Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA DI SMA NEGERI 1 KARANGANOM KLATEN TAHUN 2015

Edu Geography · Vol. 4 No. 3 (2017) · pp. 14–19

ISSN
2549-0346, 2252-6684
Published
2017-03-28
Publisher
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Pengurangan risiko bencana dapat dilakukan melalui pendidikan siaga bencana dalam sekolah dengan membentuk Sekolah Siaga Bencana (SSB). Parameter kesiapsiagaan sekolah diidentifikasi terdiri dari empat faktor, yaituSikap dan Tindakan,Kebijakan sekolah, Perencanaan Kesiapsiagaan, dan Mobilisasi Sumberdaya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana potensi bencana di lingkungan SMA Negeri 1 Karanganom dan mengetahui bagaimana pelaksanaan programSSB disekolah tersebut.Variabel dalam penelitian ini, yaitu potensi bencana di lingkungan SMA Negeri 1 Karanganom dan pelaksanaan Program di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan observasi yang dilengkapi dengan wawancara dan dokumentasi.Data hasil penelitian dianalisis menggunakan deskriptif.Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah potensi bencana di lingkungan sekolah yang paling besar adalah gempa bumi, dan pelaksanaan program SSB mencapai 78,4% dengan kesiapsiagaan yang sedang. Disaster risk reductioun can be conducted throught a disaster prepared education in school by forming a disaster prepared school (DPS).An emergency respons school parameter is identified with four factors, such as attitude and act, school policy, emergency respons plan, and mobilitation of human resource.the research aimed to find how potential disaster in SMA Negeri 1 Karanganom is and its DPS implementation. The variable of research are disaster potential an SMA Negeri 1 Karanganom environmen and disaster prepared school program implementationin. Questionaire and observation that is completed with interview an documentation are used as techniques of collecting data. The result of study is displayed in a descriptive analysis. Some conclutions are gained from the study, such as the biggest potential disaster in the school aenvironment is earthquake amd DPS implementation reach 78,4% with medium emergency response.

Collaboration network of the authors

40 authors · 113 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • University of Brawijaya
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang3
Ananto AjiAffiliation unknown2
Heri TjahonoAffiliation unknown2
Saptono PutroUniversity of Brawijaya2
Erni SuhariniAffiliation unknown2
Tjaturahono Budi SanjotoAffiliation unknown2
Suroso SurosoAffiliation unknown2
Rudiyanto RudiyantoAffiliation unknown1
Indah Nur SyafiraAffiliation unknown1
Wahid Akhsin Budi NursidiqAffiliation unknown1
Anisa ShofianaAffiliation unknown1
Apik Budi SantosoAffiliation unknown1
ika budhi haryantoAffiliation unknown1
Moch. ArifienAffiliation unknown1
Aji Setiyo NugrohoAffiliation unknown1
Tukidi TukidiAffiliation unknown1
Siva SafitriAffiliation unknown1
Arsi Surya PrasantaAffiliation unknown1
Waid Agus PurwantoAffiliation unknown1
Sriyanto SriyantoAffiliation unknown1
Habibah RochmatunAffiliation unknown1
Hanum Fintya KusumaAffiliation unknown1
Diana SariGunadarma University1
Satya Budi NugrahaAffiliation unknown1
Puji HardatiAffiliation unknown1
Febrina Tasya SabilaAffiliation unknown1
Ismuni HasanAffiliation unknown1
Tarisa TariganAffiliation unknown1
Ariyani IndrayaniAffiliation unknown1
Heri TjahjonoAffiliation unknown1
Fifi PrasetyoAffiliation unknown1
Ahmad NurrohimAffiliation unknown1
Arum UktianiAffiliation unknown1
Ajeng KusumaningrumAffiliation unknown1
Muhamad KhasyirAffiliation unknown1
Qonitath Bella IslamiAffiliation unknown1
Akhmad SubkhanAffiliation unknown1
Hamas RausyanfikrAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edugeo/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA DI SMA NEGERI 1 KARANGANOM KLATEN TAHUN 2015</dc:title>
	<dc:creator>Astuti, Ati</dc:creator>
	<dc:creator>Setyaningsih, Wahyu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengurangan risiko bencana dapat dilakukan melalui pendidikan siaga bencana dalam sekolah dengan membentuk Sekolah Siaga Bencana (SSB). Parameter kesiapsiagaan sekolah diidentifikasi terdiri dari empat faktor, yaituSikap dan Tindakan,Kebijakan sekolah, Perencanaan Kesiapsiagaan, dan Mobilisasi Sumberdaya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana potensi bencana di lingkungan SMA Negeri 1 Karanganom dan mengetahui bagaimana pelaksanaan programSSB disekolah tersebut.Variabel dalam penelitian ini, yaitu potensi bencana di lingkungan SMA Negeri 1 Karanganom dan pelaksanaan Program di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan observasi yang dilengkapi dengan wawancara dan dokumentasi.Data hasil penelitian dianalisis menggunakan deskriptif.Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah potensi bencana di lingkungan sekolah yang paling besar adalah gempa bumi, dan pelaksanaan program SSB mencapai 78,4%&amp;nbsp; dengan kesiapsiagaan yang sedang.
Disaster risk reductioun can be conducted throught a disaster prepared education in school by forming a disaster prepared school (DPS).An emergency respons school parameter is identified with four factors, such as attitude and act, school policy, emergency respons plan, and mobilitation of human resource.the research aimed to find how potential disaster in SMA Negeri 1 Karanganom is and its DPS implementation. The variable of research are disaster potential an SMA Negeri 1 Karanganom environmen and disaster prepared school program implementationin. Questionaire and observation that is completed with interview an documentation are used as techniques of collecting data. The result of study is displayed in a descriptive analysis. Some conclutions are gained from the study, such as the biggest potential disaster in&amp;nbsp; the school aenvironment is earthquake amd DPS implementation reach 78,4% with medium emergency response.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/13742</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Edu Geography; Vol 4 No 3 (2016); 14-19</dc:source>
	<dc:source>2549-0346</dc:source>
	<dc:source>2252-6684</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/edugeo/article/view/13742/7520</dc:relation>
</oai_dc:dc>