Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

ANALISIS TERHADAP NILAI-NILAI ISLAM DALAM KESENIAN RAPAI GELENG

Jurnal Ilmiah Islam Futura · Vol. 17 No. 2 (2019) · pp. 261–285

DOI
10.22373/jiif.v17i2.2887
ISSN
2407-7542, 1412-1190
Published
2019-09-14
Publisher
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Language
eng

Abstract

Tari Rapai Geleng adalah salah satu tari tradisional dalam masyarakat Aceh yang cukup popular di kalangan masrakat Aceh pesisir. Sebagai sebuah karya seni dari masyarakat yang sangat dekat dan lekat dengan nilai-nilai keislaman, tari Rapai Geleng juga memiliki dimensi keterpengaruhan dengan nilai-nilai keislaman yang dianut oleh masyarakat. Hal ini terefleksi dalam koreografi, pementasan, dan paling dominan dalam syair-syair yang dinyanyikan mengiringi gerak tari tersebut. Penelitian ini mencoba menggali sejarah dan dimensi yang dipengaruhi oleh ajaran Islam melalui kajian kepustakaan dan wawancara dengan para pelaku seni tari rapai geleng itu sendiri. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dari aspek sejarahnya saja, rapai geleng ditengarai berasal dari tradisi dalail khairat yang berkembang dalam masyarakat Muslim di berbagai belahan dunia. Sisi lainnya, dari syair yang dinyayikan mengiringi gerak tari, juga sarat dengan pesan-pesan yang diinspirasi dari nilai-nilai agama, dalam bentuk nasehat terkait aspek ketauhidan, ibadah, semangat untuk menuntut ilmu, dan anjuran pada nilai-nilai kebaikan.

Collaboration network of the authors

10 authors · 21 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Saiful AkmalUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1
Muhammad FurqanAffiliation unknown1
Sakdiah SakdiahAffiliation unknown1
Syabuddin GadeAffiliation unknown1
Sarwan SarwanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Firdaus FirdausAffiliation unknown1
Silfia HananiAffiliation unknown1
Syarifatul HayatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/islamfutura/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS TERHADAP NILAI-NILAI ISLAM DALAM KESENIAN RAPAI GELENG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Srimulyani, Eka</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Istiqamatunnisak, Istiqamatunnisak</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tari Rapai Geleng adalah salah satu tari tradisional dalam masyarakat Aceh yang cukup popular di kalangan masrakat Aceh pesisir. Sebagai sebuah karya seni dari masyarakat yang sangat dekat dan lekat dengan nilai-nilai keislaman, tari Rapai Geleng juga memiliki dimensi keterpengaruhan dengan nilai-nilai keislaman yang dianut oleh masyarakat. Hal ini terefleksi dalam koreografi, pementasan, dan paling dominan dalam syair-syair  yang dinyanyikan mengiringi gerak tari tersebut. Penelitian ini mencoba menggali sejarah dan dimensi yang dipengaruhi oleh ajaran Islam melalui kajian kepustakaan dan wawancara dengan para pelaku seni tari rapai geleng itu sendiri. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dari aspek sejarahnya saja, rapai geleng ditengarai berasal dari tradisi dalail khairat yang berkembang dalam masyarakat Muslim di berbagai belahan dunia. Sisi lainnya, dari syair yang dinyayikan mengiringi gerak tari, juga sarat dengan pesan-pesan yang diinspirasi dari nilai-nilai agama, dalam bentuk nasehat terkait aspek ketauhidan, ibadah, semangat untuk menuntut ilmu, dan anjuran pada nilai-nilai kebaikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry</dc:publisher>
	<dc:date>2019-09-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/islamfutura/article/view/2887</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/jiif.v17i2.2887</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Islam Futura; Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Islam Futura; 261-285</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Islam Futura; Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Islam Futura; 261-285</dc:source>
	<dc:source>2407-7542</dc:source>
	<dc:source>1412-1190</dc:source>
	<dc:source>10.22373/jiif.v17i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/islamfutura/article/view/2887/3407</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Eka Srimulyani, Istiqamatunnisak Istiqamatunnisak</dc:rights>
</oai_dc:dc>