknown1
Nida Sayyidatul IzzaAffiliation unknown1
Ainun Hinggis Nur WulansariAffiliation unknown1
Tri IndriyanaAffiliation unknown1
Muhdi MahdavikyaAffiliation unknown1
Anggi Galih PratamaAffiliation unknown1
Riza Arnellia AvontaAffiliation unknown1
Siti AnisahBandung Institute of Technology1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Longsor di Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anifahtun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Findayani, Aprillia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tjahjono, Heri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hanafi, Fahrudin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Tingkat Pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kesiapsiagaan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Bencana Longsor</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Tingkat pendidikan menjadi jalur stategis yang dapat ditempuh oleh masyarakat guna memperbaiki pola pikir dan meningkatkan kesiapsiagaan yang dimilikinya, terutama bagi mereka yang mendiami daerah rawan bencana seperti di Desa Tengklik. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui tingkat pendidikan yang dimiliki masyarakat Desa Tengklik, (2) untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik, dan (3) untuk mengukur pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian berupa cross-sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 118 kepala keluarga. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis deskriptif persentase, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% tingkat pendidikan masyarakat Desa Tengklik termasuk tamatan sekolah dasar. Sementara kesiapsiagaan yang dimiliki masyarakat Desa Tengklik dalam menghadapi bencana longsor tergolong dalam kriteria “siap” dengan nilai indeks sebesar 65%. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan persamaan berupa Y = 26,769 + 8,588X dan hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,460. Artinya, terdapat pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor di Desa Tengklik dengan besaran pengaruh 46%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/article/view/24376</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/edugeo.v13i2.24376</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Edu Geography; Vol. 13 No. 2 (2025):  VOL 13 NO 2 (2025); 104-116</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:source>10.15294/edugeo.v13i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/edugeo/article/view/24376/7251</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Journal of Edugeography</dc:rights>
</oai_dc:dc>