Journal
Tingkat Kesadaran Masyarakat Terhadap Pelestarian Lingkungan Hidup Di Desa Gondang Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal
Edu Geography · Vol. 11 No. 1 (2023) · pp. 1–10
- ISSN
- 2549-0346, 2252-6684
- Published
- 2023-05-14
- Publisher
- Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang
- Language
- eng
Abstract
Desa Gondang terletak di lereng barat Gunung Ungaran. Penduduk desa ini mayoritas bermata pencaharian sebagai petani karena sebagian besar lahannya merupakan lahan pertanian, sehingga kebutuhan hidup masyarakatnya mayoritas berasal dari pertanian. Luas total lahan pertanian di Desa Gondang yaitu 89.790 Ha (2016), sedangkan luas lahan pertanian pada tahun 2022 yaitu 76.704 Ha. Terjadinya penurunan tersebut dikarenakan adanya perubahan penggunaan lahan untuk permukiman dan pariwisata, sehingga berakibat pada kelestarian lingkungan hidup dan menurunnya hasil pertanian di Desa Gondang. Sejak adanya perubahan penggunaan lahan, maka desa melakukan upaya-upaya untuk melestarikan lingkungan hidupnya dengan menerbitkan Peraturan Desa Nomor 05 Tahun 2015 yang berisi penanaman pohon, membersihkan saluran mata air, dan menjaga lingkungan sekitar tempat tinggal. Tujuan penelitian ini yaitu: 1).Menganalisis kesadaran masyarakat Desa Gondang terhadap pelestarian lingkungan hidup, 2).Menganalisis upaya yang dilakukan masyarakat Desa Gondang sebagai tindakan pelestarian lingkungan hidup, 3).Menganalisis hubungan antara kesadaran masyarakat dengan upaya pelestarian lingkungan hidup. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, dilaksanakan di Desa Gondang Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal dengan populasi berjumlah 636 KK. Penentuan jumlah sampel yaitu 10% dari total populasi. Untuk memperoleh sampel perdusun dilakukan secara proporsional, sehingga jumlah sampelnya yaitu 64 KK dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Data yang digunakan yaitu instrumen tes, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase rata-rata dari kesadaran yaitu 55% (sedang) karena mayoritas respondennya adalah tamatan SMP, berusia 30-54 tahun, dan bekerja sebagai petani. Upaya pelestarian lingkungan hidup yang dilakukan oleh masyarakat yaitu mengimplementasikan Peraturan Desa Nomor 05 Tahun 2015 Tentang Pelestarian Lingkungan Hidup. Hubungan antara kesadaran masyarakat dengan upaya pelestarian lingkungan hidup yaitu determinisme lingkungan hidup, karena masyarakat berpengaruh terhadap lingkungan hidupnya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kesadaran terhadap pelestarian lingkungan hidup yang dimiliki oleh masyarakat Desa Gondang merupakan hasil dari pengetahuan, sikap, dan perilaku atau tindakan yang dilakukan oleh masyarakatnya. Saran dari penelitian ini yaitu meskipun Peraturan Desa Nomor 05 Tahun 2015 telah diterapkan dengan baik, namun perlu dilakukan sosialisasi secara continue agar masyarakat selalu mengingat dan mematuhi perdes yang ada.
Collaboration network of the authors
40 authors · 188 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Bandung Institute of Technology
- State University of Semarang
- Universitas Sumatera Utara
- Universitas Gadjah Mada
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Eva Banowati | Affiliation unknown | 10 |
| Dewi Liesnoor Setyowati | State University of Semarang | 7 |
| Sriyono Sriyono | Affiliation unknown | 6 |
| Saptono Putro | Affiliation unknown | 5 |
| Puji Hardati | Affiliation unknown | 5 |
| Suroso Suroso | Affiliation unknown | 5 |
| Edi Kurniawan | Universitas Sumatera Utara | 4 |
| Rahma Hayati | Affiliation unknown | 4 |
| Heri Tjahjono | Affiliation unknown | 4 |
| Andi Irwan Benardi | Affiliation unknown | 4 |
| Ervando Tommy Al-hanif | Affiliation unknown | 3 |
| Apik Budi Santoso | Affiliation unknown | 3 |
| Ananto Aji | Affiliation unknown | 3 |
| Fahrudin Hanafi | Affiliation unknown | 2 |
| Wahyu Setyaningsih | Affiliation unknown | 2 |
| Dwi Ayu Lestari | Affiliation unknown | 2 |
| M Fikri Amrullah | Affiliation unknown | 2 |
| Supriyadi Supriyadi | Affiliation unknown | 2 |
| Mohammad Syifauddin | Affiliation unknown | 2 |
| Juhadi Juhadi | Affiliation unknown | 2 |
| Muh. Sholeh | Affiliation unknown | 2 |
| Moch. Arifien | Affiliation unknown | 2 |
| Tjaturahono Budi Sanjoto | Affiliation unknown | 2 |
| Meditya Wasesa | Bandung Institute of Technology | 1 |
| Salahuddin Salahuddin | Universitas Gadjah Mada | 1 |
| Nurhayu Malik | Affiliation unknown | 1 |
| Endah Fitriani Rahayu | State University of Semarang | 1 |
| Purnomo Adi Saputro | Affiliation unknown | 1 |
| Eli Dwi Astuti | Affiliation unknown | 1 |
| Khoirima Nafi'ah | Affiliation unknown | 1 |
| Mohammad Syifauddin Syifauddin | Affiliation unknown | 1 |
| Priyanti Handayani Putri | Affiliation unknown | 1 |
| Cenuk Sayekti | Affiliation unknown | 1 |
| Herlambang Fadlan Sejati | Affiliation unknown | 1 |
| Puneet Iyer | Affiliation unknown | 1 |
| Alfian Cahyo Prasetyo | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.