Journal
Kajian Hukum dan Viktimologi dalam Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak di Indonesia
Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal · Vol. 2 No. 1 (2022) · pp. 25–42
- ISSN
- 2807-8330, 2797-8508
- Published
- 2022-02-02
- Publisher
- Universitas Negeri Semarang
- Language
- eng
Abstract
Setiap tahunnya di Indonesia terdapat berbagai macam kasus kekerasan seksual pada anak yang kuantitasnya semakin meningkat setiap tahunnya. Perlindungan terhadap anak dari segala ancaman kejahatan yang dapat mengancam keberlangsungan hidupnya terkandung dalam konstitusi Negara Indonesia sebagai Negara yang menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia. Ketika anak mengalami kejadian kekerasan seksual, maka masa depannya akan terancam karena adanya faktor trauma psikis, mental maupun sosial. Oleh karena itu dalam penulisan ini penulis hendak untuk mengkaji perihal bagaiaman penanganan kasus kekerasan seksual di Indonesia dalam perspektf hukum dan viktimologi dengnan identifikasi masalah yaitu bagaimanakan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban dalam kasus kekeras seksual dan bagaimana perspektif viktimologi dalam hal ini kajian terhadap korban dalam tindak pidana atau kejahatan.
Collaboration network of the authors
8 authors · 16 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Ridwan Arifin | Affiliation unknown | 3 |
| Anis Widyawati | Affiliation unknown | 3 |
| Septhian Eka Adiyatma | Affiliation unknown | 3 |
| Rasdi Rasdi | Affiliation unknown | 3 |
| Helmy Yahya Rahma Aji | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Fauzan Millenio | Affiliation unknown | 1 |
| Ahsana Nadiyya | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.