Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Konstruksi Ideal Warga Negara Demokrasi dan Pendidikan Kewarganegaraan: Suatu Tinjauan Literatur

Integralistik · Vol. 35 No. 1 (2024)

DOI
10.15294/keyntc11
ISSN
2549-5011, 0853-7208
Published
2024-08-19
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengangkat dan mendiskusikan dimensi lain yang melekat setiap bahasan tentang warga negara yaitu peran. Warga negara seyogyanya tidak hanya dilihat dalam definisi semata yakni keanggotaan dalam komunitas politik. Namun yang tidak kalah penting adalah dimensi peran warga negara. Kajian ini diangkat dari aspek pedagogis dengan studi pustaka (literature research). Kajian ini menemukan bahwa ide dasar demokrasi itu ialah keberdayaan warga negara. Keberdayaan dalam arti bahwa letak kemartabatan, keluhuran, dan kekuatan demokrasi itu terletak pada bagaimana rakyat aktif berperan. Warga negara ideal demokrasi mensyaratkan warga transformatif, kritis dan berorientasi keadilan. Pendidikan kewarganegaraan dalam pendekatan pendidikan untuk kewarganegaraan (education for citizenship) ialah suatu keniscayaan. Untuk menciptakan warga negara ideal tersebut harus melibatkan banyak pihak mulai dari sekolah, peneliti, perancang kurikulum,pemerintah, guru, orang tua dan siswa.

Collaboration network of the authors

10 authors · 17 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Danang PrasetyoUniversitas Halu Oleo1
Marzuki MarzukiAffiliation unknown1
Sukron MazidAffiliation unknown1
Atsani WulansariAffiliation unknown1
Mimi MulyaniAffiliation unknown1
Farikah FarikahAffiliation unknown1
KusnadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/integralistik/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Konstruksi Ideal Warga Negara Demokrasi dan Pendidikan Kewarganegaraan: Suatu Tinjauan Literatur</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">MANIK, TOBA SASTRAWAN MANIK</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Purwantiningsih, Ary</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Riyanti, Dwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengangkat dan mendiskusikan dimensi lain yang melekat setiap bahasan tentang warga negara yaitu peran. Warga negara seyogyanya tidak hanya dilihat dalam definisi semata yakni keanggotaan dalam komunitas politik. Namun yang tidak kalah penting adalah dimensi peran warga negara. Kajian ini diangkat dari aspek pedagogis dengan studi pustaka (literature research). Kajian ini menemukan bahwa ide dasar demokrasi itu ialah keberdayaan warga negara. Keberdayaan dalam arti bahwa letak kemartabatan, keluhuran, dan kekuatan demokrasi itu terletak pada bagaimana rakyat aktif berperan. Warga negara ideal demokrasi mensyaratkan warga transformatif, kritis dan berorientasi keadilan. Pendidikan kewarganegaraan dalam pendekatan pendidikan untuk kewarganegaraan (education for citizenship) ialah suatu keniscayaan. Untuk menciptakan warga negara ideal tersebut harus melibatkan banyak pihak mulai dari sekolah, peneliti, perancang kurikulum,pemerintah, guru, orang tua dan siswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/integralistik/article/view/2486</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/keyntc11</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Integralistik; Vol. 35 No. 1 (2024):  January 2024</dc:source>
	<dc:source>2549-5011</dc:source>
	<dc:source>0853-7208</dc:source>
	<dc:source>10.15294/2y905158</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/integralistik/article/view/2486/1208</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Integralistik</dc:rights>
</oai_dc:dc>