Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahaya yang Ditarik di Provinsi Jawa Tengah

Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal · Vol. 5 No. 1 (2025) · pp. 17–33

DOI
10.15294/ipmhi.v5i1.28961
ISSN
2807-8330, 2797-8508
Published
2025-07-18
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Perlindungan konsumen dari peredaran kosmetik berbahaya menjadi isu krusial di Indonesia. Dalam rentang tahun 2020 hingga 2024, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang secara konsisten menemukan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya masih beredar luas di wilayah Jawa Tengah. Fenomena ini mengindikasikan adanya celah dalam sistem pengawasan dan kepatuhan pelaku usaha, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk memberikan edukasi komprehensif mengenai tata cara penarikan kosmetik berbahaya sesuai dengan regulasi yang berlaku, sekaligus menyoroti peran serta tanggung jawab berbagai pihak dalam upaya penanganan kosmetik ilegal. Metodologi yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan menganalisis peraturan perundang-undangan terkait dan dilengkapi wawancara bersama pihak BBPOM Semarang sebagai data pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa produk kosmetik berbahaya yang teridentifikasi secara prosedural harus ditarik dari peredaran, melalui serangkaian tahapan deteksi, perintah penarikan, pelaksanaan penarikan oleh pelaku usaha, dan verifikasi oleh BPOM sebagai langkah mitigasi risiko terhadap konsumen.

Keywords

Collaboration network of the authors

28 authors · 65 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • STKIP Taman Siswa Bima
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yustina Dhian NovitaAffiliation unknown3
Dewi Zahra SetyawatiAffiliation unknown2
Veyza OliviaAffiliation unknown2
Armanda N ArdiyantoAffiliation unknown2
Qlarissa MelindaAffiliation unknown2
Hisyam Maliki AkbarAffiliation unknown2
Fitria DamayantiAffiliation unknown2
Zainurohmah ZainurohmahAffiliation unknown2
Rizqiya Lailatul IzzaAffiliation unknown2
Indriana FirdausAffiliation unknown2
Dian LatifianiAffiliation unknown2
Suhadi SuhadiAffiliation unknown1
Cahya WulandariState University of Semarang1
Nisma Raditya ArbayaAffiliation unknown1
Wahyudin WahyudinSTKIP Taman Siswa Bima1
Kartika Fajar CahyaniAffiliation unknown1
Iwan SulistiyoAffiliation unknown1
Annisa TussalehaAffiliation unknown1
assayyidahfadlilahAffiliation unknown1
Pratama Herry HerlambangAffiliation unknown1
Farkhan Radyafani WinarnoAffiliation unknown1
Ahmad HabiburrahmanAffiliation unknown1
Nur Arif NugrahaAffiliation unknown1
Ali MurtadhoAffiliation unknown1
Rayi Kharisma RajibAffiliation unknown1
Ahmad RofiqAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/ipmhi/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahaya yang Ditarik di Provinsi Jawa Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusuf Dwi Utomo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Baidhowi, Baidhowi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Balai Besar POM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kosmetik berbahaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">penarikan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Perlindungan konsumen dari peredaran kosmetik berbahaya menjadi isu krusial di Indonesia. Dalam rentang tahun 2020 hingga 2024, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang secara konsisten menemukan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya masih beredar luas di wilayah Jawa Tengah. Fenomena ini mengindikasikan adanya celah dalam sistem pengawasan dan kepatuhan pelaku usaha, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk memberikan edukasi komprehensif mengenai tata cara penarikan kosmetik berbahaya sesuai dengan regulasi yang berlaku, sekaligus menyoroti peran serta tanggung jawab berbagai pihak dalam upaya penanganan kosmetik ilegal. Metodologi yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan menganalisis peraturan perundang-undangan terkait dan dilengkapi wawancara bersama pihak BBPOM Semarang sebagai data pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa produk kosmetik berbahaya yang teridentifikasi secara prosedural harus ditarik dari peredaran, melalui serangkaian tahapan deteksi, perintah penarikan, pelaksanaan penarikan oleh pelaku usaha, dan verifikasi oleh BPOM sebagai langkah mitigasi risiko terhadap konsumen.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/ipmhi/article/view/28961</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ipmhi.v5i1.28961</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal; Vol. 5 No. 1 (2025); 17-33</dc:source>
	<dc:source>2807-8330</dc:source>
	<dc:source>2797-8508</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ipmhi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/ipmhi/article/view/28961/4973</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>