Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Pengaruh Invigorasi Benih dengan Berbagai Zat Pengatur Tumbuh Alami terhadap Pertumbuhan Sawi Hijau

MAXIMUS Journal of Biological and Life Sciences · Vol. 2 No. 2 (2024)

DOI
10.35472/maximus.v2i2.1979
ISSN
3021-8195
Published
2024-10-15
Publisher
Institut Teknologi Sumatra
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Sawi hijau (Brassica juncea) menjadi salah satu sayuran yang banyak diminati masyarakat karena manfaat dan kandungan gizinya, sehingga ketersediaan sawi hijau di pasar harus ditingkatkan agar dapat memenuhi permintaan masyarakat. Untuk meningkatkan ketersediaan sawi hijau dapat dilakukan dengan memastikan benih yang digunakan memiliki kualitas baik yaitu dengan memberikan perlakuan pada benih (invigorasi) sebelum ditanam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh berbagai ZPT alami beserta konsentrasi dan lamanya waktu perendaman yang efektif bagi perkecambahan dan pertumbuhan sawi hijau. Perlakuan invigorasi dilakukan dengan merendam benih sawi hijau dengan berbagai ZPT alami selama 1 jam dan 2 jam setelah itu benih disemai menggunakan rockwool. Parameter yang diamati adalah daya viabilitas dan daya vigor benih. Daya viabilitas benih, yang mencakup daya berkecambah (%), laju perkecambahan (hari), dan indeks kecepatan perkecambahan (IKP) serta indeks vigor benih yang mencakup kecepatan tumbuh benih (%), dan keserempakan tumbuh benih (%) dari semua perlakuan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Hal ini dapat disebabkan oleh kualitas benih yang masih baik dan perendaman yang dapat membantu mengaktifkan hormon giberelin. Hal ini menyebabkan baik benih yang diberi perlakuan invigorasi dengan ekstrak zat pengatur tumbuh dan direndam air tidak terdapat perbedaan yang signifikan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 129 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jember
  • Sebelas Maret University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andy DarmawanAffiliation unknown9
Gres MarettaAffiliation unknown8
Yanti AriyantiAffiliation unknown4
Permesyawari MuktionoAffiliation unknown3
Arysca Wisnu SatriaAffiliation unknown2
Khaerunissa Anbar IstiadiAffiliation unknown2
Alawiyah AlawiyahAffiliation unknown2
BAMBANG SURYOBROTOAffiliation unknown2
Hida Arliani Nur AnisaAffiliation unknown2
Abdul AzizSebelas Maret University1
Khairul AnamUniversitas Jember1
Lisana Husna ImaniarAffiliation unknown1
Yayuk HaryatiAffiliation unknown1
Diana Putri WahyuniAffiliation unknown1
Dita Puspita NingrumAffiliation unknown1
Puput Eka MahendraAffiliation unknown1
Esra Maduma SinuratAffiliation unknown1
Juliana Esteria TumanggerAffiliation unknown1
Abdul MuhyiAffiliation unknown1
Dika Ariyanto AriyantoAffiliation unknown1
Rajuman S SiragihAffiliation unknown1
Tiara AmeliaAffiliation unknown1
Hida Arliani Nur AnisaAffiliation unknown1
David HutaurukAffiliation unknown1
Sindy MalewaAffiliation unknown1
Agustina MarhaeniAffiliation unknown1
Ruth DabukkeAffiliation unknown1
Ridha AzhimaAffiliation unknown1
Agitha Safrilia DefyAffiliation unknown1
Meriza AnandaAffiliation unknown1
Intan Sutari Br. SigalinggingAffiliation unknown1
M Khairul AnamAffiliation unknown1
Erina Mu'awanahAffiliation unknown1
Marta Rosi Br TariganAffiliation unknown1
Dicky AndreasAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/3021-8195/works, first harvested 5 Nov 2026, last seen 8 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Pengaruh Invigorasi Benih dengan Berbagai Zat Pengatur Tumbuh Alami terhadap Pertumbuhan Sawi Hijau</dc:title><dc:creator>Sari, Mayang Rosi Dwi</dc:creator><dc:creator>Novriadi, Novriadi</dc:creator><dc:creator>Sari, Dian Anggria</dc:creator><dc:creator>Nurhayu, Winati</dc:creator><dc:creator>Mulyana, Jeane Siswitasari</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Sawi hijau (Brassica juncea) menjadi salah satu sayuran yang banyak diminati masyarakat karena manfaat dan kandungan gizinya, sehingga ketersediaan sawi hijau di pasar harus ditingkatkan agar dapat memenuhi permintaan masyarakat. Untuk meningkatkan ketersediaan sawi hijau dapat dilakukan dengan memastikan benih yang digunakan memiliki kualitas baik yaitu dengan memberikan perlakuan pada benih (invigorasi) sebelum ditanam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh berbagai ZPT alami beserta konsentrasi dan lamanya waktu perendaman yang efektif bagi perkecambahan dan pertumbuhan sawi hijau. Perlakuan invigorasi dilakukan dengan merendam benih sawi hijau dengan berbagai ZPT alami selama 1 jam dan 2 jam setelah itu benih disemai menggunakan rockwool. Parameter yang diamati adalah daya viabilitas dan daya vigor benih. Daya viabilitas benih, yang mencakup daya berkecambah (%), laju perkecambahan (hari), dan indeks kecepatan perkecambahan (IKP) serta indeks vigor benih yang mencakup kecepatan tumbuh benih (%), dan keserempakan tumbuh benih (%) dari semua perlakuan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Hal ini dapat disebabkan oleh kualitas benih yang masih baik dan perendaman yang dapat membantu mengaktifkan hormon giberelin. Hal ini menyebabkan baik benih yang diberi perlakuan invigorasi dengan ekstrak zat pengatur tumbuh dan direndam air tidak terdapat perbedaan yang signifikan.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Teknologi Sumatra</dc:publisher><dc:date>2024-10-15</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.35472/maximus.v2i2.1979</dc:identifier><dc:identifier>10.35472/maximus.v2i2.1979</dc:identifier><dc:source>MAXIMUS: Journal of Biological and Life Sciences; Vol 2 No 2 (2024); 17</dc:source><dc:source>3021-8195</dc:source><dc:relation>https://journal.itera.ac.id/index.php/maximus/article/download/1979/589</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>