Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Dari Perizinan Hingga Pelarangan: Perjudian Di Kota Semarang Tahun 1970-1997

Journal of Indonesian History · Vol. 10 No. 1 (2021) · pp. 48–54

DOI
10.15294/jih.v10i1.47197
ISSN
2549-0370, 2252-6633
Published
2021-08-06
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Perkembangan kota Semarang sebagai sebuah kota modern dapat dilihat dari penduduknya yang terdiri dari beragam etnis, profesi, dan struktur sosial. Secara historiografis perkembangan etnis di Semarang dijelaskan oleh De Graaf menyatakan bahwa sudah lama terjadi interaksi pertukaran komoditas barang dagangan dan hasil kebudayaan, antara orang Jawa dan Tionghoa yang terjadi di Kota Semarang. Pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi, (1) Bagaimana perjudian muncul dari sekedar permainan biasa dari hiburan masyarakat, berubah menjadi permainan yang diatur pemerintah kota Semarang, (2) Bagaimana perjudian di kota Semarang diatur dan diarahkan sehingga menjadi sumber dana pendapatan bagi pemerintah kota, (3) Bagaimana wacana perjudian dibentuk dan dilarang keberadaannya, serta dicitrakan sebagai kegiayan yang mengancam moralitas masyarakat. Metode penelitian yang dilakukan dalam proses penelitian ini menggunakan metode sejarah. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perjudian di Kota Semarang berhubungan dengan berbagai pihak baik pemain, oknum tertentu, dan juga pemerintah.

Collaboration network of the authors

17 authors · 38 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andy SuryadiAffiliation unknown2
Sulton WidiantoroAffiliation unknown1
Anis SafitriAffiliation unknown1
Bayu AdriantoAffiliation unknown1
Salma Hanifah Putri SusantiAffiliation unknown1
Nyenyep Dwi ParasetyoAffiliation unknown1
Ganda Febri KurniawanAffiliation unknown1
Andriyanto AndriyantoAffiliation unknown1
R SoeharsoAffiliation unknown1
Nurul Asyikin Binti HassanAffiliation unknown1
Junaidy Fery LusiantoAffiliation unknown1
Herlina Putri KhawismayaAffiliation unknown1
Rahma Danisa Eka SafitriAffiliation unknown1
Qotrunnida AmaliaAffiliation unknown1
Ardela Iga PratiwiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jih/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Dari Perizinan Hingga Pelarangan: Perjudian Di Kota Semarang Tahun 1970-1997</dc:title>
	<dc:creator>prabowo, dwi hendro</dc:creator>
	<dc:creator>Wijayati, Putri Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perkembangan kota Semarang sebagai sebuah kota modern dapat dilihat dari penduduknya yang terdiri dari beragam etnis, profesi, dan struktur sosial. Secara&amp;nbsp; historiografis perkembangan etnis di Semarang dijelaskan oleh De Graaf menyatakan bahwa sudah lama terjadi interaksi pertukaran komoditas barang dagangan dan hasil kebudayaan, antara orang Jawa dan Tionghoa yang terjadi di Kota Semarang. Pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi, (1) Bagaimana perjudian muncul dari sekedar permainan biasa dari hiburan masyarakat, berubah menjadi permainan yang diatur pemerintah kota Semarang, (2) Bagaimana perjudian di kota Semarang diatur dan diarahkan sehingga menjadi sumber dana pendapatan bagi pemerintah kota, (3) Bagaimana wacana perjudian dibentuk dan dilarang keberadaannya, serta dicitrakan sebagai kegiayan yang mengancam moralitas masyarakat. Metode penelitian yang dilakukan dalam proses penelitian ini menggunakan &amp;nbsp;metode sejarah. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perjudian di Kota Semarang berhubungan dengan berbagai pihak baik pemain, oknum tertentu, dan juga pemerintah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-08-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jih/article/view/47197</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jih.v10i1.47197</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Indonesian History; Vol 10 No 1 (2021): Journal Of Indonesian History; 48-54</dc:source>
	<dc:source>2549-0370</dc:source>
	<dc:source>2252-6633</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jih.v10i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jih/article/view/47197/19704</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Indonesian History</dc:rights>
</oai_dc:dc>