Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK TES HIV PADA WARIA PEKERJA SEKS DI KOTA SEMARANG

Journal of Health Education · Vol. 3 No. 1 (2018) · pp. 7–16

DOI
10.15294/jhe.v3i1.23024
ISSN
2528-2905, 2527-4252
Published
2018-09-19
Publisher
Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))
Language
eng

Abstract

Latar Belakang: Waria merupakan kelompok yang berisiko terkena HIV/AIDS. Tes HIV merupakan salah satu cara pencegahan penularan HIV. Berdasarkan data waria yang melakukan tes HIV di Kota Semarang pada semester I yaitu 43 dengan target 40, semester II yaitu 56 dengan target 54, dan semester III yaitu 61 dengan target 72.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi square (α=0,05).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel usia (p=0,012), sikap (p=0,004), dukungan teman (p=0,004), dukungan tenaga kesehatan (p=0,009), dan layanan kesehatan (p=0,024) berhubungan dengan praktik tes HIV. Sedangkan variabel tingkat pendidikan (p=1,000), pengetahuan (p=0,139), dan dukungan keluarga (p=1,000) tidak berhubungan dengan praktik tes HIV pada waria pekerja seks di Kota Semarang.Simpulan: Ada hubungan antara usia, sikap waria terhadap tes HIV, dukungan teman terhadap tes HIV, dukunga n tenaga keseahtan terhadap tes HIV. Sedangkan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan, engetahuan waria tentang HIV, dan dukungan keluarga terdahap tes HIV dengan praktik tes HIV pada waria pekerja seks di Kota Semarang.

Collaboration network of the authors

40 authors · 67 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arulita Ika FibrianaAffiliation unknown3
Putri Nur TamallaAffiliation unknown2
Mahalul AzamAffiliation unknown2
Triana Ayu HapsariAffiliation unknown1
Elisa Happy AmaliaAffiliation unknown1
Andita KusumaningrumAffiliation unknown1
Gita DheasabelAffiliation unknown1
Maria IndrianaAffiliation unknown1
Hauna Anja RamadhantyAffiliation unknown1
Hamimah HamimahAffiliation unknown1
Lu'luk Ni'matutstsaniaAffiliation unknown1
Asti WidyastutiAffiliation unknown1
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Irwan BudionoAffiliation unknown1
Lukman FauziAffiliation unknown1
Maulina IstighfarohAffiliation unknown1
Zahra Amalia GardynaAffiliation unknown1
Anna NugrahaniAffiliation unknown1
Dita ErvianaAffiliation unknown1
Herry KoesyantoAffiliation unknown1
Sifa Ul JanahAffiliation unknown1
Alfi NurjanahAffiliation unknown1
Frimadewi Kharisma Pradani PHAffiliation unknown1
Hikmah Ayu IsnadiaAffiliation unknown1
Adinda Yustika SeftianiAffiliation unknown1
Sholihatul MukarromahAffiliation unknown1
Yunita Kristina KambuAffiliation unknown1
Vinna Fitri Anis AnnisaAffiliation unknown1
Sofi AstriantiAffiliation unknown1
Arumia Prasya AtikassyifaAffiliation unknown1
Kurnia RahmawatiAffiliation unknown1
Novia Tri WardaniAffiliation unknown1
Ayu Nabiha SeptiyaniAffiliation unknown1
Safira AlmadaniAffiliation unknown1
Anis KiswantiAffiliation unknown1
Yetik MarlindaAffiliation unknown1
Rizqi FarasariAffiliation unknown1
Sugiharto SugihartoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jhealthedu/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK TES HIV PADA WARIA PEKERJA SEKS DI KOTA SEMARANG</dc:title>
	<dc:creator>Maskuniawan, Maskuniawan</dc:creator>
	<dc:creator>Azinar, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US"> Latar Belakang : Waria merupakan kelompok yang berisiko terkena HIV/AIDS. Tes HIV merupakan salah satu cara pencegahan penularan HIV. Berdasarkan data waria yang melakukan tes HIV di Kota Semarang pada semester I yaitu 43 dengan target 40, semester II yaitu 56 dengan target 54, dan semester III yaitu 61 dengan target 72.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi square (α=0,05).Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel usia (p=0,012), sikap (p=0,004), dukungan teman (p=0,004), dukungan tenaga kesehatan (p=0,009), dan layanan kesehatan (p=0,024) berhubungan dengan praktik tes HIV. Sedangkan variabel tingkat pendidikan (p=1,000), pengetahuan (p=0,139), dan dukungan keluarga (p=1,000) tidak berhubungan dengan praktik tes HIV pada waria pekerja seks di Kota Semarang.Simpulan : Ada hubungan antara usia, sikap waria terhadap tes HIV, dukungan teman terhadap tes HIV, dukunga n tenaga keseahtan terhadap tes HIV . Sedangkan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan, engetahuan waria tentang HIV, dan dukungan keluarga terdahap tes HIV dengan praktik tes HIV pada waria pekerja seks di Kota Semarang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))</dc:publisher>
	<dc:date>2018-09-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jhealthedu/article/view/23024</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jhe.v3i1.23024</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Health Education; Vol 3 No 1 (2018); 7-16</dc:source>
	<dc:source>2528-2905</dc:source>
	<dc:source>2527-4252</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jhe.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jhealthedu/article/view/23024/11552</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Journal of Health Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>