Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

English Teachers’ Perception and Implementation of Authentic Assessment for Speaking Based on 2013 Curriculum

English Education Journal · Vol. 10 No. 3 (2020) · pp. 273–281

DOI
10.15294/eej.v10i1.36365
ISSN
2087-0108, 2502-4566
Published
2020-09-15
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Authentic Assessment is one of important aspects in 2013 Curriculum promoting an idea of assessing students’ authentic skills including speaking. However, many teachers claimed to have difficulties in implementing it properly. This research aims at explaining the English teachers’ perception and implementation of authentic assessment for speaking based on 2013 Curriculum in state senior high schools in Semarang. Descriptive qualitative method is applied in this study. By using purposive sampling technique, sixteen English teachers from sixteen state senior high schools in Semarang were involved. There were four instruments to collect the data, namely questionnaire, interview, document analysis, and classroom observation. The findings of this research revealed that the English teachers had good perception of authentic assessment for speaking both in the concept, preparation and implementation. However, in the actual implementation, it was proven that the teachers did not apply authentic assessment for speaking as required by 2013 Curriculum. This was due to several problems such as limited time, teachers’ lack of creativity, students’ motivation and other reasons. Abstrak Penilaian otentik adalah salah satu aspek penting dalam Kurikulum 2013 yang mempromosikan gagasan tentang penilaian kemampuan otentik siswa, termasuk kemampuan berbicara. Namun, banyak guru yang mengaku mengalami kesulitan dalam mengimplementasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi dan pengimplementasian penilaian otentik untuk kemampuan berbicara berdasarkan Kurikulum 2013 oleh guru bahasa Inggris di sekolah menengah atas negeri di Semarang. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, enam belas guru bahasa Inggris dari enam belas sekolah menengah atas negeri di Semarang terlibat. Ada empat instrumen untuk pengumpulan data, yaitu kuesioner, wawancara, analisis dokumen, dan observasi kelas. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa para guru bahasa Inggris memiliki persepsi yang baik tentang penilaian otentik untuk kemampuan berbicara, baik dalam konsep, persiapan maupun implementasinya. Namun, dalam implementasi aktualnya, terbukti bahwa para guru belum menerapkan penilaian otentik untuk berbicara seperti yang dipersyaratkan oleh Kurikulum 2013. Hal ini disebabkan oleh beberapa masalah yang dihadapi oleh para guru seperti keterbatasan waktu, kurangnya kreativitas guru, motivasi siswa dan alasan-alasan lainnya.

Collaboration network of the authors

40 authors · 111 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Cenderawasih University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Januarius MujiyantoAffiliation unknown12
Rudi HartonoAffiliation unknown9
Sri Wuli FitriatiAffiliation unknown6
Dwi RukminiAffiliation unknown5
Mursid SalehAffiliation unknown5
Sri Wuli FitriatiAffiliation unknown4
Djoko SutopoAffiliation unknown3
Zulfa SakhiyyaAffiliation unknown3
Dwi Anggani Linggar BharatiAffiliation unknown2
Zulfa ShakiyyaAffiliation unknown2
SRI WAHYUNIAffiliation unknown2
Rosnawintang RosnawintangAffiliation unknown1
Nur AzisahAffiliation unknown1
Elisabeth Lenny MaritAffiliation unknown1
Fahrulman FahrulmanAffiliation unknown1
Muhamad Dedi Manfaluthi ManfaluthiAffiliation unknown1
Yuliana YulianaCenderawasih University1
Rini MaulidhawatiAffiliation unknown1
Januarius MujiantoAffiliation unknown1
Eka FatmawatiAffiliation unknown1
Issy YuliasriAffiliation unknown1
Banggala Puja SenaAffiliation unknown1
Rahayu Puji HaryantiAffiliation unknown1
Prima PuspitasariAffiliation unknown1
Maria Fifi HermawatiAffiliation unknown1
Warsono -Affiliation unknown1
Atiya Mahmud HanaAffiliation unknown1
Evi FebrianaAffiliation unknown1
Ulya RosyitaAffiliation unknown1
Riski SafitriAffiliation unknown1
Siti MujahadahAffiliation unknown1
Ivvon Septina BellaAffiliation unknown1
sigit sulistiyantoAffiliation unknown1
Nur Via PahlawanitaAffiliation unknown1
Ari Putri HaryantiAffiliation unknown1
Nurma AiniAffiliation unknown1
Firdausi Wimad SaritwaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eej/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">English Teachers’ Perception and Implementation of Authentic Assessment for Speaking Based on 2013 Curriculum</dc:title>
	<dc:creator>Mursyida, Isnayani Tabi'ul</dc:creator>
	<dc:creator>Faridi, Abdurrachman</dc:creator>
	<dc:creator>Suwandi, Suwandi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Authentic Assessment is one of important aspects in 2013 Curriculum promoting an idea of assessing students’ authentic skills including speaking. However, many teachers claimed to have difficulties in implementing it properly. This research aims at explaining the English teachers’ perception and implementation of authentic assessment for speaking based on 2013 Curriculum in state senior high schools in Semarang. Descriptive qualitative method is applied in this study. By using purposive sampling technique, sixteen English teachers from sixteen state senior high schools in Semarang were involved. There were four instruments to collect the data, namely questionnaire, interview, document analysis, and classroom observation. The findings of this research revealed that the English teachers had good perception of authentic assessment for speaking both in the concept, preparation and implementation. However, in the actual implementation, it was proven that the teachers did not apply authentic assessment for speaking as required by 2013 Curriculum. This was due to several problems such as limited time, teachers’ lack of creativity, students’ motivation and other reasons.
&amp;nbsp;
Abstrak
Penilaian otentik adalah salah satu aspek penting dalam Kurikulum 2013 yang mempromosikan gagasan tentang penilaian kemampuan otentik siswa, termasuk kemampuan berbicara. Namun, banyak guru yang mengaku mengalami kesulitan dalam mengimplementasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi dan pengimplementasian penilaian otentik untuk kemampuan berbicara berdasarkan Kurikulum 2013 oleh guru bahasa Inggris di sekolah menengah atas negeri di Semarang. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, enam belas guru bahasa Inggris dari enam belas sekolah menengah atas negeri di Semarang terlibat. Ada empat instrumen untuk pengumpulan data, yaitu kuesioner, wawancara, analisis dokumen, dan observasi kelas. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa para guru bahasa Inggris memiliki persepsi yang baik tentang penilaian otentik untuk kemampuan berbicara, baik dalam konsep, persiapan maupun implementasinya. Namun, dalam implementasi aktualnya, terbukti bahwa para guru belum menerapkan penilaian otentik untuk berbicara seperti yang dipersyaratkan oleh Kurikulum 2013. Hal ini disebabkan oleh beberapa masalah yang dihadapi oleh para guru seperti keterbatasan waktu, kurangnya kreativitas guru, motivasi siswa dan alasan-alasan lainnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-09-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/eej/article/view/36365</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/eej.v10i1.36365</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">English Education Journal; Vol 10 No 3 (2020): September 2020; 273-281</dc:source>
	<dc:source>2087-0108</dc:source>
	<dc:source>2502-4566</dc:source>
	<dc:source>10.15294/eej.v10i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/eej/article/view/36365/15014</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 English Education Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>