Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Efek Permainan Bola Basket 3x3 Terhadap Perubahan Heart Rate Atlet Putri Celena Basketball Academy

Indonesian Journal for Physical Education and Sport · Vol. 5 No. 1 (2024) · pp. 242–252

ISSN
2774-4434, 2723-6803
Published
2024-06-30
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Mulanya bola baket dimainkan dengan format 5on5, inovasi baru berupa permainan bola basket 3x3 muncul. Terdapat perbedaan aturan, jumlah pemain dan ukuran lapangan. Permainan 3x3 dinilai memiliki tuntutan fisiologis lebih besar dinilai dari intensitas yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan bola basket 3x3 terhadap perubahan HR dan intensitas yang dihasilkan. Subjek penelitian ini 14 atlet putri Celena Basketball Academy (usia 14,07±0,99 tahun, berat badan 50,04±7,41 Kg dan SPO2 97,35±1,27 %). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan quasi eksperimental. Desain menggunakan one group pretest postest, teknik sampling dengan probably sampling dan data dianalisis secara statistik menggunakan alat bantu SPSS V.25. Hasil penelitian ini rerata heart rate maksimal sebesar 194 bpm, rerata HR pretest sebesar 83 bpm atau 43% dari HR maksimal. Hasil posttest heart rate sebesar 167 bpm atau 86% MHR. Kenaikan dari heart rate senilia 84 bpm atau 43%. Intensitas latihan pada intensitas tinggi dengan nilai HR diantara 155-172 bpm dari MHR. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa permainan bola basket dengan format 3x3 dapat memberikan pengaruh pada kenaikan HR secara signifikan dengan kenaikan 83 bpm atau 43% dari MHR. Intensitas yang dihasilkan zona empat dengan kriteria intensitas tinggi dengan kisaran HR 80-89% atau 155-172 bpm dari MHR.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 180 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Sebelas Maret University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus PujiantoAffiliation unknown9
Mugiyo HartonoAffiliation unknown7
Armayta Dwi TaditaAffiliation unknown6
Cahyo YuwonoAffiliation unknown5
Wahyu Ragil KurniawanAffiliation unknown5
Adi SAffiliation unknown4
Hermawan Pamot RaharjoAffiliation unknown4
Endang Sri HananiAffiliation unknown4
SulaimanAffiliation unknown3
Mohamad AnnasAffiliation unknown3
Ranu Baskora Aji PutraAffiliation unknown3
Agung WahyudiAffiliation unknown3
Bambang PriyonoState University of Semarang3
Lulu April FaridaAffiliation unknown3
Aftina Nurul HusnaAffiliation unknown3
Silvia IndriyaniAffiliation unknown3
Dhoni Frizky Arya SahabAffiliation unknown3
Suminar SuminarAffiliation unknown3
Donny Wira Yudha KusumaAffiliation unknown3
Moch Fahmi AbdulazizAffiliation unknown2
Hermawan Pamot RahardjoAffiliation unknown2
Suparmi SuparmiSebelas Maret University2
Dony Tirta HendriansyahAffiliation unknown2
Gizalias Kusnanda Nurrafi'uAffiliation unknown2
Hijrah Maulidiah AfifahAffiliation unknown2
Drastiana Siwi MaheswariAffiliation unknown2
NGATINAH NGATINAHAffiliation unknown1
Ayutisa RizqanadaAffiliation unknown1
Dinar BerliantiAffiliation unknown1
Dimas Bagus Aji PamungkasAffiliation unknown1
Barata YudaAffiliation unknown1
Wisnu Maula WardanaAffiliation unknown1
Muhamad ArifudinAffiliation unknown1
Firman EfendiAffiliation unknown1
Nur Rizal AmanullahAffiliation unknown1
Dwi Tiga PutriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Efek Permainan Bola Basket 3x3 Terhadap Perubahan Heart Rate Atlet Putri Celena Basketball Academy</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tri Oktavia, Hasna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Roas Irsyada</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ipang Setiawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dwi Gansar Santi Wijayanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">heart rate</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">3x3</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">basketball</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">woman</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">adolescent</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Mulanya bola baket dimainkan dengan format 5on5, inovasi baru berupa permainan bola basket 3x3 muncul. Terdapat perbedaan aturan, jumlah pemain dan ukuran lapangan. Permainan 3x3 dinilai memiliki tuntutan fisiologis lebih besar dinilai dari intensitas yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan bola basket 3x3 terhadap perubahan HR dan intensitas yang dihasilkan. Subjek penelitian ini 14 atlet putri Celena Basketball Academy (usia 14,07±0,99 tahun, berat badan 50,04±7,41 Kg dan SPO2 97,35±1,27 %). Penelitian menggunakan metode kuantitatif  dengan quasi eksperimental. Desain menggunakan one group pretest postest, teknik sampling dengan probably sampling dan data dianalisis secara statistik menggunakan alat bantu  SPSS V.25. Hasil penelitian ini rerata heart rate maksimal sebesar 194 bpm, rerata HR pretest sebesar 83 bpm atau 43% dari HR maksimal. Hasil posttest heart rate sebesar 167 bpm atau 86% MHR. Kenaikan dari heart rate senilia 84 bpm atau 43%. Intensitas latihan pada intensitas tinggi dengan nilai HR diantara 155-172 bpm dari MHR. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa permainan bola basket dengan format 3x3 dapat memberikan pengaruh pada kenaikan HR secara signifikan dengan kenaikan 83 bpm atau 43% dari MHR. Intensitas yang dihasilkan zona empat dengan kriteria intensitas tinggi dengan kisaran HR 80-89% atau 155-172 bpm dari MHR. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/article/view/3397</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal for Physical Education and Sport; Vol. 5 No. 1 (2024); 242-252</dc:source>
	<dc:source>2774-4434</dc:source>
	<dc:source>2723-6803</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes/article/view/3397/751</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Indonesian Journal for Physical Education and Sport</dc:rights>
</oai_dc:dc>