Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Salatiga Tahun 2010-2020

Geo-Image Journal · Vol. 10 No. 2 (2021) · pp. 158–163

ISSN
2549-0362, 2252-6285
Published
2021-08-10
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

The effect of increasing population is the increasing demand for land by residents in the city. The need for land by the population continues to increase resulting in a reduction in the area of green open space in the city. The city of Salatiga continues to experience population growth every year and results in higher demand for built-up land. The need for built-up land in Salatiga City makes the green open space area continue to decrease. The minimum amount of green open space in a city is 30% of the total city area. The availability of green open space in Salatiga City has decreased in the past 10 years. In 2010 the total area of green open space availability in Salatiga City was 47.85% and in 2020 the total green open space availability in Salatiga City was 39.54%. In a period of 10 years the area of green open space in Salatiga City has decreased by 8.31% due to the increasing demand for urban land by residents of Salatiga City. Pengaruh dari bertambahnya jumlah penduduk adalah meningkatnya kebutuhan lahan oleh penduduk di kota tersebut. Kebutuhan lahan oleh penduduk yang terus bertambah mengakibatkan berkurangnya area ruang terbuka hijau (RTH) di kota. Kota Salatiga terus mengalami pertumbuhan penduduk setiap tahunnya dan mengakibatkan kebutuhan lahan terbangun semakin tinggi. Kebutuhan lahan terbangun Di Kota Salatiga membuat area ruang terbuka hijau (RTH) terus berkurang. Jumlah minimal ketersediaan ruang terbuka hijau pada suatu kota adalah sebesar 30% dari total wilayah kota. Ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Salatiga mengalami penurunan dalam kurun waktu 10 tahun. Pada tahun 2010 total luas ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Salatiga sebesar 47,85% dan pada tahun 2020 total luas ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Salatiga menjadi sebesar 39,54%. Dalam kurun waktu 10 tahun luas ruang terbuka hijau di Kota Salatiga berkurang sebanyak 8.31% yang diakibatkan oleh meningkatnya kebutuhan lahan perkotaan oleh penduduk Kota Salatiga.

Collaboration network of the authors

40 authors · 75 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Diponegoro University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Anggyi Trisnawan PutraAffiliation unknown2
Martanto Setyo HusodoAffiliation unknown2
Deby Luriawati NaryatmojoAffiliation unknown2
Andri Sumihar SimbolonAffiliation unknown2
M Fikri AmrullahAffiliation unknown2
Cahyo Budi UtomoAffiliation unknown2
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
LM. Fid AksaraUniversitas Halu Oleo1
Nur Fajriah MuchlisUniversitas Halu Oleo1
Edward NgiiUniversitas Halu Oleo1
Nugroho Edi KartijonoState University of Semarang1
Dony Hidayat Al-JananAffiliation unknown1
Saptono PutroAffiliation unknown1
Kusumantoro KusumantoroAffiliation unknown1
Khoirul AnwarAffiliation unknown1
Nanang IndardiAffiliation unknown1
Vacktian Diva GumalaAffiliation unknown1
Nana Kariada Tri MartutiState University of Semarang1
Inaya Sari MelatiState University of Semarang1
Rossi PrabowoDiponegoro University1
Hariyanto HariyantoAffiliation unknown1
Ananto AjiAffiliation unknown1
Bella Zulfia Aisyatul WahidahAffiliation unknown1
Apik Budi SantosoAffiliation unknown1
Anggi SafingahAffiliation unknown1
Moch. ArifienAffiliation unknown1
sri nata saputriAffiliation unknown1
Yusuf KholikAffiliation unknown1
Wuri Daningtias RakhmatinAffiliation unknown1
Niken Ayu Risna WardaniAffiliation unknown1
Andhika Rizqy HeristamaAffiliation unknown1
Ni'am - KhakikiAffiliation unknown1
Zulvyan Nurrul Fadil AkbarAffiliation unknown1
Nona Chalista AuroraAffiliation unknown1
Septa NugrahaAffiliation unknown1
Fanny PujiantiAffiliation unknown1
Berlian Ayu SeptiyanaAffiliation unknown1
Farhan Andaru DaffaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Salatiga Tahun 2010-2020</dc:title>
	<dc:creator>Rachman, Salsa Yusdanur</dc:creator>
	<dc:creator>Sholeh, Muh.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The effect of increasing population is the increasing demand for land by residents in the city. The need for land by the population continues to increase resulting in a reduction in the area of green open space in the city. The city of Salatiga continues to experience population growth every year and results in higher demand for built-up land. The need for built-up land in Salatiga City makes the green open space area continue to decrease. The minimum amount of green open space in a city is 30% of the total city area. The availability of green open space in Salatiga City has decreased in the past 10 years. In 2010 the total area of green open space availability in Salatiga City was 47.85% and in 2020 the total green open space availability in Salatiga City was 39.54%. In a period of 10 years the area of green open space in Salatiga City has decreased by 8.31% due to the increasing demand for urban land by residents of Salatiga City.
Pengaruh dari bertambahnya jumlah penduduk adalah meningkatnya kebutuhan lahan oleh penduduk di kota tersebut. Kebutuhan lahan oleh penduduk yang terus bertambah mengakibatkan berkurangnya area ruang terbuka hijau (RTH) di kota. Kota Salatiga terus mengalami pertumbuhan penduduk setiap tahunnya dan mengakibatkan kebutuhan lahan terbangun semakin tinggi. Kebutuhan lahan terbangun Di Kota Salatiga membuat area ruang terbuka hijau (RTH) terus berkurang. Jumlah minimal ketersediaan ruang terbuka hijau pada suatu kota adalah sebesar 30% dari total wilayah kota. Ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Salatiga mengalami penurunan dalam kurun waktu 10 tahun. Pada tahun 2010 total luas ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Salatiga sebesar 47,85% dan pada tahun 2020 total luas ketersediaan ruang terbuka hijau di Kota Salatiga menjadi sebesar 39,54%. Dalam kurun waktu 10 tahun luas ruang terbuka hijau di Kota Salatiga berkurang sebanyak 8.31% yang diakibatkan oleh meningkatnya kebutuhan lahan perkotaan oleh penduduk Kota Salatiga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-08-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/48982</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Geo-Image Journal; Vol 10 No 2 (2021): Geo-Image; 158-163</dc:source>
	<dc:source>2549-0362</dc:source>
	<dc:source>2252-6285</dc:source>
	<dc:source>10.15294/geoimage.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/geoimage/article/view/48982/19748</dc:relation>
</oai_dc:dc>