Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Sejarah Perkembangan Arsitektur Bangunan Indis di Purworejo Tahun 1913-1942

Journal of Indonesian History · Vol. 8 No. 1 (2019) · pp. 88–95

DOI
10.15294/jih.v8i1.32221
ISSN
2549-0370, 2252-6633
Published
2019-07-31
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Kebudayaan Indis merupakan pencerminan dari pola gaya hidup yang dianut oleh sebagian kecil penghuni Nusantara pada masa kolonial. Gaya hidup Indis mengalami masa kejayaan hingga awal abad 20. Pendukung dari kebudayaan Indis tidak hanya orang Belanda saja, tetapi golongan elit pribumi juga telah masuk dalam lingkaran budaya Indis. Perkembangan arsitektur Indis di Purworejo dipengaruhi adanya pencampuran antara budaya Belanda (Eropa) dengan budaya Jawa (lokal), perkembangan pendidikan bergaya Barat, dan juga perkembangan ekonomi kota Purworejo. Adanya dampak dari semakin sempitnya tanah perkotaan arsitektur Indis terpaksa menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan, tetapi hal ini tidak berarti arsitektur Indis hilang begitu saja, karena secara politis arsitektur Indis dipakai oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai pembela antara penguasa dan rakyat biasa, serta merupakan simbol dari kekuasaan, status sosial dan kebesaran yang dibutuhkan oleh penguasa saat itu.

Collaboration network of the authors

35 authors · 71 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Vitradesie NoekentAffiliation unknown2
Vina Nurul HusnaAffiliation unknown2
Hamdan Tri AtmajaAffiliation unknown2
Abdul MuntholibAffiliation unknown2
Luluk Maknunah FahruddinAffiliation unknown1
Bambang RakhmantoAffiliation unknown1
Cahyo Budi UtomoAffiliation unknown1
Exsan Ali SetyonugrohoAffiliation unknown1
Zahra Fitri AiniyyahAffiliation unknown1
Aulia Gita Fitriani Nur AzizahAffiliation unknown1
Chengxu SunAffiliation unknown1
Siti NurjanahAffiliation unknown1
Novianan AfiqohAffiliation unknown1
Sofnia Nurul MahmudahAffiliation unknown1
Muhammad YusufUniversitas Halu Oleo1
Tsabit Azinar AhmadAffiliation unknown1
Nurul Riri SaputriAffiliation unknown1
Silvi Nihlatin NailaAffiliation unknown1
Diska Meizi ArindaAffiliation unknown1
Friska Candra DewiAffiliation unknown1
Bain BainAffiliation unknown1
Lenisa WigaraniAffiliation unknown1
Fitri Dwi Nur CahyaniAffiliation unknown1
Suwati Dwi SarwopeniAffiliation unknown1
Fajar FajarAffiliation unknown1
Hartati Sulistyo RiniAffiliation unknown1
Latif Hendro WibowoAffiliation unknown1
Rokhis SaidahAffiliation unknown1
Muhammad AsyamAffiliation unknown1
Gaby Lasmaria RajagukgukAffiliation unknown1
Elluh Khosa WarningsihAffiliation unknown1
Indina Rizqi WidayantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jih/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Sejarah Perkembangan Arsitektur Bangunan Indis di Purworejo Tahun 1913-1942</dc:title>
	<dc:creator>Prastiwi, Resti Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Saraswati, Ufi</dc:creator>
	<dc:creator>Witasari, Nina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kebudayaan Indis merupakan pencerminan dari pola gaya hidup yang dianut oleh sebagian kecil penghuni Nusantara pada masa kolonial. Gaya hidup Indis mengalami masa kejayaan hingga awal abad 20. Pendukung dari kebudayaan Indis tidak hanya orang Belanda saja, tetapi golongan elit pribumi juga telah masuk dalam lingkaran budaya Indis. Perkembangan arsitektur Indis di Purworejo dipengaruhi adanya pencampuran antara budaya Belanda (Eropa) dengan budaya Jawa (lokal), perkembangan pendidikan bergaya Barat, dan juga perkembangan ekonomi kota Purworejo. Adanya dampak dari semakin sempitnya tanah perkotaan arsitektur Indis terpaksa menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan, tetapi hal ini tidak berarti arsitektur Indis hilang begitu saja, karena secara politis arsitektur Indis dipakai oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai pembela antara penguasa dan rakyat biasa, serta merupakan simbol dari kekuasaan, status sosial dan kebesaran yang dibutuhkan oleh penguasa saat itu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jih/article/view/32221</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jih.v8i1.32221</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Indonesian History; Vol 8 No 1 (2019): Journal of Indonesian History (JIH); 88-95</dc:source>
	<dc:source>2549-0370</dc:source>
	<dc:source>2252-6633</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jih.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jih/article/view/32221/13831</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Journal of Indonesian History</dc:rights>
</oai_dc:dc>